Cari di Blog Ini

Minggu, 31 Maret 2013

Kiat Mendapatkan Pelanggan (Konsumen) Dalam Berbisnis

Apa pun jenis bisnis yang kita kelola, tentu kita harus memiliki pelanggan. Sebab, dari para pelanggan lah kita memperoleh keuntungan dan mereka juga yang membuat bisnis kita bisa bertahan lama. Tapi untuk mendapatkan pelanggan ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Artikel wirausaha kali ini mencoba menjabarkan beberapa kiat atau tips untuk mendapatkan pelanggan. Tips untuk mendapatkan pelanggan, cara memperoleh konsumen, layanan kepada konsumen atau pelanggan.
Pelanggan. Kotabumi Lampung Utara
Ada tiga hal yang penting di mata para konsumen; harga, kualitas, dan kecepatan. Semakin tingginya persaingan di masa sekarang ini, mau tidak mau, membuat para produsen atau penyedia jasa harus mampu memberikan ketiga hal tersebut kepada para konsumen. Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti untuk bisa memenuhi keinginan konsumen dan unggul dalam persaingan:

Baik dalam segalanya, hebat dalam satu hal
Konsumen mengharapkan bisnis Anda bisa menawarkan kualitas terbaik, dengan harga murah, dan servis yang tepat waktu. Namun, para konsumen tidak mengharapkan bisnis Anda hebat dalam ketiga aspek yang disebutkan di atas tadi. Yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu rating bisnis Anda dari segi harga, kualitas, dan servis. Carilah orang yang bisa memberikan penilaian obyektif. Pastikan performa perusahaan Anda lebih baik dari kompetitor Anda dalam 1 hal, dan cukup bisa bersaing untuk 2 hal lainnya.

Perkuat posisi Anda
Pelanggan akan memilih pelayanan yang baik, produk, makanan, atau apa pun yang ingin mereka dapatkan dari uang yang mereka keluarkan berdasarkan kelebihan yang ditawarkan perusahaan. Jika mereka tak yakin apa kelebihan perusahaan Anda, mereka akan lebih memilih perusahaan kompetitor yang sudah jelas kelebihannya, dan bisa memberikan apa yang mereka cari. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah menentukan, menambahkan, dan mempromosikan kelebihan Anda. Jika Anda memiliki harga yang cenderung lebih murah ketimbang pesaing Anda, pastikan Anda memiliki tim yang selalu memantau harga si pesaing agar bisa memastikan bahwa harga Anda adalah yang terbaik. Jangan lupa mempromosikan harga bersaing Anda tersebut untuk membantu penjualan.

Namun jika perusahaan Anda lebih baik ketimbang perusahaan pesaing, pastikan hal itu benar-benar terjadi. Misal, jika perusahaan Anda mampu menyelesaikan order tepat waktu dan dalam keadaan baik, maka jagalah brand positioning tersebut. Promosikan, bahwa perusahaan Anda adalah salah satu yang menjaga efisiensi kerja dan waktu. Jika kualitas adalah keutamaan Anda, baik dalam hal produk, servis, keahlian, kenyamanan, dan setting bisnis, atau reputasi keseluruhan, maka pertahankan kelebihan Anda tersebut dengan terus-menerus memperbaiki produk atau jasa Anda.

Hadapi kelemahan Anda
Untuk menumbuhkan bisnis, Anda harus bisa menarik para calon pelanggan yang menganggap bahwa Anda tidak memberikan apa yang mereka butuhkan, dan menawarkan nilai tambahnya. Pelajari alasan mengapa para calon pelanggan ini tidak memilih perusahaan Anda. Pikirkan mengapa mereka berpikir bahwa perusahaan Anda tidak bisa memberikan apa yang mereka inginkan? Jika impresi mereka salah, bantu para calon pelanggan Anda untuk memandang dengan cara berbeda. Jika mereka benar, tambahkan penawaran menarik agar mereka mau berbisnis dengan Anda.

Lakukan sekarang
Jika perusahaan besar bisa menyesuaikan organisasi besar mereka untuk memenuhi keinginan pasar yang menginginkan segalanya, perusahaan kecil Anda pun pasti bisa melakukannya juga. Lakukan sekarang juga!

kompas.com

Sabtu, 30 Maret 2013

Pemekaran Desa Ogan Lima, Abung Barat, Tunggu Status Moratorium Dari Pusat

Pemekaran wilayah pada Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat Barat, Lampung Utara, belum bisa dilakukan saat ini. Hal ini dikarenakan pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium untuk pemekaran wilayah pemerintahan di tingkat daerah. Ini mengingat Peraturan Pemerintah (PP) yang diusahakan bisa menjadi Undang-Undang (UU) tentang pemekaran desat masih sedang dalam pembahasan DPR RI. Pada dasarnya pemekaran desa akan mendapat dukungan sejauh untuk mempersingkat rentang pengendalian dalam kegiatan pemerintahan, memudahkan pelayanan kepada masyarakat, yang pada gilirannya bisa mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak dibenarkan jika pemekaran desa ditujukan untuk mengkotak-kotakkan atau mengelompokkan masyarakat berdasarkan etnis dan suku tertentu.
Ogan Lima. Kotabumi Lampung Utara
Pemekaran Terkendala Moratorium

Meski mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara, rencana pemekaran Desa Ogan Lima Timur, Kecamatan Abung Barat, masih terkendala moratorium. Hal ini terungkap pada pertemuan tim pemekaran desa tingkat kabupaten dengan panitia pemekaran Desa Ogan Lima Timur yang digelar di desa setempat kemarin (27/3/2013). Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemkab Lampura Hi. Aristoni mengatakan, pemekaran desa bisa dilakukan berdasarkan aspirasi dari masyarakat. Kemudian ditindaklanjuti oleh tim kabupaten melalui kecamatan. "Tentunya pemekaran ini bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan dari desa induk," ujar Aristoni.

Untuk pemekaran Desa Ogan Lima Timur, ia menambahkan, pihaknya sangat mendukung dan memberikan respons positif. "Kita respons untuk pemekaran Desa Ogan Lima Timur. Untuk itu, lengkapi seluruh persyaratan sebagaimana yang menjadi ketentuan," urainya.

Dikatakan, terkait rencana pemekaran wilayah, diakui sampai kini moratorium belum dicabut. "Semua pihak masih menunggu pemerintah pusat mencabut moratorium. Peraturan pemerintah (PP) tentang pemekaran desa yang direncanakan agar ditingkatkan menjadi undang-undang (UU) saat ini sedang dalam pembahasan DPR RI," ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua tim pemekaran tingkat kabupaten ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Lampung Utara, Hasan Asnawi berharap pemekaran kelak tidak mengkotak-kotakan suku atau golongan. "Tapi, sesuai dengan tujuan awal untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, memudahkan pelayanan dan peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Jika semua persyaratan sudah lengkap, menurutnya, seluruh proses tinggal menunggu pencabutan moratorium. "Saya juga berharap desa yang akan dimekarkan bisa sama-sama maju bersama desa induknya. Jangan sampai desa hasil pemekaran yang maju, sementara desa induknya jadi terpuruk," ujarnya.

Diketahui, rencana pemekaran Desa Ogan Lima Timur terdiri dari tiga dusun yakni dusun 2, dusun 9 dan dusun 10 dengan jumlah penduduk 1.193 jiwa atau 310 kepala keluarga. "Untuk jumlah mata pilih di desa calon pemekaran ini jumlahnya mencapai 3.600," beber Anharudin Ketua Panitia Pemekaran Desa Ogan Lima Timur.

Pertemuan yang dihadiri sekitar 200 warga itu dilanjutkan peninjauan lokasi pembangunan kantor Desa Ogan Lima Timur sekaligus lokasi pemekaran Desa Ogan Lima Barat yang sedang dalam persiapan.

www.radarlampung.co.id

Jumat, 29 Maret 2013

St. Helena, Pemukiman Paling Terisolir Di Dunia

Pulau St. Helena bisa dianggap sebagai pulau berpenghuni yang paling terisolir di dunia. Hal ini dikarenakan begitu jauhnya jarak Pulau St. Helena dengan daratan atau pulau-pulau lain yang terdekat. Kondisi geografis seperti itu membuat pulau ini seperti terputus hubungannya dengan dunia luar. Hingga orang-orang menjuluki Pulau St. Helena sebagai masa lalu Inggris di zaman modern ini.
St. Helena. Kotabumi Lampung Utara
Kapal bernama RMS St Helena merupakan satu-satunya penghubung Pulau St Helena dengan dunia luar. Kapal ini milik jawatan pos kerajaan Inggris yang mempunyai rute pelayaran Cape Town di Afrika Selatan, Pulau Ascension dan kemudian Pulau St Helena. St Helena terletak persis di tengah-tengah antara Afrika dan Amerika Selatan. Dibutuhkan waktu tiga hari untuk mencapai St Helena dari Ascension yang merupakan pulau terdekat. Jadwal antara satu pelayaran tak menentu. Kadang bisa satu atau dua minggu, atau kadang bahkan tidak ada sama sekali untuk beberapa minggu kalau kapal sedang dalam perbaikan. Pemerintah Inggris sempat berencana untuk membangun bandar udara kecil di pulau mungil itu, tetapi kini ditunda.

Ford Escorts

Pergi ke St Helen dari Inggris bukan sebuah perjalanan murah. Pesawat pulang pergi ke Ascension membutuhkan biaya sedikitnya £1000. Masih ditambah £1.600 untuk ongkos kapal pulang pergi Ascension-St Helena. Mungkin karena begitu mahal dan juga kondisi geografis pulau yang sangat susah, St Helena sering dikatakan terperangkap dalam mesin waktu. Wajah masa lalu Inggris.

St Helena seperti muncul begitu saja dari lautan, dengan tebing-tebing batu yang terjal dan hantaman ombak lautan yang tidak selalu ramah. Diantara tebing-tebing terjal itu, seperti bersarang di sebuah selokan panjang, terdapat kota kecil Jamestown. Wajah kota ini layaknya pedesaan Inggris Tengah, mungkin campur-campur sedikit dengan wajah khas daerah penjajahan jaman dulu. Mobil Ford Escorts sekali-kali melintas jalan utama kota itu sementara orang-orang dengan santainya berbincang di pinggir jalan memandanginya. Ford Escorts banyak ditemui di pulau ini.

Tidak ada jaringan toko serba ada di sini. Beberapa toko yang melayani keperluan penduduk tutup pukul 4 sore. Hari Rabu adalah hari kerja setengah hari. Sementara kegiatan bisnis berhenti sama sekali di akhir pekan. Di dalam toko serba ada Star, walau kapal baru saja mendarat, tidak banyak barang tersedia. Di rak untuk sayur-sayuran yang tersedia hanya wortel, mentimun dan kentang. ''Ini tak terlalu buruk,'' kata Bronwen Yon yang sedang berbelanja di toko itu. ''Kadang tak tersedia apapun sama sekali. Dalam dua minggu lagi hal itu akan terjadi.''

Dengan hanya satu kapal melayani pulau itu maka penduduknya harus menyusun sebuah strategi untuk bisa bertahan. ''Kalau kapal datang dari Cape Town maka anda bersiap untuk membeli kebutuhan seperti mentega, gula, minyak dan semacamnya. Anda juga akan tahu kapan barang-barang dari kapal itu akan muncul di rak-rak toko dan harus menghitung kebutuhan untuk setidaknya satu bulan.''

Tetapi tidak setiap orang bersedia hidup seperti itu. Konon setiap kapal datang, dua keluarga akan meninggalkan pulau itu. Akibatnya jumlah penduduk terus berkurang. Padahal St Helena dulunya adalah pulau yang ramai. Sebagai pulau persinggahan dalam jalur pelayaran internasional pulau itu menerima sekitar seribu kapal setiap tahunnya. Datangnya era perjalanan udara dan buruknya jaringan komunikasi membuat pulau ini lama-lama terlupakan.

Mahal

Gaji rata-rata di Pulau St Helena sekitar £70 per minggu dan setiap satu dari empat penduduknya dalam sepuluh tahun terakhir pindah ke daratan untuk mendapat gaji yang lebih baik. Akibatnya pulau itu semakin hanya ditinggali oleh kalau bukan anak-anak maka mereka yang lanjut usia. Saat ini keseluruhan penduduk pulau tersebut 7.637 jiwa. Melvina Caeser misalnya, harus berjuang sendirian membesarkan cucu-cucunya sementara orang tua mereka pergi mencari makan. ''Repot tetapi tidak ada pilihan,'' katanya. ''Makanan sangat mahal, begitupun pakaian. Itu sebabnya orang harus pergi dari pulau. Berat bagi anak-anak karena ibu mereka tidak ada di sini. Tetapi saya mencintai mereka seperti anak saya sendiri.''

Warga menyambut meriah Ketika pemerintah Inggris berencana untuk membangun bandar udara. Untuk memerintah St Helena pemerintah Inggris setiap tahunnya harus merogoh kocek senilai £20 juta. Walau bandar udara itu akan menelan biaya £300 juta diharapkan bandar udara itu akan memungkinkan warga pulau untuk mandiri. Namun ada juga yang menolak rencana tersebut. Mereka khawatir bandar udara akan menyebabkan peningkatan jumlah penduduk yang pada akhirnya mengganggu atmorfir keakraban yang selama ini menjadi kekuatan penduduk St Helena. ''Banyak orang tidak menginginkan perubahan. Mereka khawatir bandar udara akan membuat teroris masuk ke pulau ini,'' kata seorang pekerja hotel bernama Annabel Plato.

Annabel sendiri sempat pergi dan bekerja di Inggris tetapi memutuskan untuk pulang. Ia tidak peduli apakah bandar udara jadi dibangun atau tidak. ''Pulau ini seperti desa. Setiap orang bertegur sapa dan saling membantu,'' katanya. ''Kalau ada pemakaman atau perkawinan dan mereka kekurangan bunga misalnya, maka orang akan mengambil dari kebun mereka untuk membantu. Sangat mengharukan.''

Walau kontak dengan dunia luar sangat terbatas, Annabel mengatakan ia tidak merasa terisolir dari dunia luar karena tersedia telefon, televisi dan internet. Tentu saja semuanya dengan serba terbatas. Sambungan telefon keluar sering hidup dan mati, sementara internet sangat mahal dan super lambat sehingga lebih baik tidak menggunakannya. Kalau anda sekadar berkunjung, rasa terpencil dan terasing sungguh kuat terasakan. ''Anda benar-benar terputus dari dunia luar,'' kata Jamie Peters dari lembaga purbakala dan lingkungan National Trust. ''Itulah yang menarik. Karena di dunia ini sudah tidak banyak lagi tempat seperti itu.''

www.bbc.co.uk

Kamis, 28 Maret 2013

Aksi Pembegalan Di Lampung Utara Makin Sadis

Pelaku kejahatan begal sepeda motor di Lampung Utara makin sadis dalam melakukan aksinya. Pada Selasa 26 Maret 2013 lalu, Ahmad Muhajidin dan M Kholifin, keduanya warga Desa Kalicinta, Kotabumi Utara, terpaksa merelakan sepeda motor Supra X dengan nomor polisi BE 5382 JY miliknya dibawa kabur oleh pelaku kejahatan begal. Bukan hanya itu, tangan kiri M Kholifin menderita luka parah karena sabetan golok dari pelaku begal. Para pelaku pembegalan di Jembatan Sendang Sari tersebut menggunakan senjata api dan golok.
M Kholifin
Ini Cerita Mujahidin saat Menghadapi Kawanan Begal

Aksi pembegalan di Kabupaten Lampung Utara semakin sadis, karena pelakunya tidak segan-segan melukai korbannya. Seperti yang dialami M Kholifin (35) warga Kalicinta, Kotabumi Utara. Dia mengalami luka bacok di tangan kiri akibat sabetan golok milik pelaku begal yang terjadi pada Selasa (26/3/2013) pukul 19.15 WIB.

Menurut kakaknya, Ahmad Muhajidin (36), dirinya berboncengan motor dengan adiknya dari Kabupaten Tulang Bawang hendak pulang ke rumah. Saat melintas di jembatan Sindang Sari, motor Supra X dengan nomor polisi BE 5382 JY yang dikendari keduanya dipepet empat orang dengan mengendarai dua motor. "Tiba-tiba mereka memepet dan berusaha mencabut kontak motor kami," ujar Mujahidin di RSU Ryacudu.

Tak sampai disitu, pelaku langsung menodongkan senjata api (senpi) ke arah Mujahidin, sedangkan pelaku lainnya menyerang Kholifin. "Saya ditodong senjata api, lalu salah satu pelaku berusaha membacok saya tapi saya tangkis pakai helm," ujarnya seraya mengatakan motor mereka berhasil dibawa pelaku.

lampung.tribunnews.com

Perjalanan Sejarah Kesenian Islam

Awal perkembangan kesenian Islam mencapai puncak keemasaanya pada zaman Dinasti Ummayah hingga akhirnya menempatkan Baghdad sebagai pusat peradaban dunia. Dalam Islam pada masa itu, kesenian bukan hanya sebagai hiburan, tapi sudah menjadi ilmu pengetahuan yang terus diselidiki dan bagian dari ritual ibadah. Bahkan beberapa alat musik yang sekarang banyak digunakan di dunia berasal dari dunia kesenian Islam dan banyak karya dari seniman dunia Arab masa lalu yang menjadi acuan bagi Seniman dunia barat dan belahan dunia lainnya.
Musik. Kotabumi Lampung Utara
Oleh : Astari Yanuarti

Seni dan peradaban ibarat dua sisi mata uang. Tenggelam dan bersinar beriringan. Inilah salah satu teori yang tercantum dalam risalah Al-Muqadimah karya Ibnu Khaldun. Teori ilmuwan muslim yang hidup pada abad ke-14 Masehi itu tepat berlaku pada perkembangan seni Islam, terutama seni suara dan musik.

Musik Arab yang awalnya sangat sederhana, berkembang menjadi musik yang kaya warna seiring dengan kemajuan pemerintahan Islam di masa Dinasti Ummayah. Ketika itu, Madinah dan Damaskus menjadi pusat kebudayaan Islam. Dari kedua kota ini, kegiatan penerjemahan kitab-kitab seni musik Persia dan Yunani ke dalam bahasa Arab gencar dilakukan.

Menurut Ali Hasmy dalam bukunya, Sejarah Kebudayaan Islam, tradisi pengkajian dan permainan musik semakin berkembang pada era Dinasti Abbasiyah, terutama ketika khalifah Al-Ma`mun berkuasa. Para khalifah Abbasiyah (650 M -1256 M) mensponsori para penyair dan musisi. Kesultanan mendirikan sekolah-sekolah musik di berbagai kota dan daerah, baik sekolah tingkat menengah maupun sekolah tingkat tinggi. Sekolah musik yang bagus dan berkualitas tinggi adalah yang didirikan oleh Sa`id `Abd-ul-Mu`min (wafat pada 1294 M).

Ali Hasmy menjelaskan, salah satu alasan pengembangan banyak sekolah musik oleh Daulah Abbasiyyah adalah karena keahlian menyanyi dan bermusik menjadi salah satu syarat bagi pelayan (budak), pengasuh, serta dayang-dayang di istana dan di rumah pejabat negara, untuk mendapatkan pekerjaan. Karena itu, telah menjadi suatu keharusan bagi para pemuda dan pemudi untuk mempelajari musik.

Hasilnya, teoritikus musik, pakar-pakar estetika, dan sastrawan masyhur bermunculan. Di antara pengarang teori musik Islam yang terkenal adalah Yunus bin Sulaiman al-Khatab, yang tercatat sebagai pengarang musik pertama dalam Islam. Kitab-kitab karya pengarang yang meninggal 785 M banyak menjadi rujukan musisi-musisi Eropa.

Lalu ada Khalil bin Ahmad, yang mengarang buku teori musik mengenai not dan irama. Tak ketinggalan, Ishak bin Ibrahim al-Mausully, yang berhasil memperbaiki musik Arab jahilliyah dengan sistem baru sehingga mendapat julukan Imam-ul-Mughanniyin (Raja Penyanyi). Juga ada matematikawan dan filsuf muslim terkemuka, Al-Kindi, yang mengarang 15 risalah tentang musik. Bahkan Al-Kindi adalah orang pertama yang menyebut kata musiqi dalam judul bukunya.

Munculnya seniman dan pengkaji musik di dunia Islam menunjukkan jika umat Muslim tidak hanya melihat musik sebagai hiburan. Melainkan musik menjadi bagian dari ilmu pengetahuan yang dikaji melalui teori-teori ilmiah. Mereka juga mengarang kitab-kitab musik baru dan melakukan penambahan, penyempurnaan, serta pembaharuan, baik dari segi alat-alat instrumen maupun dengan sistem dan teknisnya.

Buku-buku yang ditulis para cendekiawan muslim itu mencakup masalah pengertian yang luas tentang musik, asas-asas estetika Islam, dan teori musik. Ada juga yang mengurai instrumen musik dan penggunaannya, tilawah dan qira`fah, hingga tata tertib sama` (konser musik kerohanian).

Para sastrawan masa itu banyak melahirkan karya besar. Bahkan, mereka juga memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan sastra pada masa pencerahan di Eropa. Tak mengherankan bila Baghdad, ibu kota kekhalifahan Abbasiyah, tak hanya tampil sebagai pusat kebudayaan Islam, melainkan juga pusat peradaban dunia.

Para penguasa pemerintahan Islam di Baghdad pun pergi ke Kordoba, Spanyol, untuk memberikan dukungan kepada musisi dan perkembangan musik di sana. Alat musik pun banyak bermunculan. Bahkan, berkembang di luar wilayah Islam. Misalnya oud, yang berbentuk setengah buah pir, berisi 12 string. Di Italia, oud menjadi il luto. Di Jerman, alat musik ini menjadi bernama laute. Di Prancis disebut le luth dan di Inggris dinamai lute. Rebab, yang merupakan bentuk dasar biola, menyebar dari Spanyol ke Eropa dengan nama rebec.

Rebana, instrumen musik asli Arab, juga diadaptasi dunia Barat. Rebana terbuat dari kayu dan perkamen. Hingga saat ini, rebana masih digunakan di berbagai belahan dunia saat bermusik. Perkembangan musik dan alat musik ini ditopang pula oleh kegiatan yang biasanya diselenggarakan di istana.

Masa keemasan peradaban Islam terbentang selama kurang lebih 500 tahun, sejak abad ke-8 Masehi hingga abad ke-13 Masehi. Wilayahnya meliputi Eropa Selatan, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Selatan. Setelah itu, peradaban Islam mulai mengalami kemunduran seiring dengan kehancuran Baghdad sebagai pusat kebudayaan Islam oleh bangsa Mongol. Juga oleh Perang Salib yang menandai peralihan pusat peradaban ke Eropa.

Saat bersamaan, dakwah Islam di Nusantara mulai berkembang intensif. Berbeda dengan penyebaran di wilayah di masa keemasan yang kental dengan motivasi politis dan penguasaan wilayah, penyebaran Islam di Nusantara dimotori oleh para pedagang. Selama berniaga, para pedagang dari daratan Timur Tengah ini hidup membaur dengan penduduk setempat.

Lewat pergaulan ini, musik ala padang pasir mulai dikenal di Indonesia. Rebana, menjadi alat musik paling dominan dalam memunculkan kesenian Islam Nusantara beraroma Arab seperti terbangan, gambus, kasidah, dan hadrah.

Selain rebana, rebab juga ikut mewarnai kesenian Nusantara dengan ditambahkan sebagai pengiring gamelan yang mulai berkembang di Jawa sejak masuknya agama Hindu dan Budha. Malah, dalam gamelan Jawa, fungsi rebab tidak hanya sebagai pelengkap untuk mengiringi nyanyian sinden, melainkan menjadi pembuka dan menuntun arah lagu sinden.

Menurut penyair dan pengamat seni Islam, Abdul Hadi WM, pemakaian rebab dalam gamelan Jawa menandai pengaruh musik sufi, yaitu instrumen nay, seruling vertikal dengan lubang tipan di ujungnya. Seruling ini bila ditiup mengeluarkan bunyi seperti ratapan pokok bambu di hutan yang tertiup angin.

Ratapan itu berperan membuka selubung jiwa dari kepiluannya dan membawanya menuju keriangan spiritual. Ini, misalnya, dapat disaksikan dalam upacara sama` tarekat Maulawiyah, sering disebut dengan julukan The Whirling Dervish, yang didirikan Jalaluddin Rumi. Fungsi nay sebagai pembuka inilah yang diperankan rebab dalam gamelan Jawa.

Abdul Hadi menjelaskan, adalah Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga yang menerapkan asas-asas estetika sufi ke dalam penggunaan instrumen gamelan. Sunan Bonang menjadikan gamelan sebagai sarana kontemplasi (tafakur) dan pembebasan jiwa (tajarrud) dari kungkungan dunia material. Pemakaian asas-asas inilah yang lantas membedakan gamelan Jawa dan Madura dengan gamelan Bali yang bertahan sebagai gamelan Hindu.

Sembilan tokoh penyebar Islam di Jawa atau Wali Sanga memang dikenal dengan model dakwah yang memanfaatkan budaya lokal. Tak mengherankan bila para wali ini juga mempunyai kemampuan seni tinggi. Ensiklopedi Musik Indonesia menyebutkan Sunan Kalijaga sebagai seniman paripurna, karena selain mubalig ia juga ahli wayang, ahli karawitan, dan pencipta gending.

Kiai bernama asli Raden Mas Said ini menciptakan empat tokoh punakawan Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong, yang berasal dari bahasa Arab yaitu Simar, Fatruk, Nalagarin, dan Bagha. Ia juga membuat perangkat gending, yaitu kenong, kimpul, kendang, dan genjur. Kemampuannya mencipta lagu untuk sarana dakwah Islam pun tak diragukan. Tembang Ilir-ilir dan Dandanggula adalah bukti kepiawaiannya merangkai syair tentang ajaran Islam di Jawa.

Jejak pemakaian kesenian sebagai sarana penyebaran Islam juga terekam di tanah Sunda, yang memiliki musik tradisional angklung. Sekitar abad ke-16, warga Desa Sanding, Kecamatan Malangbong, Garut, Jawa Barat, memanfaatkan kesenian angklung gubrag badeng untuk menyebarkan Islam. Warga desa ini baru pulang dari belajar Islam dari Kerajaan Demak.

Sebelumnya, kesenian dengan sembilan angklung sebagai alat musik utama, dimainkan sebagai pemujaan untuk Dewi Sri dalam ritual penanaman padi. Pengaruh Islam tampak dengan pemakaian dua terbang (rebana) dan penambahan bahasa Arab d dalam syairnya. Isi syairnya juga memuat nilai-nilai Islami dan nasihat-nasihat baik. Lagu-lagu badeng yang terkenal, antara lain, Lailahaileloh, Ya`fti, Kasreng, Yautike, Lilimbungan, dan Solaloh.

Selain melalui seni musik dan seni suara, pengaruh Islam di Indonesia juga terlihat melalui seni tari. Salah satu wilayah yang paling banyak mempunyai ragam tarian bernapaskan Islam adalah Aceh. Tarian paling populer adalah saman, ciptaan Syekh Saman, seorang ulama penyebar Islam di Aceh abad ke-14 Masehi. Awalnya, tarian itu hanya berupa permainan rakyat yang disebut pok ane-ane. Melihat permainan yang amat populer di tengah masyarakat kala itu, Syekh Saman pun menyisipkan ajaran tauhid dan nilai-nilai Islam ke dalam syair-syairnya.

Dahulu, tari saman biasa digelar di kolong-kolong meunasah alias surau yang berbentuk bangunan panggung. Para penarinya awalnya semua kaum lelaki. Tujuannya, agar mereka dapat salat tepat waktu. Belakangan, kaum perempuan juga menarikannya dengan mengambil tempat di atas meunasah atau di bagian khusus masjid tempat salat kaum Hawa.

Pengamat sejarah Gayo, Wahab Daud, menyebutkan bahwa dalam perkembangannya, tari saman banyak mengalami perubahan. Sesuai dengan kondisi perang yang pernah melanda Aceh, syairnya pun dibumbui dengan kalimat yang memberi semangat jihad. Maka, pada masa penjajahan Belanda, tarian ini sempat dilarang pemerintah kolonial karena dinilai mengandung semangat perlawanan.

Pengajar tari Aceh di Institut Kesenian Jakarta, Marzuki Hasan, menyebut tari saman Gayo sebagai satu dari sekian banyak jenis tarian duduk yang ada di Aceh. Polanya memang sama, para penari duduk berbanjar dalam posisi seperti tahiyat awal atau duduk antara dua sujud dalam salat. Gerakan intinya juga sama: gerakan tangan, gerakan badan, dan gelengan kepala seperti tengah berzikir.

Marzuki menyebut juga beberapa tari duduk lainnya yang dikenal di Aceh, seperti saman lukob, ratoh duk, likok pulo, rabbani, rapai geleng, ratoh bantai, dan likei anggok. Sedangkan tari saman yang khusus dimainkan oleh kaum perempuan dikenal dengan tarian rateb meuseukat.

Tari saman, yang sedang diusulkan untuk mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya nirbenda Nusantara, juga menjadi contoh kesenian Islam yang masih bertahan hingga kini. Seperti saman, kuntulan Osing Banyuwangi, rudat, marawis, zafin, dan rebana juga masih eksis. Namun beberapa seni Islam lain seperti kasidah, burdah, gambus, mawalan, dan sambra mulai tergerus zaman karena regenerasinya nyaris berhenti.

Memang, mempertahankan seni budaya tradisional dan Islami bukan hal mudah di tengah serbuan budaya pop Barat yang cenderung mengabaikan dan merusak akhlak keislaman. Penampilan mengumbar syahwat, syair tak senonoh, hingga minuman keras menjadi hal biasa dalam pertunjukan musik di Indonesia. Karena itu, kehadiran beberapa aliran, grup musik, dan musisi Islam masa kini, seperti Debu, Opick, Snada, dan Haddad Alwi, layak mendapat apresiasi.

Selain mereka, upaya beberapa pondok pesantren (ponpes) untuk ikut melestarikan kesenian tradisional setempat pun menarik diteladani. Ada Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah, Sirampog, Brebes, Jawa Tengah yang rajin mementaskan Calung dengan kombinasi salawat dan puji-pujian. Model serupa dilakukan oleh Ponpes KH Masrur di Yogyakarta dengan kesenian Jathilan, Ponpes KH Hasnan di Banyuwangi dengan Gandrung, dan Gurutta Imran Muin Yusuf di Sulawesi Selatan dengan pembacaan lontar La Galigo. Ponpes-ponpes ini meniru langkah Wali Songo lima abad silam yang menyebarkan syiar Islam melalui kesenian lokal.

Rabu, 27 Maret 2013

Charlie Chaplin, Si Ketawa Esperanto

Nama Charlie Chaplin sudah begitu akrab bagi para penggemar film komedi, terutama pada awal sejarah film komedi yang masih berupa film bisu. Charlie Chaplin adalah legenda film komedi ini. Meskipun pria yang lahir di kota London ini telah meninggal dunia pada tahun 1977 silam, namun sampai sekarang film-filmnya yang kebanyak dibuatnya sendiri itu tetap disukai dan ditonton banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Charlie Chaplin. Kotabumi Lampung Utara
Charlie Chaplin yang punya nama lengkap Charles Spencer Chaplin dilahirkan pada tanggal 16 April 1889 di kota London – Inggris. Ayah dan ibunya berprofesi sebagai penyanyi. Tapi karena tabiat ayahnya yang pemarah, pemabuk, dan kasar membuat ibunya tidak tahan. Mereka bercerai ketika Charlie baru berumur satu tahun. Karena keadaan ini, semasa kanak-kanaknya Charlie selalu kekurangan uang, namun ia dan kakaknya yang berlainan ayah (Sidney) tidak pernah merasa kekurangan kasih saying dari ibu mereka.

Sejak kecil Charlie selalu dibawa ibunya yang bekerja sebagai penyanyi di teater pada malam hari. Sebab di kamar sewaan mereka tidak ada orang yang mengasuhnya. Pada suatu malam suara ibu Charlie pecah di panggung sehingga penonton mengejek-ejeknya. Manager panggung yang pernah melihat Charlie "jual lagak" di belakang panggung segera memaksa Charlie untuk naik keatas panggung menggantikan ibunya. Diantara kepulan asap rokok, Charlie menyanyikan lagu Jack Jones yang pada masa itu sedang populer.

"Baru setengah lagu, penonton melemparkan uang hingga bertebaran diatas panggung. Saya berhenti bernyanyi untuk memunguti uang-uang itu dulu sehingga penonton tertawa tergelak-gelak dan manager panggung buru-buru membantu saya untuk mengumpulkan uang-uang itu. Saya kira ia akan mengambil uang itu sehingga saya segera mengejarnya. Penonton menjadi tertawa lebih keras lagi. Baru setelah manager panggung menyerahkan uang-uang itu kepada ibu, saya meneruskan nyanyian", kata Chaplin dalam biografinya yang diterbitkan secara serempak dalam delapan bahasa pada tanggal 1 Oktober 1964.

Charlie memang sangat dikenal di Inggris maupun di China, di AS maupun di Rusia, di Swedia maupun di Indonesia. Sebab ia berkomunikasi dengan penontonnya dalam bahasa hati, sehingga komedi Chaplin di juluki sebagai "Ketawa Esperanto" oleh seorang pujangga Perancis, Jean Cocteau.

Pesuruh Sherlock Holmes

Pada umur delapan tahun Charlie sudah menjadi seorang penari professional di London. Saat itu suara ibunya sudah tidak laku lagi. Namun karena penghasilan yang kecil membuat mereka akhirnya terpaksa tinggal di penampungan orang-orang melarat. Ibu dan anak dipisahkan. Hanya pada hari-hari tertentu mereka boleh bertemu di sebuah ruangan. Pertama kali bertemu, Charlie menangis melihat ibunya mengenakan pakaian seragam rumah penampungan. Sang ibu lalu mengusap-usap kepala Sidney dan Charlie yang digunduli di panti itu dan memberi mereka sekantung permen yang dibelinya dari hasil merajut.

Kemudian anak-anak dipindahkan ke sekolah berasrama, sehingga jika ingin bertemu mereka bertiga kabur dan berkumpul di taman. Hingga suatu hari Sidney diberi tahu bahwa ibunya menjadi gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. "Sidney tidak memperlihatkan reaksi apa-apa. Ia meneruskan bermain lagi bermain bola. Setelah permainan selesai, ia mencari tempat sepi untuk menangis", Charlie bercerita.

Setelah ibunya dimasukkan ke rumah sakit jiwa, lalu Sidney dan Charlie diserahkan kepada ayah Charlie yang sudah menikah lagi dan juga sudah memiliki anak. Di rumah itu mereka berdua tidak betah. Beruntung ibu mereka kemudian sembuh walaupun hanya sebentar sehingga bisa berkumpul dengan mereka berdua lagi. Charlie pun mencoba beberapa macam pekerjaan, antara lain ia pernah menjadi pesuruh.

Ketika penyakit gila ibunya kambuh lagi, Charlie mendapat pekerjaan sebagai pesuruh dalam lakon Sherlock Holmes pada sebuah rombongan sandiwara kecil. Sejak saat itulah secara perlahan kariernya dalam dunia pertunjukkan mulai naik.

Dalam perlawatan ke AS, Charlie "ditemukan" oleh sutradara Mark Sennet yang termahsyur dan main film Making a Living pada tahun 1914. Pakaiannya yang khas : celana kedodoran, topi bulat, sepatu kebesaran, dan "kumis Chaplin" baru ia temukan kemudian.

Rajin membaca dan menabung

Untuk menambah pengetahuannya, Charlie rajin membaca buku. Awalnya membaca buku-buku bekas. Buku bacaannya mulai dari Mark Twain sampai Schopenhauer. Penghasilannya semakin naik, tapi ia tidak lupa diri. Ia hidup dengan hemat sekali. Uangnya sebagian besar ditabung. Sidney didatangkannya dari Inggris untuk dijadikan sebagai managernya, sebab penghasilannya pada waktu itu sudah mencapai jutaan dollar. Charlie bisa ditonton antara lain pada film The Gold Rush, The Time Machine, dan Monsieur Verdun. Ibunya yang gila itu pun ia datangkan juga.

Saat itu Charlie Chaplin sudah banyak memiliki teman, mulai Einstein hingga Lord Mountbatten. Ia diperkenalkan kepada para presiden dan raja-raja. Namun ia tidak berhasil dalam pernikahan. Pernikahannya dengan istri pertamanya, Mildred Harris, hanya bertahan selama dua tahun. Saat dinikahinya, Mildred baru berusia 16 tahun. Kemudian ia menikah lagi dengan Lita Grey. Dari pernikahan ini, Charlie memperoleh dua orang anak, Charles Spencer dan Sidney Earl. Lita Grey juga baru berusia 16 tahun saat dinikahi oleh Charlie. Tapi pernikahan ini gagal juga. Enam tahun setelah bercerai dengan Lita Grey, Cahrlie menikah dengan seorang bintang film, Paulette Godard. Pernikahan ini pun hanya berumur singkat.

Baru setelah umurnya 54 tahun, Charlie menemukan istri idamannya, Oona, putrid pujangga Eugene O’Neil. Saat itu Oona baru berumur 18 tahun. Mereka menikah pada tahun 1943. Sampai berpuluh tahun kemudian mereka masih sering dipergoki bermesraan seperti orang berpacaran. Oona memberinya delapan orang anak. Yang bungsu lahir pada tahun 16 April 1963 ketika Charlie Chaplin sudah berusia 73 tahun!

Sejak tahun 1952, Chaplin dan keluarganya menetap di tepi danau Leman yang terletak di sebuah desa yang bernama Vevey di negara Swis. Charlie Chaplin mendapat gelar "Sir" dari mertua Putri Diana dan bintang kehormatan La Legion d’Honneur dari Presiden Perancis. Bekas anak miskin itu meninggal dengan tenang pada malam natal tahun 1977 dan dimakamkan di pemakaman umum yang kecil, tidak jauh dari rumahnya yang berhalaman 15 hektar itu.

Sampai sekarang film-filmnya yang berjumlah banyak itu, yang sebagian ia buat sendiri, ternyata masih ditonton orang di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Selasa, 26 Maret 2013

Begal Bersenjata Api Dan Golok Melukai Dan Bawa Kabur Sepeda Motor Korban

Dua aksi kejahatan pembegalan sepeda motor kembali terjadi di Lampung Utara. Dalam aksi kejahatannya, pelaku kejahatan begal menggunakan senjata api dan golok. Seorang korban menderita luka karena tembakan sejata api, dan satu korban lagi terluka pada bagian bahu karena sabetan golok. Dalam aksi ini, pelaku pembegalan berhasil membawa lari dua unit sepeda motor.
Iin Sunarya, Korban begal. Kotabumi Lampung Utara
Hendak Jual Kopi, Iin Sunarya Kena Sabet Golok

Aksi pembegalan kembali terjadi di Kabupaten Lampung Utara, Minggu (24/3/2013) sekitar pukul 09.00 WIB. Yang menjadi korbannya, Iin Sunarya (41) warga Way Petai, Sumber Jaya, Lambar akibatnya korban mengalami luka bacok bahu kiri akibat sabetan senjata tajam.

Iin mengaku, saat itu dirinya membawa motor Honda Beat BE 5598 MQ, berboncengan dengan istrinya, Ratna Wati, hendak ke Lampura. Di sana mereka bermaksud untuk menjual kopi. Namun, saat melintas di jalan raya Soekarno Hatta, Dusun Talang Surabaya, Way Kunang, Abung Kunang, motor korban diikuti dua orang dan tiba-tiba memepet motornya. Seketika pelaku mencabut kontak motor. "Salah satu pelaku menyabetkan golok ke saya, dan pelaku lainnya menodongkan senjata api ke istri saya," ungkapnya.

--- oOo ---

Hendak Sarapan, Arifin Tiba-tiba Ditembak Orang tak Dikenal

Aksi kejahatan jalanan yang dikenal dengan begal kembali terjadi di Kabupaten Lampung Utara, Jumat (22/3/2013) sekitar pukul 06.15 WIB. Yang menjadi korbannya kali ini M Arifin (41) warga Dusun Terusan RT 02, Desa Abung Jayo, Abung Selatan. Korban terkena dua luka tembak yang diduga dilakukan tiga pelaku begal.

Menurut informasi yang dihimpun, korban setiap pagi bekerja sebagai penyadap karet di perkebunan daerah sekitar. Seperti biasa, tiba di tempat dia bekerja, Arifin menyiapkan sarapan terlebih dahulu, namun tak disangka dua orang tak diundang tiba-tiba datang menghampiri korban. Seketika kedua orang itu melepaskan tembakan dan mengenai lengan kanan Arifin, dan telapang tangan kirinya. Buruh yang bekerja sebagai penyadap ini kemudian dilarikan ke klinik rawat inap Kasih Bunda. M Arifin mengaku saat kejadian jantungnya berdetak kencang. "Perasaan saya sudah campur aduk, hingga denyut jantung dag dug dag dug," ujar Arifin saat ditemui di Klinik Kasih Bunda, Jumat (22/3/2013).

Menurutnya, ketiga pelaku begal berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Mereka datang dari arah depan, dan langsung menembak. "Saya baru saja turun dari motor, dan menaruh tas jinjing, lalu salah satu pelaku langsung menembak," jelasnya.

Di saat itulah, Arifin melihat lengan kanannya berdarah, dan telapak kiri juga berdarah. "Saya tetap berlari ke rumah saudara di dekat kebun, dan meminta tolong kepadanya," katanya seraya mengatakan motor miliknya kemudian dibawa pelaku tersebut.

lampung.tribunnews.com

Senin, 25 Maret 2013

Stan Lee, Bapak Para Tokoh Superhero

Nama Stan Lee sudah begitu akrab bagi para penggemar cerita para superhero melalui komik strip, cergam, atau film. Beberapa tokoh superhero yang sangat populer, misalnya Fantastic Four, X-Men, Spiderman, Hulk, Thor, Iron Man, Daredevil, The Avengers, dan masih banyak lagi, lahir dari daya imajinasi Stan Lee. Sehingga tidak mengheran jika kemudia Stan Lee dijuluki sebagai bapak para superhero.
Stan Lee. Kotabumi Lampung Utara
Dari daya imajinasinya yang luar biasa, lahir para tokoh superhero legendaris pembela kebenaran. Spider-Man, The Incredible Hulk, The X-Men, The Fantastic Four, Iron Man, Daredevil, The Avengers, Thor, dan puluhan superhero terkenal lainnya adalah merupakan hasil karyanya. Sepertinya menjadi tidak berlebihan jika kemudian Stan Lee di juluki sebagai bapaknya para superhero.

Stan Lee yang punya nama lengkap Stanley Martin Lieber lahir di kota New York pada tanggal 28 Desember 1922. Tak bisa dipungkiri, orang ini telah berhasil mempengaruhi industry komik dunia melalui karya superheronya. Khususnya pada era awal dasawarsa 1960an yang disebut-sebut sebagai masa keemasan komik-komik Marvel, perusahaan tempat Stan Lee berkreasi.

Sejak berusia 16 tahun, Stan Lee sudah terjun ke dunia komik. Setahun kemudian ia tercatat sebagai editor termuda dalam dunia bisnis komik. Semua itu berkat bakat dan daya kreasinya yang hebat. Dan tentu saja karena kemampuannya untuk terus bekerja keras.

Saat berkecamuknya Perang Dunia II, wajib militer mengharuskan Stan Lee untuk bergabung dan bertugas dalam militer. Sesuai keahlian yang dimilikinya, selama tiga tahun Stan Lee bertugas menulis untuk film-film latihan dan mencatat segala keperluan militer.

Setelah perang usai, Stan Lee kembali menekuni bisnis lamanya, yaitu membuat komik. Dan tak terbendung lagi, ia pun menjadi penggerak, penulis, dan mengembangkan kelompok Marvel Comics yang terkenal itu. Hingga akhirnya lahirlah para superhero yang kelak akan menjadi legenda.

Pada tahun 1977, Stan Lee memperkenalkan Spider-Man melalui karya komik strip. Kisah si manusia laba-laba ini menghiasi surat kabar setiap hari, tujuh kali dalam satu minggu. Dan ternyata kisah petualangan Spider-Man mendapat tanggapan yang luar biasa. Kisah Spider-Man tercatat telah dimuat oleh lebih dari 500 surat kabar di seluruh dunia. Prestasi ini membuat Spider-Man menjadi komik strip yang sangat populer dan paling panjang petualangannya.

Pada tahun 1981 Stan Lee mulai menjalankan bisnis studio animasi. Dia menjadi Direktur Kreatif Marvel. Di studio ini lah kemudian Stan Lee mencoba membuat versi animasi televisi Spider-Man. Itu baru untuk Sipedr-Man, karena sebenarnya Stan Lee membuat hampir dari 90 persen tokoh terkenal Marvel sejak tahun 1965. Lebih dari dua milyar komik telah diterbitkan di 75 negara. Juga telah diterjemahkan dalam 25 bahasa. Di Eropa, nama Stan Lee menghiasi di lebih 35 juta komik setiap tahunnya.

The X-Men adalah superhero karya Stan Lee yang juga sukses selain Spider-Man. Setiap tahunnya terjual lebih dari 13 juta copy komik The X-Men. Beberapa karya Stan Lee yang sudah diangkat ke layar lebar misalnya Spider-Man, X-Men, Daredevil, The Hulk, The Fantastic Four, Iron Man, Daredevil, The Avengers, Thor dan Blade. Di beberapa produksi film tersebut, Stan Lee terlibat sebagai eksekutif produser.

Minggu, 24 Maret 2013

Kesenian Wayang Dan Sejarah Perkembangannya

Kesenian wayang sudah sangat lama ada di Indonesia. Para ahli sejarah memperkirakan bahwa kesenian wayang sudah lahir sebelum kehadiran agama Hindu di Indonesia. Dan dikemudian hari, kesenian wayang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu dimana sebagian besar cerita wayang berasal dari Kitab Mahabarata yang ditulis oleh Vyasa dan Ramayana yang ditulis oleh Walmiki, keduanya dari India. India sendiri merupakan tempat kelahiran agama Hindu. Dalam sejarah perkembangannya, dikenal beberapa bentuk dan model wayang dengan berbagai versi cerita dalam pertunjukannya.
Wayang Kulit. Kotabumi Lampung Utara
Kesenian wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan Hindu masuk di Indonesia dan mulai berkembang pada jaman Hindu Jawa. Pertunjukan Kesenian wayang adalah merupakan sisa-sisa upacara keagamaan orang Jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animisme dan dynamisme. Tentang asal-usul kesenian wayang hingga dewasa ini masih merupakan suatu masalah yang belum terpecahkan secara tuntas. Namun demikian banyak para ahli mulai mencoba menelusuri sejarah perkembangan wayang dan masalah ini ternyata sangat menarik sebagai sumber atau obyek penelitian.

Menurut Kitab Centini, tentang asal-usul wayang Purwa disebutkan bahwa kesenian wayang, mula-mula sekali diciptakan oleh Raja Jayabaya dari Kerajaan Mamenang / Kediri. Sektar abad ke 10 Raja Jayabaya berusaha menciptakan gambaran dari roh leluhurnya dan digoreskan di atas daun lontar. Bentuk gambaran wayang tersebut ditiru dari gambaran relief cerita Ramayana pada Candi Penataran di Blitar. Ceritera Ramayana sangat menarik perhatiannya karena Jayabaya termasuk penyembah Dewa Wisnu yang setia, bahkan oleh masyarakat dianggap sebagai penjelmaan atau titisan Batara Wisnu. Figur tokoh yang digambarkan untuk pertama kali adalah Batara Guru atau Sang Hyang Jagadnata yaitu perwujudan dari Dewa Wisnu.

Masa berikutnya yaitu pada jaman Jenggala, kegiatan penciptaan wayang semakin berkembang. Semenjak Raja Jenggala Sri Lembuami luhur wafat, maka pemerintahan dipegang oleh puteranya yang bernama Raden Panji Rawisrengga dan bergelar Sri Suryawisesa. Semasa berkuasa Sri Suryawisesa giat menyempurnakan bentuk wayang Purwa. Wayang-wayang hasil ciptaannya dikumpulkan dan disimpan dalam peti yang indah. Sementara itu diciptakan pula pakem ceritera wayang Purwa. Setiap ada upacara penting di istana diselenggarakan pagelaran Wayang Purwa dan Sri Suryawisesa sendiri bertindak sebagal dalangnya.

Para sanak keluarganya membantu pagelaran dan bertindak sebagai penabuh gamelan. Pada masa itu pagelaran wayang Purwa sudah diiringi dengan gamelan laras slendro. Setelah Sri Suryawisesa wafat, digantikan oleh puteranya yaitu Raden Kudalaleyan yang bergelar Suryaamiluhur. Selama masa pemerintahannya beliau giat pula menyempurnakan Wayang. Gambar-gambar wayang dari daun lontar hasil ciptaan leluhurnya dipindahkan pada kertas dengan tetap mempertahankan bentuk yang ada pada daun lontar. Dengan gambaran wayang yang dilukis pada kertas ini, setiap ada upacara penting di lingkungan kraton diselenggarakan pagelaran wayang.

Pada jaman Majapahit usaha melukiskan gambaran wayang di atas kertas disempurnakan dengan ditambah bagian-bagian kecil yang digulung menjadi satu. Wayang berbentuk gulungan tersebut, bilamana akan dimainkan maka gulungan harus dibeber. Oleh karena itu wayang jenis ini biasa disebut wayang Beber. Semenjak terciptanya wayang Beber tersebut terlihat pula bahwa lingkup kesenian wayang tidak semata-mata merupakan kesenian Kraton, tetapi malah meluas ke lingkungan diluar istana walaupun sifatnya masih sangat terbatas. Sejak itu masyarakat di luar lingkungan kraton sempat pula ikut menikmati keindahannya. Bilamana pagelaran dilakukan di dalam istana diiringi dengan gamelan laras slendro. Tetapi bilamana pagelaran dilakukan di luar istana, maka iringannya hanya berupa Rebab dan lakonnya pun terbatas pada lakon Murwakala, yaitu lakon khusus untuk upacara ruwatan.

Pada masa pemerintahan Raja Brawijaya terakhir, kebetulan sekali dikaruniai seorang putera yang mempunyai keahlian melukis, yaitu Raden Sungging Prabangkara. Bakat puteranya ini dimanfaatkan oleh Raja Brawijaya untuk menyempurkan wujud wayang Beber dengan cat. Pewarnaan dari wayang tersebut disesuaikan dengan wujud serta martabat dari tokoh itu, yaitu misalnya Raja, Kesatria, Pendeta, Dewa, Punakawan dan lain sebagainya. Dengan demikian pada masa akhir Kerajaan Majapahit, keadaan wayang Beber semakin Semarak. Semenjak runtuhnya kerajaan Majapahit dengan sengkala ; Geni murub siniram jalma (1433 / 1511 M), maka wayang beserta gamelannya diboyong ke Demak. Hal ini terjadi karena Sultan Demak Syah Alam Akbar I sangat menggemari seni kerawitan dan pertunjukan wayang.

Pada masa itu sementara pengikut agama Islam ada yang beranggapan bahwa gamelan dan wayang adalah kesenian yang haram karena berbau Hindu. Timbulnya perbedaan pandangan antara sikap menyenangi dan mengharamkan tersebut mempunyai pengaruh yang sangat penting terhadap perkembangan kesenian wayang itu sendiri. Untuk menghilangkan kesan yang serba berbau Hindu dan kesan pemujaan kepada arca, maka timbul gagasan baru untuk menciptakan wayang dalam wujud baru dengan menghilangkan wujud gambaran manusia. Berkat keuletan dan ketrampilan para pengikut Islam yang menggemari kesenian wayang, terutama para Wali, berhasil menciptakan bentuk baru dari Wayang Purwa dengan bahan kulit kerbau yang agak ditipiskan dengan wajah digambarkan miring, ukuran tangan di-buat lebih panjang dari ukuran tangan manusia, sehingga sampai dikaki. Wayang dari kulit kerbau ini diberi warna dasar putih yang dibuat dari campuran bahan perekat dan tepung tulang, sedangkan pakaiannya di cat dengan tinta.

Pada masa itu terjadi perubahan secara besar- besaran diseputar pewayangan. Disamping bentuk wayang baru, dirubah pula tehnik pakelirannya, yaitu dengan mempergunakan sarana kelir / layar, mempergunakan pohon pisang sebagai alat untuk menancapkan wayang, mempergunakan blencong sebagai sarana penerangan, mempergunakan kotak sebagai alat untuk menyimpan wayang. Dan diciptakan pula alat khusus untuk memukul kotak yang disebut cempala. Meskipun demikian dalam pagelaran masih mempergunakan lakon baku dari Serat Ramayana dan Mahabarata, namun disana- sini sudah mulai dimasukkan unsur dakwah, walaupun masih dalam bentuk serba pasemon atau dalam bentuk lambang-lambang. Adapun wayang Beber yang merupakan sumber, dikeluarkan dari pagelaran istana dan masih tetap dipagelarkan di luar lingkungan istana.

Pada jaman pemerintahan Sultan Syah Alam Akbar III atau Sultan Trenggana, perwujudan wayang kulit semakin semarak. Bentuk-bentuk baku dari wayang mulai diciptakan. Misalnya bentuk mata, diperkenalkan dua macam bentuk liyepan atau gambaran mata yang mirip gabah padi atau mirip orang yang sedang mengantuk. Dan mata telengan yaitu mata wayang yang berbentuk bundar. Penampilan wayang lebih semarak lagi karena diprada dengan cat yang berwarna keemasan.

Pada jaman itu pula Susuhunan Ratu Tunggal dari Giri, berkenan menciptakan wayang jenis lain yaitu wayang Gedog. Bentuk dasar wayang Gedog bersumber dari wayang Purwa. Perbedaannya dapat dilihat bahwa untuk tokoh laki-laki memakai teken. Lakon pokok adalah empat negara bersaudara, yaitu Jenggala, Mamenang / Kediri, Ngurawan dan Singasari. Menurut pendapat Dr. G.A.J. Hazeu, disebutkan bahwa kata "Gedog" berarti kuda. Dengan demikian pengertian dari Wayang Gedog adalah wayang yang menampilkan ceritera-ceritera Kepahlawanan dari "Kudawanengpati" atau yang lebih terkenal dengan sebutan Panji Kudhawanengpati. Pada pagelaran wayang Gedog diiringi dengan gamelan pelog. Sunan Kudus salah seorang Wali di Jawa menetapkan wayang Gedog hanya dipagelarkan di dalam istana.

Berhubung wayang Gedog hanya dipagelarkan di dalam istana, maka Sunan Bonang membuat wayang yang dipersiapkan sebagai tontonan rakyat, yaitu menciptakan wayang Damarwulan . Yang dijadikan lakon pokok adalah ceritera Damarwulan yang berkisar pada peristiwa kemelut kerajaan Majapahit semasa pemerintahan Ratu Ayu Kencana Wungu, akibat pemberontakan Bupati Blambangan yang bernama Minak Jinggo.

Untuk melengkapi jenis wayang yang sudah ada, Sunan Kudus menciptakan wayang Golek dari kayu. Lakon pakemnya diambil dari wayang Purwa dan diiringi dengan gamelan Slendro, tetapi hanya terdiri dari gong, kenong, ketuk, kendang, kecer dan rebab. Sunan Kalijaga tidak ketinggalan juga, untuk menyemarakkan perkembangan seni pedalangan pada masa itu dengan menciptakan Topeng yang dibuat dari kayu. Pokok ceriteranya diambil dari pakem wayang Gedog yang akhirnya disebut dengan topeng Panji. Bentuk mata dari topeng tersebut dibuat mirip dengan wayang Purwa.

Pada masa Kerajaan Mataram diperintah oleh Panembahan Senapati atau Sutawijaya, diadakan perbaikan bentuk wayang Purwa dan wayang Gedog. Wayang ditatah halus dan wayang Gedog dilengkapi dengan keris. Disamping itu baik wayang Purwa maupun wayang Gedog diberi bahu dan tangan yang terpisah dan diberi tangkai. Pada masa pemerintahan Sultan Agung Anyakrawati, wayang Beber yang semula dipergunakan untuk sarana upacara ruwatan diganti dengan wayang Purwa dan ternyata berlaku hingga sekarang. Pada masa itu pula diciptakan beberapa tokoh raksasa yang sebelumnya tidak ada, antara lain Buto Cakil. Wajah mirip raksasa, biasa tampil dalam adegan Perang Kembang atau Perang Bambangan.

Perwujudan Buta Cakil ini merupakan sengkalan yang berbunyi: Tangan Jaksa Satataning Jalma ( 1552 J / 1670 M ). Dalam pagelaran wayang Purwa tokoh Buta Cakil merupakan lambang angkara murka. Bentuk penyempurnaan wayang Purwa oleh Sultan Agung tersebut diakhiri dengan pembuatan tokoh raksasa yang disebut Buta Rambut Geni, yaitu merupakan sengkalan yang berbunyi Urubing Wayang Gumulung Tunggal (1553 J / 1671 M).

Sekitar abad ke 17, Raden Pekik dari Surabaya menciptakan wayang Klitik, yaitu wayang yang dibuat dari kayu pipih, mirip wayang Purwa. Dalam pagelarannya dipergunakan pakem dari ceritera Damarwulan, pelaksanaan pagelaran dilakukan pada siang hari.

Pada tahun 1731 Sultan Hamangkurat I menciptakan wayang dalam bentuk lain yaitu wayang Wong. Wayang wong adalah wayang yang terdiri dari manusia dengan mempergunakan perangkat atau pakaian yang dibuat mirip dengan pakaian yang ada pada wayang kulit. Dalam pagelaran mempergunakan pakem yang berpangkal dari Serat Ramayana dan Serat Mahabarata. Perbedaan wayang Wong dengan wayang Topeng adalah ; pada waktu main, pelaku dari wayang Wong aktif berdialog; sedangkan wayang Topeng dialog para pelakunya dilakukan oleh dalang.

Pada jaman pemerintahan Sri Hamangkurat IV; beliau mendapat warisan Kitab Serat Pustakaraja Madya dan Serat Witaraja dari Raden Ngabehi Ranggawarsito. Isi buku tersebut menceriterakan riwayat Prabu Aji Pamasa atau Prabu Kusumawicitra yang bertahta di negara Mamenang / Kediri. Kemudian pindah Kraton di Pengging. Isi kitab ini mengilhami beliau untuk menciptakan wayang baru yang disebut wayang Madya. Ceritera dari Wayang Madya dimulai dari Prabu Parikesit, yaitu tokoh terakhir dari ceritera Mahabarata hingga Kerajaan Jenggala yang dikisahkan dalam ceritera Panji.

Bentuk wayang Madya, bagian atas mirip dengan wayang Purwa, sedang bagian bawah mirip bentuk wayang gedog. Semasa jaman Revolusi fisik antara tahun 1945 - 1949, usaha untuk mengumandangkan tekad pejuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu usaha ialah melalui seni pedalangan. Khusus untuk mempergelarkan ceritera- ceritera perjuangan tersebut, maka diciptakanlah wayang Suluh. Wayang Suluh berarti wayang Penerangan, karena kata Suluh berarti pula obor sebagai alat yang biasa dipergunakan untuk menerangi tempat yang gelap. Bentuk wayang Suluh, baik potongannya maupun pakaiannya mirip dengan pakaian orang sehari-hari. Bahan dipergunakan untuk membuat wayang Suluh ada yang berasal dari kulit ada pula yang berasal dari kayu pipih.

Ada sementara orang berpendapat bahwa wayang suluh pada mulanya lahir di daerah Madiun yang di ciptakan oleh salah seorang pegawai penerangan dan sekaligus sebagai dalangnya. Tidak ada bentuk baku dari wayang Suluh, karena selalu mengikuti perkembangan jaman. Hal ini disebabkan khususnya cara berpakaian masyarakat selalu berubah, terutama para pejabatnya .

Secara lahiriah, kesenian wayang merupakan hiburan yang mengasyikkan baik ditinjau dari segi wujud maupun seni pakelirannya. Namun demikian dibalik apa yang tersurat ini terkandung nilai adiluhung sebagai santapan rohani secara tersirat.

Peranan seni dalam pewayangan merupakan unsur dominan. Akan tetapi bilamana dikaji secara mendalam dapat ditelusuri nilai-nilai edukatif yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Unsur-unsur pendidikan tampil dalam bentuk pasemon atau perlambang. Oleh karena itu sampai dimana seseorang dapat melihat nilai-nilai tersebut tergantung dari kemampuan menghayati dan mencerna bentuk-bentuk simbol atau lambang dalam pewayangan. Dalam lakon-lakon tertentu misalnya baik yang diambil dari Serat Ramayana maupun Mahabarata sebenarnya dapat diambil pelajaran yang mengandung pendidikan.

Bagaimana peranan Kesenian Wayang sebagai sarana penunjang Pendidikan Kepribadian Bangsa, rasanya perlu mendapat tinjauan secara khusus. Berdasarkan sejarahnya, kesenian wayang jelas lahir di bumi Indonesia. Sifat local genius yang dimiliki bangsa Indonesia, maka secara sempurna terjadi pembauran kebudayaan asing, sehingga tidak terasa sifat asingnya.

Berbicara kesenian wayang dalam hubungannya dengan Pendidikan Kepribadian Bangsa tidak dapat lepas dari pada tinjauan kesenian wayang itu sendiri dengan falsafah hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila sebagai falsafah negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia, merupakan ciri khusus yang dapat membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain. Pancasila adalah norma yang mengatur tingkah laku dan perikehidupan bangsa. Menurut TAP MPR - Rl No. II/MPR/1993 tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara ; disitu ditandaskan bahwa untuk mewujudkan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. perlu menetapkan Ketetapan yang mengatur Garis- Garis Besar Haluan Negara yang didasarkan atas aspirasi dan Kepribadian Bangsa demi penghayatan dan pengamalan kehidupan kenegaraan yang demokratis - konstitusional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pengertian Kepribadian Bangsa adalah suatu ciri khusus yang konsisten dari bangsa Indonesia yang dapat memberikan identitas khusus, sehingga secara jelas dapat dibedakan dengan bangsa lain. Rumusan Pancasila secara resmi ditetapkan dengan syah sebagai falsafah Negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia sejak berlakunya Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea 4 tercanang rumusan Pancasila yang berbunyi:

Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jiwa Pancasila seperti yang termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut, bukanlah masalah yang baru dalam dunia pewayangan.

www.indonesiaindonesia.com

Sabtu, 23 Maret 2013

Akio Morita, Pendiri Sony Corporation

Dua nama ini tidak bisa dipisahkan, Akio Morita dan Sony. Akio Morita, orang yang menidirikan perusahaan Sony. Dan Sony, perusahaan elektronik kelas dunia yang membuat nama Akio Morita begitu mendunia. Apa persamaan dari dua nama itu? Keduanya sama-sama berkualitas. Pada artikel ini disajikan bagaimana perjuangan Akio Morita untuk membangun Sony menjadi perusahaan kelas dunia.
Akio Morita. Kotabumi Lampung Utara
Jika disebutkan nama Akio Morita mungkin banyak yang tidak tahu siapa orang ini. Selain tebakan bahwa pasti orang ini berasal dari Jepang. Tapi jika disebutkan nama Sony, ingatan orang segera tertuju pada merk produk elektronik yang terkenal itu. Produk yang sudah mendunia dan bisa dipastikan menjadi jaminan kualitas. Bahkan kini usahanya sudah merambah ke bidang bisnis yang lain. Kedua nama itu tidak dapat dipisahkan, Akio Morita pendiri Sony Corporation. Hingga ada pertanyaan yang menggelitik, Akio Morita yang membesarkan nama Sony atau Sony yang membuat nama Morita jadi terkenal?

Lahir ditengah-tengah keluarga terhormat yang terkenal sebagai pembuat minuman sake berkualitas nomor satu di Jepang bagian tengah, sejak kecil Akio Morita sudah menjadi pewaris tunggal bisnis keluarga itu. Seharusnya masa depan yang terjamin dan nyaman sudah ada digenggamannya. Tapi dikemudian hari Akio lebih memilih berusaha sendiri dari bawah. Dan kini orang dapat melihat bahwa apa yang dipilihnya itu sama sekali tidak salah. Nama Akio Morita dengan Sony Corporation-nya terus berpendar sebagai penghasil inovasi di bidang elektronik hiburan.

Sempat berdinas sebagai ilmuwan pada jajaran Angkatan Laut Kerajaan Jepang, tugas utamanya waktu itu adalah membuat senjata pelacak panas, sistem deteksi bawah laut, dan sebagainya. Tentunya untuk kepentingan militer Jepang itu. Bahkan sebelum kekalahan Jepang pada PD-II, Akio Morita pernah menulis tentang kemungkinan atom untuk dijadikan bom.

Akio Morita merintis pendirian Sony Corporation dengan seorang teman yang bernama Masaru Ibuka. Temannya ini seorang ahli di bidang elektronik. Mereka berdua mendirikan Tokyo Tsushin Kogyo Kabushiki Kaisha, dalam versi Inggris-nya : Tokyo Telecommunications Engineering Inc. Perusahaan inilah yang kelak dikemudian hari menjelma menjadi Sony Corporation yang terkenal itu. Untuk selanjutnya Akio dan Masaru membagi tugas. Masaru Ibuka memimpin pembuatan produk yang akan dipasarkan, sedangkan Akio sendiri memegang bagian finansial dan pemasarannya.

Pada tahun 1955 Akio berangkat ke Amerika untuk memasarkan produk terbaru mereka, radio saku. Sebuah radio transistor dengan ukuran kecil sehingga kata Akio Morita bisa dimasukkan kedalam saku baju atau celana. Setelah berhasil menghubungi beberapa distributor, ternyata hanya sedikit diantara mereka yang berminat dengan produk yang ditawarkan itu. Tapi ada seorang agen dari perusahaan jam Bulova yang tertarik dengan radio mini itu. Si agen berminat untuk membelinya sebanyak 100.000 unit, tapi dia meminta agar radio itu dipasarkan dengan merk Bulova.

Sebenarnya jumlah pesanan sebesar itu termasuk hal yang luar biasa. Nilainya lebih besar dibandingkan total asset Sony pada masa itu. Ibuka dan rekan-rekanya di Jepang meminta Akio untuk menerima order itu. Tapi dengan tegas Akio Morita menolak permintaan mereka. Akio sudah bertekad bahwa mereka hanya akan menjual produk mereka dengan label Sony. Dia yakin bahwa memiliki merk sendiri adalah sangat penting. Dan itu terbukti sebagai pilihan yang paling tepat dalam perkembangan perusahaan mereka selanjutnya.

Keyakinan Akio Morita pada merk atau nama suatu produk berhasil ia buktikan. Misalnya pada saat Sony akan memasarkan sebuah perangkat sound system mini yang didengarkan dengan menggunakan headphone. Akio meminta agar perangkat itu dinamakan Walkman. Tapi para manager Sony di Amerika menganggap nama itu tidak sesuai dengan grammar dalam bahasa Inggris. Menurut mereka, bahkan artinya pun tidak bisa untuk menggambarkan tentang perangkat penghasil suara. Maka perangkat sound system mini itu dipasarkan dengan nama lain. Tapi ternyata permintaan pasar menjadi tidak sesuai seperti yang mereka harapkan. Ketika namanya diubah lagi menjadi Walkman, perangkat ini pun segera diserbu konsumen.

Produk Walkman akhirnya memang telah menjadi fenomena yang fantastis. Pemakaian Walkman seketika itu juga menjadi gaya hidup yang mendunia. Menjadi semacam ikon budaya yang baru. Bahkan memiliki kosa kata tersendiri yang tercantum pada kamus. Dan tentu saja itu makin menempatkan Sony sebagai nama yang dianggap dapat dijadikan sebagai jaminan kualitas.

Jumat, 22 Maret 2013

Diberhentikan Secara Tidak Terhormat: 2 PNS Dan 3 Bidan PTT Lampung Utara

Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 3 orang bidan pegawai tidak tetap (PTT) di Lampung Utara diberhentikan secara tidak terhormat. Vonis pemberhentian secara tidak terhormat ini dijatuhkan kepada 2 PNS dan 3 bidan PTT tersebut dikarenakan mereka telah melakukan pelanggaran berat terhadap PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS.
Kotabumi Lampung Utara
2 PNS dan 3 Bidan PTT Lampura Diberhentikan

Dua pegawai negeri sipil (PNS) Lampung Utara diberhentikan tidak hormat, sementara tiga bidan pegawai tidak tetap (PTT) di kabupaten setempat juga diberhentikan. Inspektur Syaiful Dermawan melalui sekretarisnya Nozi Efialis mengatakan, pemberhentian dua PNS Lampura itu sesuai PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. "PNS yang diberhentikan itu karena melanggar disiplin pegawai merujuk PP No. 53/2010, yakni tidak masuk kerja lebih dari 46 hari selama satu tahun dan tanpa keterangan jelas," ucap Nozi.

Berdasarkan rekapitulasi, selain memberhentikan dua PNS, inspektorat juga telah menjatuhkan sanksi beragam bagi 15 PNS yang melanggar aturan. Dengan rincian teguran secara tertulis tiga PNS, penundaan kenaikan pangkat selama setahun delapan orang dan pembebasan dari jabatan struktural, dua PNS. "Untuk pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah dan penundaan pembayaran gaji berkala selama setahun masing-masing satu PNS," jelas Nozi seraya menjelaskan sanksi yang diputuskan tahun ini, merupakan kasus yang terjadi 2012.

Proses pemutusan sanksi, lanjut dia, dilakukan berdasarkan laporan dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kemudian ditindaklanjuti dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat. "Setelah menerima laporan, tentu diperiksa kebenarannya, dan terbitlah LHP dari inspektorat," papar Nozi seraya mengatakan hingga Maret 2013 pihaknya masih menangani 8 kasus pelanggaran. "Delapan kasus pelanggaran PNS masih dalam tahap pemeriksaan yang dilakukan tim kerja inspektorat untuk menetapkan jenis pelanggaran dan hukuman yang akan diterapkan," bebernya.

Sementara Kabid Administrasi Kepegawaian, M. Erwinsyah membenarkan, ada dua orang PNS yang diberhentikan di 2013, karena terkena sanksi disiplin pegawai dan pihaknya telah menerbitkan SK Pemberhentian PNS. "SK itu terbit berdasarkan LHP dari Inspektorat dan sebelumnya kita ajukan ke PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian)," katanya seraya mengatakan, hasil pertimbangan PPK ini yang dijadikan landasan pemberian sanksi.

Sementara, tiga bidan PTT Lampung Utara diberhentikan karena tidak menjalankan tugas sebagaimana pernyataan yang dibuat yakni siap menetap di desa dan mengabdikan diri kepada masyarakat. Kabid Urusan Kepegawaian Dinas Kesehatan (Diskes) Asrul Hadi mengatakan, pemberhentian tiga bidan PTT yang malas ini berdasarkan SK Diskes Lampung berdasarkan usulan Diskes setempat. "Jadi mereka tidak boleh bermalas-malasan dan harus bekerja demi masyarakat dan sanggup tinggal di pedesaan," ulasnya seraya mengatakan jika sudah diberhentikan bidan PTT tidak boleh digantikan dan untuk penempatan harus direkrut melalui kuota tahun berikutnya.

Ditanya jumlah bidan PTT di Lampura, Asrul mengatakan jumlahnya sebanyak 143 orang yang ditempatkan didesa-desa terpencil. Untuk tahun 2012 pihaknya menerima 22 orang bidan PTT yang diusulkan di 2011. Sementara untuk usulan di 2012 yang akan ditempatkan di 2013 jumlahnya 80 orang bidan. Tapi kuota untuk tahun ini belum diberikan pusat. "Kita masih menunggu kuota yang ditetapkan Kementerian Kesehatan," kata dia.

Idealnya, kata Asrul, jumlah bidan PTT yakni 232 sesuai dengan jumlah desa yang ada di Lampura. "Karena satu desa harus satu bidan PTT dan kita masih kekurangan bidan PTT ini," tambahnya.

Untuk mendapatkan bidan PTT, seorang bidan mempunyai surat izin bidan, kemudian mengajukan rekomendasi dari desa/kelurahan, puskesmas dan membuat permohonan untuk menjadi bidan PTT. "Setelah semua terpenuhi, kabupaten membuat rekomendasi untuk diberikan ke Provinsi barulah mereka mendapatkan SK," terangnya.

Lebih lanjut, Asrul mengatakan, untuk penghasilan bidan PTT yakni gaji sebesar Rp1.452.450 per bulannya. Tetapi, untuk bidan PTT yang ditempatkan di daerah terpencil, mendapatkan insentif Rp1,5 juta. "Baik gaji maupun insentif mereka berasal dari APBN," tuturnya.

Sedangkan untuk masa kerja, Asrul mengatakan, mereka ditugaskan selama 3 tahun. Setelah itu, bidan tersebut dapat memperpanjang masa tugasnya sebanyak dua kali. "Setelah masuk dalam kuota, maka Diskes yang menentukan penempatan bidan tersebut. Di mana, penempatan dilakukan berdasarkan beberapa pertimbangan yang diantaranya masa kerja mereka sebagai TKS (tenaga sukarela)," ungkap dia.

www.radarlampung.co.id

Kamis, 21 Maret 2013

Investasi Pada Saham Butuh Penanganan Ekstra

Membeli saham atau surat-surat berharga lainnya telah menjadi trend tersendiri untuk berinvestasi dalam beberapa waktu belakangan ini. Investasi pada saham disebut-sebut sebagai instrument keuangan yang bisa memberikan keuntungan besar. Benarkah demikian? Yang perlu digaris-bawahi, berinvestasi pada saham sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Jika Anda memang ingin menginvestasikan uang Anda dengan melakukan pembelian saham, ada baiknya Anda membaca tulisan menarik dibawah ini.
Indeks Saham. Kotabumi Lampung Utara
oleh : Mike R. Sutikno

Sungguh mengejutkan bahwa orang akan menghabiskan lebih banyak waktu dan penelitian untuk memilih gadget terbaru daripada waktu yang dihabiskan untuk meneliti saham dimana mereka akan berinvestasi. Padahal penting sekali meluangkan waktu untuk memahami sejarah keuangan perusahaan yang menerbitkan saham tersebut.

Pastikan Anda memahami apa yang Anda beli dan bagaimana itu akan menguntungkan Anda dalam jangka panjang. Juga penting untuk diingat bahwa Anda harus tetap objektif ketika memilih saham. Mintalah saran para profesional jika perlu, pastikan bahwa orang yang merekomendasikan adalah seseorang yang memenuhi syarat untuk melakukannya.

Saham adalah salah satu instrumen finansial paling 'hot' dan paling banyak dibicarakan awal tahun ini. Sejalan dengan prediksi iklim investasi pasar modal di Indonesia pada 2010-2011, diperkirakan memasuki babak pemulihan setelah sempat turun signifikan karena krisis finansial global.

Hal itu memicu keyakinan pelaku pasar akan pertumbuhan kinerja pasar modal. Jika dilihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1997-2007 mencerminkan pertumbuhan rata-rata hingga 20%. Jika memperhitungkan IHSG hingga 2008, dimana indeks kala itu turun hingga lebih dari 50%, pertumbuhan rata-rata saham masih positif sekitar 13%. Berdasarkan tren 10 tahun tersebut, saham masih berpotensi tumbuh hingga 20%.

Namun, dibalik semua optimisme, tetap harus diingat bahwa investasi pasar modal berisiko tinggi. Permasalahan politik bisa saja memburuk, suku bunga bank bisa naik bahkan prediksi harga minyak dunia bisa melambung kembali, membuat asumsi meleset. Who knows, ini risiko sistematik yang bisa mempengaruhi harga saham.

Alokasi aset dan diversifikasi tentunya masih menjadi strategi yang cukup ampuh dalam mengelola aset Anda terkait dengan risiko diatas. Anda bisa mempertimbangkan rekomendasi berikut, yakni investor konservatif sebaiknya memulai portofolio saham dari posisi 20%, investor moderat 30%-40%, dan investor agresif 50%-60%. Sedikit nasihat ,"Kendalikan gaya hidup Anda "

Bagaimana mungkin investasi saham bisa membuat orang menjadi kaya sementara tunggakan kartu kredit mereka dibiarkan menumpuk! Orang-orang seperti ini mungkin pengikut setia aliran " Kalau bisa nyicil kenapa harus dilunasi".

Investasi saham hanyalah salah satu strategi saja dari perencanaan investasi seseorang dan karenanya menjadi bagian dari perencanaan keuangan secara keseluruhan. Bisa saja pada satu masa investasi saham Anda menguntungkan (bisa juga tidak), yang pasti saldo kartu kredit yang menumpuk berjalan terus - ini pasti menggerus aset Anda. Karena itu investasi saham tidak bisa diharapkan untuk me-write off saldo utang kartu kredit yang terakumulasi. Kartu kredit dikenal datang dengan tingkat bunga yang tinggi dan ini membuat siapa pun sulit untuk melunasinya.

Tidak mudah untuk menemukan investasi yang memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari suku bunga kartu kredit. Bahkan tidak saham sekalipun! Anda akan lebih baik menggunakan uang untuk melunasi saldo kartu kredit Anda daripada menggunakannya untuk berinvestasi saham. Sedikit nasehat yang mudah-mudahan berguna adalah kendalikan pengeluaran anda. Miliki gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan finansial. Jangan berfoya-foya dengan kartu kredit, sementara Anda mencari cara untuk membayar cicilannya dengan trading saham.

Mau cepat untung

Beberapa orang sungguh nekat meminjam uang dari sumber pembiayaan jangka pendek untuk berinvestasi di pasar. Berharap untuk membuat keuntungan cepat, melunasi utang dan mengantongi keuntungan. Sayangnya, pasar tidak dapat diprediksi dan pasar dapat bergerak naik atau turun dalam jangka pendek karena berbagai alasan. Jika prediksi Anda meleset, bisa terbelit utang. Investor seringkali tidak memiliki strategi, tidak menentukan harga masuk dan keluar, berapa lama akan dipegang, bahkan lupa memperhitungkan biaya transaksi dan potongan pajak. Akibatnya, keputusan penting dibuat tanpa dasar. Berinvestasi saham harus dibuat berdasarkan perencanaan dan tujuan yang spesifik.

Sungguh, tidak ada investor yang sempurna. Bahkan investor berpengalaman melakukan kesalahan dari waktu ke waktu, misalnya :

Tidak melakukan penelitian.
Adalah wajar untuk berpikir menjual saham Anda jika harga sudah naik sehingga Anda dapat mengambil keuntungan dan berinvestasi dalam sesuatu yang lain. Namun, bagaimana Anda tahu apakah lonjakan harga hanya sementara atau untuk jangka panjang? Apakah harga di atas atau di bawah nilai intrinsiknya? Tanpa melakukan riset Anda akan sulit menjawab pertanyaan ini. Mengetahui kapan harus membeli adalah sama pentingnya dengan mengetahui kapan harus menjual.

Ikut-ikutan.
Sering kali saham yang digoreng menjadi terlalu mahal dan ketika hiruk-pikuk ini selesai, Anda akan menemukan telah membayar lebih dari nilai wajarnya. Bagaimanapun keputusan untuk membeli atau menjual harus didasarkan pada valuasi saham, bukan desas-desus

Trading terlalu banyak.
Setiap kali Anda melakukan perdagangan, Anda akan dikenakan komisi dan pajak. Jika gain kecil, komisi dan pajak dapat dengan mudah menghapus semua keuntungan Anda. Lebih baik memegang saham untuk jangka panjang dan membiarkannya tumbuh.

Membeli terlalu sedikit atau terlalu banyak.
Untuk meminimalkan risiko Anda, Anda harus mendiversifikasi portofolio Anda. Membeli saham dari perusahaan yang berbeda dan dari berbagai sektor. Dengan cara ini, penurunan dalam satu perusahaan atau satu sektor tidak akan berdampak secara drastis kepada seluruh portofolio. Namun, sebuah portofolio dengan terlalu banyak saham yang berbeda akan lebih sulit dikelola. Jika Anda tidak sanggup melakukan ini, lebih baik berinvestasi di reksa dana.

Tidak ada yang menang sepanjang waktu. Bahkan yang paling cerdas akan membuat kerugian. Ringkasnya, untuk menghasilkan uang dalam jangka panjang, yang harus Anda lakukan adalah membuat lebih sedikit kesalahan dibandingkan dengan sebelumnya. Ini terdengar mudah, tapi sebenarnya tidak. Selamat berinvestasi.

web.bisnis.com

Rabu, 20 Maret 2013

Mengenal Pohon Delima

Pohon Delima cukup banyak di tanam di Indonesia. Tanaman Delima ini bukan tumbuhan asli Indonesia, melainkan dari daratan Asia. Pohon Delima dikategorikan dalam tumbuhan semak dan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut dengan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan dengan daerah lainnya. Buah Delima banyak digunakan sebagai bahan pembuat minuman segar, selain itu juga banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional.
Pohon Delima. Kotabumi Lampung Utara
Pohon Delima termasuk dalam golongan tanaman semak dan bisa tumbuh hingga mencapai tinggi enam meter. Pohon Delima berasal dari daratan Asia, terutama kawasan Asia Barat. Bisa banyak dijumpai di Iran, Afghanistan, dan sekitar Himalaya. Jika menilik dari daerah asalnya, pohon Delima bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki musim kemarau panjang. Khususnya pada daratan yang memiliki ketinggian hingga 1.600 meter dari permukaan laut.

Di daerah asalnya, umumnya Delima bisa tumbuh dengan baik pada tanah berpasir atau berbatu-batu. Kondisi seperti itu menjadi tempat yang ideal untuk membudidayakan pohon Delima seperti yang terlihat di wilayah Mediterania dan daerah tropis di benua Amerika. Sudah sejak cukup lama juga tumbuhan Delima menjadi budidaya yang menonjol di bagian Selatan Eropa, juga di wilayah bagian Selatan dan Barat Daya benua Amerika.

Hasil terbaik dari budidaya tumbuhan Delima bisa didapat pada daratan yang memiliki musim panas yang panjang dan musim dingin yang sejuk. Sedangkan di daerah yang memiliki iklim lembab, pohon Delima tidak bisa tumbuh dengan baik. Sehingga sangat tidak dianjurkan untuk membudidayakan tumbuhan Delima di daerah seperti itu.

Di daerah tropis, tumbuhan yang memiliki nama latin Punica Granatum ini telah menjadi komoditi perdagangan di daerah subtropis. Misalnya di kawasan Eropa. Sayang sekali, di Asia Tenggara pohon Delima lebih banyak hanya ditanam sebagai tanaman rumah. Jarang terlihat diperjual-belikan di pasar, kecuali di negara Thailand.

Seperti pada awal tulisan, disebutkan bahwa pohon Delima termasuk dalam tumbuhan semak. Pohon Delima memiliki daun yang berbentuk bulat telur dan kecil-kecil. Sedang buah Delima berbentuk bulat dengan posisi bergantung pada tangkainya. Di Indonesia, umumnya buah Delima berwarna merah mengkilat hingga ungu kehitaman. Daging buahnya berair dan memiliki biji bulat berwarna merah, merah jambu, atau putih kekuningan.

Ada empat kelompok tumbuhan Delima. Pengelompokan tumbuhan Delima ini didasarkan pada perbedaan warna buahnya. Yaitu merah tua, hinjau-kuning, ungu-hitam, dan putih. Tumbuhan Delima merah dan putih termasuk dalam suku Punicaceae (delima-delimaan).

Buah Delima bisa dimakan sebagai buah segar maupun olahan. Hasil olahan buah Delima umumnya digunakan untuk pembuatan minuman atau sari buah. Pengolahan buah Delima seperti itu sudah dilakukan oleh orang-orang Mesir sejak jaman dulu. Mereka membuat semacam minuman anggur, sirup, dan sari buah.

Selain digunakan sebagai olahan untuk bahan minuman, tumbuhan Delima juga dikenal memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Untuk digunakan sebagai obat, orang lebih menyukai Delima putih. Air rebusan bunga Delima digunakan sebagai obat sakit gigi. Sedangkan kandungan alkaloid peltierin pada kulit akar dan batang memiliki khasiat sebagai obat cacing dan diare.

Selasa, 19 Maret 2013

Bahaya Kecanduan Internet Bagi Remaja

Kecanduan internet bisa kita definisikan sebagai keinginan untuk melakukan aktifitas online pada jaringan internet secara terus menerus dalam waktu yang lama. Seperti jenis kecanduan yang lain, kecanduan internet pun bisa memberikan akibat yang buruk bagi si pecandu internet. Para pecandu internet disinyalir bahwa sebagian besar adalah dari kelompok remaja. Dan beberapa waktu yang lalu, para peneliti di Australia dan China melakukan studi khusus tentang kecanduan internet ini.
Kecanduan internet. Kotabumi Lampung Utara
Remaja yang kecanduan internet punya kemungkinan lebih besar untuk melakukan perbuatan yang membahayakan diri mereka, demikian hasil studi ilmuwan Australia-China seperti dilaporkan Reuters health.

Para peneliti mengkaji 1.618 remaja berusia 13 sampai 18 tahun dari Provinsi Guangdong di China mengenai perilaku memukul diri, menjambak, mencubit atau membakar diri. Para responden juga diberi tes guna mengukur tingkat kecanduan mereka terhadap internet.

Kecanduan internet telah dikategorikan sebagai masalah kesehatan mental sejak pertengahan 1990-an dengan gejala yang serupa dengan kecanduan lain. Tes itu mendapati bahwa sebanyak 10 persen siswa yang disurvei kecanduan internet pada tingkat sedang, sementara kurang dari satu persen adalah pecandu berat internet. "Semua siswa yang dikategorikan sebagai kecanduan tingkat sedang terhadap internet, 2,4 kali lipat lebih besar kemungkinannya melukai diri sendiri, satu sampai lima kali dalam 6 bulan belakangan dibandingkan dengan siswa yang tidak kecanduan internet," kata Dr. Lawrence Lam dari University of Notre Dame, Australia.

Siswa yang kecanduan Internet pada tingkat sedang hingga parah hampir lima kali lipat lebih mungkin dibandingkan dengan siswa yang tidak kecanduan untuk melukai diri mereka sendiri enam kali atau lebih dalam 6 bulan belakangan, kata Lam dan rekannya dari Sun Yat-Sen University, Guangzhou. "Dalam beberapa tahun belakangan, dengan makin tersedianya internet di sebagian besar negara Asia, kecanduan internet telah menjadi masalah kesehatan yang bertambah besar di kalangan remaja," kata para peneliti tersebut di jurnal Injury Prevention.

Mereka mengatakan hasil itu menunjukkan hubungan "yang kuat dan mencolok" antara kecanduan internet dan tindakan melukai diri di kalangan remaja bahkan jika dihitung bersama variabel lain yang berkaitan dengan perilaku seperti depresi, ketidakpuasan pada keluarga, atau peristiwa hidup yang membuat stres.

Para peneliti mengatakan hal itu menunjukkan bahwa kecanduan ialah satu faktor risiko terpisah bagi tindakan melukai diri. Para ahli menafsirkan kecanduan internet antara lain jika ada perasaan depresi, gelisah, dan murung ketika tidak melakukan kegiatan internet. Semua itu baru bisa hilang ketika pecandunya kembali melakukan kegiatan online. Mengkhayal atau terlalu memikirkan kegiatan online adalah tanda lain mengenai kecanduan internet. "Semua perilaku ini mungkin berpangkal pada kesamaan umum ... semua faktor yang memerlukan penelitian lebih lanjut," kata mereka.

www.antaranews.com