Cari di Blog Ini

Jumat, 31 Mei 2013

Kepolisian Resor Lampura Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Para Pelajar

Kotabumi Lampung Utara: Kepolisian Resor Lampung Utara melakukan sosialisasi tentang efek berbahaya pemakaian narkoba kepada para pelajar. Sosialisasi ini dilakukan mengingat para pelajar atau kaum muda adalah kelompok umur yang sangat rentan terhadap godaan untuk mencoba dan menggunakan narkoba. Dengan sosialisasi ini diharapkan para pelajar bisa lebih memahami bahaya pemakaian narkoba, jenis dan bentuk narkoba, serta bisa berperan aktif untuk mengantisipasi menyebarnya pemakaian narkoba di kalangan remaja dan masyarakat umum.
Narkoba. Kotabumi Lampung Utara
Polres Sosialisasikan Bahaya Narkoba pada Pelajar

Maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lampung Utara (Lampura), tampaknya menjadi buruan Satuan Narkoba polres setempat untuk mengungkapkannya. Terhitung sejak Februari hingga Mei 2013, sebanyak 18 kasus penyalahgunaan narkoba berhasil diungkapkan. Hal tersebut dibenarkan Kapolres Lampura, AKBP Frans Sentoe, S.I.K. melalui Kabag Humas, AKP M. Rosadi, Rabu (29/5/2013). M. Rosadi mengatakan, ungkap kasus dimulai dari bulan Februari hingga Mei ini, setidaknya terjaring sebanyak 30 tersangka dari 18 kasus. Di antaranya bulan Februari terjaring 5 pelaku, masing-masing AMT (35), RH (41), Ed (35), Ho (55), dan Me (55). Mereka tertangkap saat melakukan pesta narkoba di kebun sawit Dusun Talangpadang, Desa Bumiagung, Kecamatan Marga Abung Timur.

Sementara bulan Maret, ungkap 4 kasus narkoba dengan 6 tersangka. Di antaranya RZ (25), Gu (48), Ro (48), EP (43), IA (30), dan Ja (31). Untuk bulan April, lanjutnya, Polres Lampura ungkap kasus 11 kasus dengan tersangka 18 tersangka. Yaitu He (50), DA (25), Sa (27), Su (30), HS (33), ML (24), Gu (32), OS (31), MH (43), SP (19), Su (26), HY (22), DAI (22), Yu (21), IEL (23), DAJ (44), dan JS (32). ”Sementara untuk Mei ini, ungkap 2 kasus dengan dua tersangka, yakni Ru (32) dan YO (29),” bebernya.

Menurutnya, sebagian besar pelaku penyalahgunaan narkotika, adalah buruh harian dan swasta. Lainnya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan Pelajar yang masih di bawah umur. Guna menekan penyalahgunaan narkoba, Sat Narkoba Polres Lampura, melakukan serangkaian sosialisasi bahaya narkotika ke beberapa sekolah di Kabupaten Lampura dan sekitarnya. Dipilihnya sekolah, lanjut M. Rosadi, karena para pelajar rentan terjerumus penyalahgunaan narkotika. "Pelajar itu kan generasi masa depan, makanya kita fokus sosialisasi ke sekolah-sekolah, dan ke tenaga pengajar (guru)," kata dia.

Dalam sosialisasi, lanjut dia, jajaran Sat Narkoba menayangkan video efek negatif penggunaan narkotika kepada para pelajar. Juga menunjukkan bentuk dan jenis, serta cara penggunaan narkoba tersebut. Hal ini dilakukan, agar pelajar lebih memahami bentuk dan cara penggunaan narkoba, serta dapat melindungi diri dari tawaran seseorang yang akan mengajak untuk memakai narkoba. "Kita tunjukkan cara pakainya, agar pelajar tahu. Jikalau ada teman mereka yang memakainya, dan dapat segera melapor ke pihak sekolah serta polisi," tegas M. Rosadi.

translampung.co.id

Kamis, 30 Mei 2013

Kepolisian Sektor Kotabumi Utara Tangkap Tersangka Penadah Sepeda Motor Hasil Pembegalan

Kotabumi Lampung Utara: Kepolisian Sektor Kotabumi Utara di Lampung Utara menangkap seorang yang diidentifikasi dengan nama Rusdi (59 tahun) yang diduga sebagai penadah sepeda motor hasil aksi kejahatan pembegalan. Pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap tersangka pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2013 dini hari. Sebuah sepeda motor yang ada pada tersangka dijadikan sebagai bahan bakti. Sepeda motor tersebut diduga merupakan hasil aksi pembegalan yang dilakukan di Desa Margorejo pada Selasa 28 Mei 2013.
Polsek Kotabumi Utara
Rusdi Diduga Jadi Penadah Motor Hasil Perampasan

Rusdi (59), warga Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, dibekuk polisi. Ia diduga menjadi penadah sepeda motor hasil pembegalan. Tersangka dibekuk pada Rabu (29/5/2013) dini hari di rumahnya.

Dari tangan tersangka polisi menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR BE 7660 WN. Motor itu diduga milik korban Sunarno (46), warga Desa Papan Rejo, Abung Timur, Lampung Utara.

Adapun tempat kejadian perkara, yakni di Jalan Desa Margo Rejo, Kotabumi, Selasa (28/5/2013) lalu.

Kapolsek Kotabumi Utara AKP Indra Novianto membenarkan penangkapan tersangka.

lampung.tribunnews.com

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampura Evakuasi Beruang

Kotabumi Lampung Utara: Petugas dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Utara telah melakukan evakuasi terhadap seekor beruang yang terjerat di kawasan Bukit Kemuning. Tindakan evakuasi terhadap beruang tersebut segera dilakukan oleh para petugas setelah menerima informasi dari pos polhut Simpang Rengas, Bukit Kemuning, yang sebelumnya telah menerima laporan dari warga Desa Tanjung Baru tentang keberadaan beruang tersebut.
Dinas Kehutanan dan Perkebunan Lampung Utara
Dishubut Lampura Tangkap Beruang

Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lampung Utara menangkap seekor beruang, Senin (27/5/2013).

Kasat Polisi Kehutan Dishutbun Subhan Andika menjelaskan, penangkapan tersebut berawal adanya informasi dari warga Desa Tanjung Baru, Bukit Kemuning, yang melapor ke pos polhut Simpang Rengas, Bukit Kemuning, bahwa ada beruang yang terjerat.

"Kami langsung ke lokasi untuk melihat binatang tersebut, dan benar saja kondisi beruang dalam keadaan terjerat," katanya, Selasa (28/5/2013).

Setelah berhasil dievakuasi, binatang tersebut dibawa ke kantor Dishutbun Lampung Utara. "Kami langsung serahterimakan kepada bagian Penegakkan Hukum, Dishutbun," jelasnya.

lampung.tribunnews.com

Rabu, 29 Mei 2013

KPUD Lampura Masih Menunggu Keputusan KPU Provinsi Lampung

Kotabumi Lampung Utara: Berkaitan dengan penggabungan jadwal pelaksanaan pemilihan bupati dan pemilihan gubernur, hingga kini pihak KPUD Lampung Utara masih menunggu keputusan dari KPU Provinsi Lampung. Keputusan penyesuaian jadwal pilkada tersebut berkaitan dengan penyediaan anggaran yang dibutuhkan. Ketua KPUD Lampura menyampaikan bahwa anggaran untuk pemilihan bupati Lampura sudah tidak ada masalah lagi. Namun anggara untuk pelaksanaan pemilihan gubernur masih belum ada kepastian.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
Masih Tunggu Jadwal KPU Lampung

KPUD Lampung Utara hingga saat ini masih menunggu keputusan dari KPU Provinsi Lampung terkait jadwal penggabungan Pemilihan Bupati (Pilbup) dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub). "Kami masih menunggu keputusan KPU Provinsi Lampung," ujar Ketua KPUD Lampura, Hi. Marton, Minggu (26/5/2013).

Lebih lanjut Marton mengutarakan, meskipun pelaksanaan Pilgub memang telah disepakati akan dilaksanakan tahun 2013 ini. Namun, terkait pengabungan jadwal Pilbup dengan Pilgub belum ada pembicaraanya. "Apakah akan berbarengan atau tidak masih tanda tanya. KPUD Lampung Utara sifatnya menungu, apapun keputusanya ikut saja. Yang jelas, apabila ini digabungkan, tentunya kita yang mengikuti jadwal KPU provinsi, dan kita juga akan mensosialisasikan agenda pelaksanaanya kembali baik pada calon bupati maupun pada partai pengusungnya," jelasnya.

Sesuai jadwalnya pelaksanaan Pilbup digelar tanggal 9 September 2013, sedangkan Pilgub dilaksankan pada tanggal 2 Oktober 2013. Jadwal ini, hanya berselang beberapa minggu saja antara pelaksanaan pilbup dengan pilgub. "Dengan jadwal agenda itu, otomatis kita yang mengikuti agenda provinsi bila ini digabungkan," terangnya.

Marton mengatakan, dalam pengabungan ini tentunya akan dilakukan pembahasan anggaran terkait pelaksanaannya. Sejauh ini belum ada pembahasanya dengan KPU Lampura, sedangkan kalau anggaran pelaksanaan Pilbup sudah siap tidak ada masalah lagi. "Anggaran pilbup sudah ready, kalau anggaran pilgub kita belum tau," ujarnya.

Selain itu pula, sambung Marton, Untuk PPK dan PPS Pilgub mengunakan yang telah ada, tetapi akan dilakukan pengukuhan kembali. "PPK dan PPS orang yang sama dengan Pilbup, tinggal kita kukuhkan lagi," kata Marton seraya mengatakan sejauh ini, masih dengan agendanya masing-masing.

Di tempat yang sama, Anggota KPUD Lampura lainnya, Suheri Syam menambahkan, sebelum membahas jadwal pengabungan ini, terlebih dahulu akan dilakukan pertemuan antara Bupati, kpu kabupaten, Gubernur dan KPU Provinsi. Pertemuan ini, lanjutnya, untuk membahas apabila pelaksanaan Pemilihan Bupati dengan Pemilihan Gubernur digabungkan. Mengingkat pelaksanaan pilkada tahun sebelumnya, pilgub dan pilbup diselengarkan berbarengan. "Waktu itu saya yang mewakilkan KPU Lampura untuk membahas pengabungan ini," ujarnya.

Berdasarkan informasi, kata Suheri, terkait dana pelaksanaan Pilgub akan diangarkan dalam APBD Perubahan. Untuk APBD perubahan sendiri diperkirakan pada bulan september itu saja baru dilakukan pembahasan. "Artinya saya perkirakan Pilgub ini jatuh pada bulan November atau Desember,"tuturnya seraya mengatakan kalau pelaksanaan dibulan itu, rentan jarak pilgub dan pilbup cukup jauh tentunya pelaksanaannya akan berjalan sendiri-sendiri. "Pilgub dengan jadwalnya sendiri, pilbup juga akan berjalan dengan jadwalnya sendiri," pungkasnya.

translampung.co.id

Kantor Imigrasi Kotabumi Permudah Pembuatan Paspor

Kotabumi Lampung Utara: Proses pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kotabumi Lampung Utara kini makin dipermudah dan murah tanpa ada penambahan biaya yang tidak semestinya. Hal ini disampaikan oleh Jamal Udin selaku Kepala Kantor Imigrasi di kota tersebut. Biaya administrasi yang dibayarkan oleh pemohon untuk 1 paspor 24 lembar adalah sebesar Rp125 ribu, sedangkan untuk paspor 48 lembar biayanya sebesar Rp 255 ribu.
Paspor. Kotabumi Lampung Utara
Membuat Paspor Mudah di Lampura

Proses pembuatan paspor di Kotabumi kini sudah makin mudah. Kepala Kantor Imigrasi Kotabumi Jamal Udin melalui Kepala Tata Usaha (KTU) Yuli mengungkapkan hal tersebut pada Selasa (28/5/2013).

Sebagai contoh, untuk pembuatan satu paspor pemohon hanya dikenakan biaya administrasi Rp125 ribu untuk 24 lembar, dan Rp 255 Ribu untuk paspor 48 lembar. "Pemohon juga harus melangkapi persyaratan seperti KTP, KK, Akte kelahiran yang dapat digantikan dengan Ijazah atau surat nikah. Setelah persyaratan lengkap, pemohon akan mendapatkan paspor selama kurun waktu 3 sampai dengan 4 hari kedepan," jelasnya seraya menegaskan bahwa pembuatan paspor tidak lebih dari ketetapan biaya administrasi yang telah ditetapkan.

Ketika ditanyai mengenai keluhan tentang membengkanya biaya pembuatan paspor, pihaknya menyangkal. "Kami (Kantor Imigrasi.Red), menjalankan prosedur yang telah ditetapkan oleh kantor Imigrasi pusat. Jadi, kalaupun ada hal tersebut, kami harap warga segera melaporkan langsung kepada Kepala Imigrasi, sehingga dapat ditindak lanjuti dengan tegas kalau ada oknum yang sengaja bermain-main dalam pembuatan paspor tersebut," ’tegasnya.

Keberadaan kantor imigrasi di Kotabumi makin meudahkan bagi masyarakat di Lampung Utara untuk mendapatkan layanan keimigrasian. Begitu juga dengan masyarakat yang berdomisili di Lampung Barat, Waykanan, Pesisir Barat, kini tidak perlu lagi ke Bandarlampung sehingga menghemat waktu dan biaya.

translampung.co.id

Selasa, 28 Mei 2013

TPA Di Lingkungan 9 Kotabumi Udik Butuh Perhatian Dan Bantuan Pemerintah

Kotabumi Lampung Utara. Meskipun telah terdaftar di Kantor Departemen Agama Lampung Utara, 9 kali berturut-turut meluluskan siswa-siswi, dan hingga kini mampu mempertahankan eksistensi kegiatan belajar mengajar, namun sebuah Madrasah Diniyah (TPA) yang berlokasi di Lingkungan 9 Kotabumi Udik hingga kini masih belum mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Madrasah Diniyah Kotabumi Udik Lampung Utara
Kesejahteraan, terutama dalam bidang pendidikan, yang selama ini dikumandangkan sebagai program utama pemerintah, ternyata masih belum bisa dinikmati secara merata oleh segenap lapisan masyarakat. Sebagai contoh yang dialami oleh sebuah Madrasah Diniyah (TPA) yang berlokasi di kawasan Lingkungan 9 Kotabumi Udik, Lampung Utara.

Bangunan dan lembaga pendidikan yang menempati areal seluas 3.500 m2 ini sudah berdiri sejak tahun 1997 dan merupakan swadaya masyarakat setempat. Meskipun hanya didukung fasilitas dan bangunan yang terkesan serba kekurangan dan seadanya, namun Madrasah Diniyah yang dipimpin dan dikelola oleh Bapak Majen ini tercatat sudah 9 kali meluluskan siswa dan siswinya. Para siswa dan siswi itu kini tersebar di beberapa sekolah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Ironisnya, meskipun telah terdaftar di Kantor Departemen Agama Lampung Utara dan mampu mempertahankan eksistensi kegiatan belajar dan mengajar, namun Madrasah Diniyah atau TPA ini hingga kini belum pernah mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan dari pemerintah.

Madrasah Diniyah (TPA) Lingkungan 9 Kotabumi Udik Lampung Utara
Bangunan dan fasilitas belajar dan mengajar di lembaga pendidikan ini dalam keadaan yang memprihatinkan. Dinding dan lantai kelas umumnya sudah dalam keadaan rusak. Para pengajar yang memang tidak dibayar tetap ikhlas menjalankan tugasnya mendidik para siswa dan siswi yang juga tidak dipungut biaya alias gratis untuk belajar di tempat ini.

Sebagai pemimpin Madrasah Diniyah tersebut, bapak Majen sangat mengharapkan kepedulian dari pemerintah untuk dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan ini. Sangat disayangkan jika sekolah yang bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa, terutama dalam bidang pendidikan agama ini ternyata sama sekali tidak mendapatkan perhatian, dukungan, dan bantuan dari pihak yang berwenang.

Senin, 27 Mei 2013

STKIP Muhammadiyah Kotabumi Laksanakan Bakti Sosial Khitanan Massal Dan Donor Darah

Kotabumi Lampung Utara. Bekerjasama dengan pihak Puskesmas Kotabumi, STKIP Muhammadiyah telah menggelar bakti sosial berupa kegiatan khitanan massal dan donor darah. Kegiatan yang diprakarsai oleh Organisasi Muhammadiyah ini dilaksanakan pada Sabtu 25 Mei 2013 yang dimulai pada pukul 07.30 hingga selesai pada sore hari dan mengambil tempat di kampus STKIP Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara.
Khitanan Massal. Kotabumi Lampung Utara
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kotabumi Lampung Utara yang bekerjasama dengan pihak Puskesmas di Kotabumi telah melaksanakan Bakti Sosial dengan kegiatan khitanan massal dan donor darah. Kegiatan tersebut digelar di kampus STKIP Muhammadiyah Kotabumi pada Sabtu 25 Mei 2013 yang dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga sore hari.

Menurut Johan Supangkat, seorang dosen di STKIP Muhammadiyah Kotabumi yang juga menjabat sebagai koordinator penyelenggaraan bakti sosial tersebut, mengatakan bahwa kegiatan yang diprakarsai oleh Organisasi Muhammadiyah Kotabumi dibawah pimpinan Zainal Abidin ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dari kalangan menengah kebawah. Sesuai dengan tujuannya, kegiatan ini pun tak memiliki tendensi politis dan merupakan kegiatan sosial murni.

Untuk kegiatan khitanan massal, panitia telah menetapkan kuota 191 anak yang akan dikhitan secara gratis dengan prioritas utama anak-anak yang bermukin di kawasan Kotabumi Utara, Kotabumi Selatan, dan Kotabumi Kota. Namun dalam pelaksanaannya, sekitar 200 lebih anak yang dikhitan secara massal pada hari itu. Selain khitan gratis, anak-anak tersebut juga mendapatkan bingkisan berupa sarung, peci, dan uang saku.

Sementara untuk kegiatan donor darah, para penyumbang darah didominasi oleh para mahasiswa dan mahasiswi STKIP Muhammadiyah Kotabumi selain dari kalangan masyarakat umum.

Penyelenggaraan bakti sosial yang diprakarsai oleh Organisasi Muhammadiyah Kotabumi ini merupakaan pelaksanaan yang kedua kalinya, pelaksanaan pertama sudah dilakukan pada tahun 2012 lalu. Menurut rencana, diusahakan agar kegiatan bakti sosial ini bisa digelar secara periodik setiap tahun.

Minggu, 26 Mei 2013

Hasil UN 2013 SMA/SMK/MA Provinsi Lampung, Lampura Tak Masuk Juara Umum

Kotabumi Lampung Utara: Pada hasil pengumuman kelulusan Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA/SMK/MA di Provinsi Lampung, sekolah-sekolah di Lampung Utara belum mampu mencatatkan diri dalam 3 besar Juara Umum sebagai pemilik nilai tertinggi, baik pada jurusan IPA maupun IPS.
Lulus UN. Kotabumi Lampung Utara
48 siswa tidak lulus UN SMA Lampung

Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menyebutkan sebanyak 48 siswa SMA/SMK/MA di Provinsi Lampung tidak lulus Ujian Nasional (UN) tahun 2013. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Tauhidi, di Bandarlampung, Jumat, menyebutkan bahwa angka ketidaklulusan UN SMA/SMK/MA tahun 2013 di Lampung tertinggi pada Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial yakni sebanyak 45 orang yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di daerah ini. "Kelulusan UN tahun ini lebih banyak, dari 20.819 peserta UN Jurusan IPA, hanya tiga orang tidak lulus atau mencapai 0,14 persen," kata dia.

Tiga peserta tersebut, ujar Tauhidi, berasal dari Lampung Tengah dua siswa dan Lampung Utara satu siswa. Sedangkan untuk Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dari 31.128 peserta, sebanyak 34 peserta dari SMA/MA tidak lulus UN. "Rinciannya 21 siswa dari Tanggamus, enam siswa dari Lampung Selatan, empat siswa dari Metro dan tiga siswa dari Lampung Utara," katanya lagi.

Peserta UN di madrasah aliyah sebanyak 12 orang yang tidak lulus, yakni dari Bandarlampung lima siswa, Pesawaran tiga siswa, dan Metro dua siswa. "Sementara untuk SMK ada sembilan siswa tidak lulus," kata dia.

Juara umum UN 2013 dipegang oleh Kota Bandarlampung, untuk Jurusan IPA nilai mencapai 45,38, kemudian disusul Lampung Barat 44,36, dan Metro 43,84. "Jurusan IPS juara satunya Lampung Barat dengan nilai 43,71, kemudian Bandarlampung 42,90, dan Metro 41,81," katanya.

www.antaranews.com

Sabtu, 25 Mei 2013

191 Personil Polisi Amankan Pengumuman Kelulusan UN Tingkat SMA

Kotabumi Lampung Utara: Sebanyak 191 personil polisi dari Polres Lampung Utara dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pengumuman kelulusan Ujian Nasional tingkat SMA di kabupaten tersebut. Tindakan prefentif ini dilakukan untuk meminamilisir aksi yang tidak diinginkan dari para siswa-siswi peserta UN tingkat SMA atas hasil pengumuman pada Jumat 24 Mei 2013.
Pengumuman Kelulusan Ujian Nasional. Kotabumi Lampung Utara
Polisi Wanti-wanti Pelajar Tidak Membuat Kerusuhan

Sebanyak 191 personel polisi disiagakan Polres Lampung Utara saat pengumuman kelulusan UN tingkat SMA sederajat, Jumat (24/5/2013). Kabag Ops Polres Lampura, Kompol M. Syahirul A Rambe menegaskan, Polres Lampura mengeluarkan surat izin perintah nomor: Renpam/10/V/2013, tanggal 24 Mei 2013 tentang pengamanan, pengumuman hasil UN, tingkat SMA/SMK/MA di wilayah Lampura. "Dengan keluarnya surat peritah tersebut, pengamanan, yang kami jalankan sesuai dengan perosedur. Apabila terdapat kerusuhan, pihak kami bisa mengambil tidakan sesuai dengan perintah," jelas A. Rambe Jumat (24/5/2013).

Menurut Kabag Ops, selain anggota Polres Lampung Utara, angota polsek kecamatan juga ikut serta dalam pengamanan penguman hasil UN. Dijelaskannya, dalam pengamanan tersebut pihaknya stand by (siap siaga) sejak pagi sampai usai pengumuman. Polisi juga mengantarkan siswa/i agar tidak konvoi motor di jalan raya. "Pengamanan yang kami lakukan tidak hanya didalam lingkungan sekolah, namun kami juga mengawal para siswa/i saat di jalan agar tidak melakukan hal yang dapat merugikan pihak lain," paparnya.

Kabag ops juga menghimbau para pelajar agar apa pun hasil Ujian Nasional harus diterima dengan baik.

A Rambe juga meminta bagi siswa/i yang lulus agar tidak mencoret-coret pakaian, berkonvoi di jalan. Sementara siswa/i yang belum lulus agar tidak berkecil hati, dan frustrasi. "Saya harap siswa yang lulus tidak mencoret seragamnya, lebih baik menyumbangkannya kepada yang membutuhkan sebagai rasa bersyukur atas perestasi yang mereka dapat," pungkasnya.

lampung.tribunnews.com

Skandal Beras Rusak Kejutkan Pemkab Dan Legislatif

Kotabumi Lampung Utara: Pemerintah Kabupaten dan Komisi B DPRD Lampung Utara terkejutnya dengan informasi adanya distribusi beras untuk masyarakat riskin yang sudah tidak layak dikonsumsi alias beras rusak. Munculnya informasi ini membuat Pemkab dan DPRD di Lampura berencana untuk memanggil Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre II Lampura untuk mendapatkan penjelasan langsung tentang hal ini.
Kotabumi Lampung Utara
Pemkab-DPRD Panggil Bulog

Skandal beras rusak mengejutkan Pemkab dan Komisi B DPRD Lampung Utara. Karenanya, dua instansi tersebut berencana memanggil Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre II Lampura. Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Azwar Yazid, M.M. menyebut, skandal beras rusak itu merugikan citra pemkab. "Terkesan membiarkan pendistribusian raskin (beras untuk masyarakat miskin, Red) tak laik konsumsi tersebut. Jadi segera kita panggil pihak Bulog untuk menjelaskannya," tegas Azwar kemarin.

Kalau perlu, ia menambahkan, dirinya bersama tim raskin dan pihak terkait turun ke gudang Bulog di Desa Mulangmaya, Kecamatan Kotabumi Selatan. Hal ini untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendistribusian dan melakukan peninjauan ke titik-titik lokasi tempat penyebarannya. "Kita akan tinjau langsung ke titik lokasi tempat penyebaran raskin itu," tambah Azwar.

Sementara, Ketua Komisi B DPRD Lampung Utara Herwan Mega, S.E. saat dihubungi via ponsel mengatakan, pihaknya segera memanggil Bulog Subdivre II Lampura. "Ya (masalah, Red) itu akan kita bahas di tingkat komisi. Dan secepatnya ditindaklanjuti," singkatnya.

Sayang, Bulog terkesan meremehkan persoalan tersebut. Kasi Monitoring dan Evaluasi Raskin Idris, S.E. mengatakan, sesuai petunjuk umum raskin dari Bulog Pusat, jika tidak sesuai standar, bisa dikembalikan. "Bisa dipulangkan kok. Namun, ini kan sudah tersebar di masyarakat. Jadi akan kita cari keberadaannya. Kalau sudah abis, berarti laik konsumsi. Buktinya habis," katanya setengah bergurau.

Selain itu, untuk monitoring pelaksanaan pendistribusian raskin hingga titik akhir yakni di balai desa ada berita acara yang harus ditandatangani petugas distribusi desa dari pihak Bulog. "Salah satunya pointer-nya berisikan hasil pemeriksaan kualitas beras yang didistribusikan, laik atau tidak," jelas Idris.

Untuk itu pihaknya segera turun lapangan untuk meng-cross check adanya dugaan beredar raskin asal Jatim yang tak laik konsumsi. "Ya Kamis lah kita akan koordinasikan dan turun lapangan," pungkasnya.

www.radarlampung.co.id

Jumat, 24 Mei 2013

Musim Kemarau Di Lampura Diperkirakan Masuk Pada Pertengahan Juni 2013

Kotabumi Lampung Utara: Musim kemarau di Lampung Utara diperkirakan akan dimulai pada pertengahan bulan Juni 2013. Menjelang pergantian musim yang dikenal sebagai musim pancaroba ini masyarakat di Lampung Utara diingatkan untuk mewaspadai terjadinya angin kencang dan angin putting beliung. Selain fenomena alam yang bisa menimbulkan bencana tersebut, masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai beberapa jenis penyakit yang sering muncul pada saat musim pancaroba, misalnya penyakit diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafassan Akut).
Kotabumi Lampung Utara
Musim Pancaroba, Waspada Angin Kencang

Lampung Utara diperkirakan masuk musim kemarau pada pertengahan Juni 2013. Perkiraan itu disampaikan Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Radin Inten II Provinsi Lampung. Saat ini, kondisi cuaca masih masa peralihan alias pancaroba. "Curah hujan bulan ini diprakirakan berkisar 151–200 milimeter. Atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 200–300 milimeter," ujar Sawardi, Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, kemarin (21/5/2013).

Menurutnya, pada pancaroba ini warga perlu mewaspadai terjadinya angin kencang hingga puting beliung. Tak hanya itu. Hujan lebat secara tiba-tiba yang sebarannya tidak merata atau biasa disebut hujan lokal juga kerap terjadi.

Diketahui, sedikitnya 20 rumah di tiga RT (rukun tetangga), Lingkungan (LK) V, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, rusak akibat diterpa angin kencang disertai hujan deras pukul 17.30 WIB Sabtu (18/5). "Dengan kewaspadaan yang tinggi pada pancaroba tersebut, diharapkan bisa dihindari adanya korban bencana alam terutama puting beliung," ungkapnya.

Tanda-tanda angin kencang bisa dilihat dari keadaan cuaca panas di pagi, siang, serta menjelang sore hari. Lalu ada gumpalan awan berwarna hitam. Sawardi juga mengingatkan warga tetap mewaspadai sejumlah penyakit yang kerap muncul saat pancaroba. Seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

www.radarlampung.co.id

Selasa, 21 Mei 2013

Pelaku Kejahatan Begal Bacok Kepala Dan Lengan Korban

Kotabumi Lampung Utara: Aksi kejahatan pembegalan sepeda motor terjadi lagi di Lampung Utara. Kali ini korbannya adalah warga Lampung Selatan, Firdaus yang berdomisili di Desa Rerangai Utara, Kecamatan Katibung. Selain terpaksa kehilangan sepeda motor bebek Honda Supra X 125 BE 7122 DX miliknya, korban juga menderita luka pada bagian kepala dan lengan kiri akibat sabetan senjata golok dari pelaku begal.
Korban Pembegalan. Kotabumi Lampung Utara
Firdaus: Saya Dibacok di Kepala dan Lengan Kiri

Setelah beberapa waktu tak terdengar, aksi pembegalan sepeda motor terjadi lagi di Lampung Utara. Adapun korbannya, Firdaus (28), warga Rerangai Utara Desa Rerangai Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (19/5) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut korban, saat itu dirinya dari Liwa, Lampung Barat, dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BE 7122 DX. Setibanya di jalan raya Dusun Talang Palembangan Desa Bumi Nabung, Abung Barat, Lampung Utara, kendaraannya diikuti dua pelaku yang mengendarai motor Yamaha RX King. "Mereka langsung pepet motor saya dan mencabut kontak motor," ujarnya ketika di temui di RSU Ryacudu, Kotabumi, Minggu (19/5/2013) malam.

Saat itu, pelaku kabur kearah Abung Barat, dan membawa kabur motor korban. Akibat kejadian tersebut, korban Firdaus mengalami luka robek di kepala dan di lengan kiri. "Saya terkena sabetan golok dari salah satu pelaku," jelas Firdaus.

Akibatnya, dari luka sabetan mengucur darah segar, sehingga korban harus di larikan ke RSU Ryacudu. "Saya ditolong warga sekitar, kemudian dibawa ke RSU setempat untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Mat Kuan, warga Talang Palembang menjelaskan, ia menolong korban setelah tergeletak di jalan, akibat luka bacok di kepala. "Saya langsung bawa dia ke RSU Ryacudu," ujarnya.

lampung.tribunnews.com

Abon Ikan Lele, Produk Sehat Dengan Profit Yang Menjanjikan

Kotabumi Lampung Utara: Menggunakan daging ikan lele sebagai bahan pembuat abon, mengapa tidak? Selain harganya yang murah, ikan lele mudah didapat sepanjang tahun. Kandungan proteinnya yang tinggi, menyebabkan abon dari daging ikan lele menjadi santapan sehat yang patut dikonsumsi secara rutin. Dalam arti, membuat dan menjual abon daging ikan lele bisa jadi bisnis yang cukup menjajikan.
Abon Ikan Lele. Kotabumi Lampung Utara
Abon Lele Enak & Tambah Kecerdasan si Kecil

Abon kebanyakan terbuat dari daging sapi yang dihaluskan. Tahukah Anda, ikan lele ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk dibuat abon? Seorang ibu di Banjarnegara, Jawa Tengah, membuat olahan abon lele. Olahan abon lelenya cukup diminati karena gurih dan manfaatnya yang bagus untuk kecerdasan otak buah hati.

Ikan lele atau clarias batrachurs tak jarang ditemui di perairan Indonesia. Ikan yang biasa hidup di air tawar ini dikenal sebagai sumber protein yang tinggi. Sebuah industri rumah tangga di Banjarnegara, Jawa Tengah, mengolah ikan lele jenis dumbo menjadi abon. Usaha pembuatan abon lele ini dirintis oleh Sumartin, warga Desa Blambangan, Banjarnegara.

Sebelum dibuat abon, lele terlebih dahulu direbus selama 1 jam. Setelah empuk, daging ikan lele selanjutnya dihaluskan dengan dipipih menggunakan sendok. Agar terasa gurih dan nikmat, daging dicampur dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang, serai, merica, dan ketumbar. Ikan lele yang telah dihaluskan selanjutnya digoreng dalam wajan hingga berubah kecoklatan. Abonpun telah jadi dan siap untuk dinikmati. "Ide awalnya, ya lele kan harganya murah, makanya saya oleh untuk menjadi makanan yang harganya lebih bernilai. Ternyata banyak sekali permintaan pasar, bahkan sampai kewalahan," kata Sumartin, pembuat abon lele.

Dalam sehari sumartin mampu memproduksi hingga 25 kilogram abon lele. Abon lele ini dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Omset penjualan sumartin telah mencapai Rp 5 juta per bulan. Bagi Anda yang bingung menentukan makanan yang enak sekaligus bermanfaat untuk kesehatan di akhir pekan ini, tak ada salahnya jajal membuat abon lele di rumah.

www.okefood.com

Senin, 20 Mei 2013

5 Karakter Pendukung Sukses

Kotabumi Lampung Utara. Kesuksesan selalu menjadi dambaan setiap orang. Tapi kenyataannya untuk bisa meraih kesuksesan atau keberhasilan tidak semudah saat kita mengucapkannya atau membayangkannya. Perlu persiapan dan perjuangan keras untuk mendapatkan kesuksesan ini. Sebuah artiket menarik yang berbicara tentang lima karakter yang sangat dibutuhkan dalam meraih sukses dibawah ini diambil dari situs Bisnis Indonesia.
Sukses. Kotabumi Lampung Utara
Apakah trait itu? Dalam bahasa psikologi, trait menggambarkan suatu sifat atau kecenderungan yang agak permanen yang lebih sulit diubah. Dalam bahasa awamnya, kita sering kali menggunakan istilah karakter. Biasanya, lawan dari istilah trait ini adalah 'state'. 'State' menggambarkan suatu kondisi yang lebih temporer atau sementara. Jadi, kembali ke topik pembahasan kita kali ini. Mari kita bicara soal karakter-karakter penting kesuksesan yang perlu dimiliki oleh seseorang untuk sukses atau berhasil.

Kali ini, sebagai model untuk pembahasannya, kita akan menggunakan tokoh terkemuka pada tahun 2010 lalu yang sempat dijuluki juga sebagai manusia terkaya di dunia, yakni Carlos Slim Helu dari Meksiko. Pada waktu itu, nilai kekayaannya bersihnya diperkirakan sekitar US$53,5 miliar dan 'sedikit' mengalahkan posisi Bill Gates yang hanya sekitar US$ 53 miliar. Dengan kekayaan ini, maka untuk pertama kalinya daftar urutan orang terkaya di dunia diduduki oleh orang dari negara yang termasuk kategori negara berkembang. Bagaimana pelajaran tentang sukses yang bisa dipelajari dari tokoh terkaya di dunia ini?

Bayangkan, dengan latar belakang dari keluarga yang berasal dari Lebanon, sebagai anak terkecil, Carlos sudah harus membantu ayahnya dengan tokonya. Tentu saja, dengan latar belakang keluarga dari Lebanon yang berbeda sekali dengan kondisi di Meksiko, kemampuan bergaul dan beradaptasi adalah kunci terpenting. Di sinilah seorang Carlos belajar untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Kualitas lain yang diperlihatkan oleh Carlos adalah kualitas untuk berjuang dengan gigih. Bahkan, sejak usia 10 tahun, ia telah mulai membantu keluarganya berjualan minuman dan makanan ringan. Kegigihan dan disiplin ini pun masih terus dipraktikkannya hingga ia dewasa. Bahkan, banyak keberhasilannya diperoleh dengan cara membeli saham-saham murah ketika terjadi krisis dan ia terus berjuang gigih sementara yang lain, mungkin melihat tidak ada lagi harapan. Sebagai contohnya, adalah tatkala ia membeli saham Telmex, salah satu jasa operasi telekomunikasi di negera tersebut.

Yang menarik, saat terjadi krisis di Meksiko pada 1987, ketika semua orang menjadi panik, ia justru membeli saham-saham murah dan menjualnya dengan keuntungan berlipat ketika bursa mulai membaik. Sikap optimistisnya ia ungkapkan ketika bicara soal krisis, "Anda tahu? Krisis selalu sementara saja. Tidak ada kesulitan yang berlangsung selama 100 tahun, selalu ada pemulihan".

5 Trait penting!

Dari kisah orang terkaya di dunia ini, kita bisa belajar mengenai beberapa point penting yang seperti dikatakan oleh seorang penulis majalah 'Money', Murad Ali. Bahkan menurut Murad Ali, trait-trait ini bukan saja hanya dalam hal pengelolaan uang, melainkan juga berlaku di dalam pengelolaan hubungan antarmanusia. Apakah kelima trait penting tersebut?

Pertama, adalah emotional intelligence atau kecerdasan emosional. Telah banyak dikisahkan bagaimana orang menjadi gagal dalam karier dan hubungan keluarga gara-gara kecerdasan yang satu ini tidak terasah.

Salah satu ciri utama dalam kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk beradaptasi dan menyesuaikan dengan lingkungan di mana pun kita berada. Mereka-mereka yang kecerdasan emosionalnya kurang, cenderung akan kaku, sering memaksakan kehendak dan sering kali mengalami 'konfik' dengan lingkungannya sehingga tidak bisa diterima.

Dalam kasus Carlos, ia cukup sadar diri dan peka lingkungan bahwa di sekitar kehidupannya adalah masyarakat Meksiko yang kebanyakan berada di bawah garis kemiskinan. Ia sendiri cukup'cerdik' untuk tidak hidup jor-joran ataupun pamer kekayaan. Ia bahkan hidup dengan sangat sederhana, mengendarai mobil Mercedez kunonya serta tinggal di rumah yang sudah ia tinggali sejak 40 tahun. Ia pun cukup bisa bergaul dengan lingkungan masyarakat sekitarnya, sehingga masyarakat sekitarnya juga membela dan mencintainya. Di sisi lain, kemampuan pergaulannya juga luar biasa, bahkan Presiden Carlos Salinas-pun menjadi temannya.

Kedua, adalah kegigihan serta keyakinan diri. Masih ingat dengan kisah kesuksesan salah tokoh penemu terbesar pada abad ke-20, Thomas Alva Edison? Ia mengalami kegagalan dan kehancuran lebih banyak daripada kesuksesannya. Namun, salah satu kualitas yang ia tunjukkan adalah kegigihannya serta kemauannya untuk bangkit kembali. Dari kisah orang-orang yang sukses, termasuk kisah Carlos yang kaya raya, tidaklah selalu penuh dengan keberhasilan. Namun, ada satu komentar yang perlu kita selalu ingat yakni, "Banyak orang mengalami kegagalan karena mereka menyerah terlalu cepat!"

Ketiga, trait kreativitas. Kreativitas adalah kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang baru dan menarik. Kreativitas juga berarti tidak macet di satu titik tertentu. Kebanyakan orang cenderung ketika sukses, ia terjenak di dalam zona nyamannya dan tidak lagi berusaha untuk meningkatkan dirinya. Banyak yang ketika sukses terjerembab dalam sindrom kesuksesan dengan merasa bahwa, "Aku sudah menjadi yang terbaik". Namun, belajar dari kisah para orang sukses adalah prinsip tidak mudah berpuas diri dan terus bergerak. Mereka tahu bahwa, saat ini mereka bisa saja yang terbaik, tetapi besok bisa jadi ada orang lain yang akan mengalahkan mereka. Karena itulah, mereka tidak berhenti bergerak dan berinovasi.

Keempat, adalah kemampuan untuk mengelola rasa takut. Dalam hal berinvestasi, rasa takut adalah sesuatu yang mesti dikelola. Sering kali kita mengenal istilah 'calculated risk' atau risiko yang diperhitungkan. Namun, untuk bisa mengambil calculated risk ini, kadang-kadang ada perasaan takut yang harus diatasi. Seperti dikatakan oleh pepatah, orang yang paling berani bukanlah orang yang tidak punya rasa takut tetapi orang yang mengelola ketakutannya. Hal ini bisa kita pelajari dari Carlos Slim, saat krisis terjadi di Meksiko. Sementara rata-rata orang takut untuk berinvestasi. Justru momen seperti itulah yang ia pergunakan sebagai kesempatan untuk berinvestasi.

Kelima, adalah semangat terus bertanya dan menggali. Masih ingatkah tatkala Einstein ditanya apakah kunci rahasia ia menemuka teori relativitas. Menurutnya sederhana, "Kuncinya, saya masih terheran-heran dan mempelajari soal cahaya, sementara orang dewasa lainnya sudah berhenti bertanya". Demikian pula, pada orang-orang sukses ditemukan semangat selalu menggali dan bertanya. Mereka bertanya "Mengapa sesuatu terjadi?" dan melakukan sesuatu untuk meningkatkan dirinya. Pada diri Carlos, satu kualitas luar biasanya adalah kemampuan untuk bertanya bagaimana orang lain bisa menjadi berhasil dan ia bertanya apa yang bisa ia lakukan dalam kemampuannya. Itulah yang membuatnya sukses! Sekarang, mari kita tanamkan trait-trait ini ke dalam diri kita serta mengasahnya.

web.bisnis.com

Minggu, 19 Mei 2013

63 Pondok Pesantren Di Lampura Mendapat Bantuan Rp 1 Miliar

Kotabumi Lampung Utara: Pemkab Lampung Utara menyiapkan dana Rp 1 miliar lebih untuk 63 pondok pesantren yang berada di kawasan kabupaten ini. Nilai bantuan yang diterima oleh ponpes bervariasi jumlahnya sesuai dengan permohonan jumlah bantuan yang sudah diajukan oleh masing-masing pondok pesantre. Besaran nilai jumlah bantuan berkisar antara Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per pondok pesantren.
Pondok Pesantren. Kotabumi Lampung Utara
Rp 1 Miliar untuk 63 Ponpes di Lampura

Sebanyak 63 pondok pesantren di Kabupaten Lampung Utara pada tahun ini bakal mendapatkan bantuan dari pemkab. Nilai bantuan disesuaikan dengan pengajuan masing-masing ponpes.

Kabag Sosial Pemkab Lampura Desmi Anwar, Minggu (19/5/2013), mengatakan untuk anggaran yang dikucurkan, jumlahnya di atas lebih Rp 1 miliar.

Ditambahkannya, jika bantuan yang disalurkan ke ponpes ini jumlahnya variatif dengan jumlah Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per ponpes.

Desmi menjelaskan, pendistribusian bantuan secara langsung dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Utara masuk ke rekening masing-masing ponpes. Bantuan tersebut termasuk dalam bantuan sosial yang peruntukannya bagi ponpes.

lampung.tribunnews.com

Sabtu, 18 Mei 2013

Mempersiapkan Diri Menjalani Masa Pensiun

Kotabumi Lampung Utara. Setelah memasuki masa pensiun, orang harus bisa mengelola dana pensiunnya dengan baik. Ini penting agar penerima manfaat pensiunnya bisa mendapatkan kesejahteraan dengan baik pada masa tuanya. Artikel berikut ini ditulis oleh seorang pakar perencanaan keuangan dan membahas tentang pentingnya peranan seorang karyawan dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi masa pensiun. Mulai menyediakan dan mengelola dana untuk berinvestasi dengan metoda tepat pada saat masih menjadi karyawan adalah satu hal yang sangat disarankan sebelum si karyawan memasuki masa pensiun.
Pensiunan. Kotabumi Lampung Utara
Oleh : Taufik Gumulya (Perencana Keuangan dan CEO pada TGRM Financial Planning Services)

Saya ingin sedikit berbagi pengalaman dimana saya pernah diminta oleh sebuah perusahaan asing tbk (terbuka) untuk menganalisa kinerja pertumbuhan dana pensiun tersebut. Betapa terkejutnya saya bahwa sebuah perusahaan asing yang sudah 'go public' pun masih sangat jauh dari harapan memenuhi kesejahteraan pegawainya jika mereka karyawannya pensiun kelak.

Kesalahan demi kesalahan sering terjadi dalam hal mempersiapkan dana pensiun, kami menyebutnya dengan kesalahan majemuk atau dikenal dengan istilah compounding error. Fatalnya compounding error tersebut dilakukan oleh banyak perusahaan (dana pensiun) dan juga oleh para karyawan. Memang umumnya kesalahan ini dilakukan tanpa sadar karena mereka tidak mengetahui bagaimana caranya agar pada saat karyawan memasuki masa pensiun, karyawan tetap memiliki potensi yang besar untuk menikmati hidup di dalam zona yang nyaman.

Lalu bagaimana caranya agar kesalahan tersebut dapat ditekan semaksimal mungkin? Jawabannya adalah ke 2 (dua) pihak yang harus memperhatikan agar dana pensiun dapat menjaga kesejahteraan karyawan saat memasuki masa pensiun yaitu pihak pertama adalah karyawan itu sendiri (secara individu) dan pihak kedua adalah perusahaan atau badan yang mempekerjakan dan atau mengelola pertumbuhan aset dana pensiun dari karyawan tersebut. Kombinasi antara kedua pihak ini menjadi penting karena sebagai seorang karyawan alangkah baiknya jika ikut melakukan investasi tambahan secara mandiri demi kesejahteraannya dan keluarga ketika kelak memasuki masa pensiun.

Pembaca yang bijak, sebelum penulis memberikan ulasan dari sudut pandang kedua belah pihak yang terlibat dalam pengembangan dana pensiun, ada baiknya kita memperhitungkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan karyawan tentunya dilihat dari faktor finansial, yakni:

1. Faktor inflasi negara saat sebelum dan setelah memasuki masa pensiun, untuk memperkirakan perhitungan inflasi tersebut maka gunakanlah data historis inflasi dari BPS (Biro Pusat Statistik). Faktor ini merupakan faktor yang sangat dominan dalam hal menggerus tingkat kesejahteraan. Ada baiknya kita memahami angka inflasi bulanan yang dipaparkan oleh BPS.

Sebagai contoh inflasi Indonesia di bulan Juli, Agustus, September tahun 2009 masing-masing adalah sebesar 0,45%; 0,56% dan 1,05% maka inflasi Indonesia secara komulatif adalah tidak serta merta menjumlahkan angka tersebut melainkan menggunakan rumus penjumlahan geometris, untuk contoh diatas rumusnya menjadi: (1+0,45%)*(1+0,56%)*(1+1,05%) – 1 jadi, inflasi komulatif Indonesia 3 bulan berjalan di tahun 2009 adalah sebesar 2,07%. Ini berarti bahwa jika anda memiliki uang diawal bulan Juli 2009 sebesar Rp 1.000.000,-, maka nilai absolut uang tersebut diakhir bulan September 2009 menjadi Rp 979.300,- atau berkurang sebanyak 2,07%.

2. Faktor tingkat pengembalian (return) sebelum dan juga setelah memasuki masa pensiun yakni tingkat pengembalian minimal yang diharapkan (sering disebut dengan istilah bunga).

3. Faktor akumulasi pertumbuhan investasi (return) versus inflasi (pada masa sebelum pensiun), dalam hal ini harus positf jadi mutlak dicari instrumen yang sesuai sehingga dapat 'mengalahkan' inflasi. Perlu diketahui banyak dana pensiun yang tidak memperhitungkan kondisi ini, mereka hanya melihat tingkat pengembalian tanpa melakukan analisa terhadap kondisi inflasi berjalan. Sehingga akumulasi pertumbuhan dana saat memasuki masa pensiun menjadi negatif.

Demikian 3 (tiga) faktor finansial yang harus diperhitungkan dan dimonitoring dalam melakukan investasi dana pensiun. Tahapan berikut adalah ditujukan kepada pihak individu (diri sendiri) yang akan menjalani pensiun kelak.

Dalam hal melakukan implementasi investasi dana pensiun secara mandiri maka beberapa langkah berikut menjadi sangat penting yaitu:

1. Estimasi jumlah dana: untuk memenuhi kebutuhan bulanan anda saat memasuki pensiun, cara sederhana dalam melakukan estimasi tersebut adalah dengan membayangkan kondisi nilai uang saat ini (present value), ya bayangkan jika anda pensiun saat ini, bukan besok, bukan lusa atau bukan 30 tahun lagi tetapi sekarang!, apa yang akan anda lakukan jika saat ini anda pensiun?, mungkin jawabnya adalah saya ingin berlibur dan mempersiapkan dana untuk kesehatan saya. Marilah kita bahas:

Berapa besar dana diperlukan untuk berlibur dan keperluan lainnya?, katakanlah anda cukup nyaman dengan tersedia dana (saat ini) untuk berlibur dan kebutuhan lain sebesar Rp 4.000.000,- (empat juta rupiah) serta dana siaga atau stand by untuk kesehatan sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) jadi total dana harus tersedia adalah Rp 6.000.000,- (enam juta rupiah) setiap bulannya. Namun tahukah anda 30 tahun yang akan datang (misalkan pada saat anda pensiun), dengan memperhitungkan faktor inflasi sebesar 8% maka dana Rp 6 juta akan setara dengan nilai (pembulatan keatas) Rp 60.400.000,- (enam puluh juta empat ratus ribu rupiah). Jadi dana yang dibutuhkan saat pensiun (future value) adalah sebesar Rp 60,4 jutaan bandingkan dengan besar dana saat ini Rp 6 juta perbulan.

2. Lama dana tersedia sejak mulai pensiun (dalam tahun): dalam contoh diatas kita berusaha agar minimal sejak mulai pensiun hingga 20 tahun kemudian dana sebesar Rp 60,4 juta perbulan tersedia. Jadi jika pensiun diusia 55 tahun maka hingga setidaknya di usia 74 tahun dana tersebut harus tersedia, tentu idealnya dana yang tersedia harus memperhitungkan proyeksi nilai inflasi saat mulai memasuki masa pensiun. Contoh sederhana kasus diatas adalah sebagai berikut:

Dana yang dibutuhkan setiap bulannya adalah Rp 60,4 juta maka dalam setahun (Rp 60,4 juta X 12) jadi dana yang dibutuhkan di tahun I (tahun pertama) saat memasuki masa pensiun adalah sebesar Rp 724,8 juta dan anggaplah inflasi yang akan terjadi pada periode masa pensiun adalah sebesar 5% setiap tahunnya, maka dana yang harus tersedia di tahun ke II (kedua) adalah sebesar Rp 724,8 juta X (1+5%) atau sebesar Rp 761,04 juta serta di tahun ke III (ketiga) sebesar Rp 799,09 juta dan seterusnya hingga tahun ke 20.

3. Investasi yang dilakukan setiap bulan: sebaiknya investasi yang dilakukan harus sedini mungkin sehingga akan menjadi lebih kecil.

Contoh kasus diatas, investasi yang dilakukan agar dana sebesar Rp 60,4 juta dapat dibayarkan sebagai uang pensiun setiap bulan, serta uang pensiun tersebut meningkat sebesar 5% setiap tahunnya. Maka dana yang harus disisihkan dari gaji saat ini adalah sebesar (pembulatan) Rp 680.500,- setiap bulan selama 30 tahun. Tetapi jika terlambat memulai (misal baru memulai di usia 40 tahun) maka dana yang harus disiapkan adalah sebesar Rp 4.420.000,- setiap bulannya selama 15 tahun, investasi ini dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan yang setara dengan (nilai saat ini) Rp 6 juta setiap bulannya.

Investasi yang dilakukan setiap bulan sebenarnya dapat dilakukan dengan berbagai cara, yakni dengan meningkat (increment) atau dengan jumlah yang tetap (constant) maupun jumlah yang menurun (decrement) setiap tahunnya. Pada contoh diatas untuk investasi selama 30 tahun dengan meningkat (increment) sebesar 10% setiap tahun, secara tetap (constant) dan menurun (decrement) sebesar 10% setiap tahun maka investasi di tahun I (pertama) adalah berturut-turut sebesar Rp 387.000,- (meningkat 10% setiap tahun); Rp 680.400, - (tetap) dan Rp 988.000,- (menurun 10% setiap tahun).

4. Instrumen investasi yang tepat: untuk memenuhi jumlah angka tersebut sesuai dengan poin 2 diatas serta untuk memenuhi tersedianya dana selama 20 tahun sejak masuk di dalam masa pensiun. Investasi yang dilakukan pada dana pensiun sesungguhnya dibagi menjadi 2 bagian yaitu:

Bagian pertama adalah investasi yang dilakukan pada saat seorang karyawan belum memasuki masa pensiun hingga sesaat sebelum pensiun itu tiba. Artinya investasi dapat dilakukan sedini mungkin, semakin awal semakin baik (contoh kasus pada poin 3 menjelaskan hal ini). Tujuan investasi pada bagian ini agar dana pensiun terakumulasi dengan jumlah minimal dapat memberi kesejahteraan kepada pemiliknya ketika memasuki masa pensiun hingga selama waktu yang di inginkan (20 tahun misalnya).

Instrumen investasi yang dapat dipergunakan adalah harus sesuai dengan waktu tersedia:
Diatas 5 tahun dapat menggunakan Reksa Dana Saham (RDS);
Antara 3 – 5 tahun Reksa Dana Campuran (RDC)dengan sedikit pada RDS;
Antara 1-3 tahun Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dengan sedikit pada RDC
Dibawah 1 tahun mutlak di simpan pada Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) atau pada deposito.

Bagian kedua adalah investasi yang dilakukan saat seseorang mulai memasuki masa pensiun hingga mencukupi selama waktu yang di inginkan (20 tahun misalnya). Investasi ini lebih bersifat untuk menyimpan dana pensiun dan mendistrbusikan dana tersebut setiap bulan kepada individu hingga waktu yang diinginkan (misalkan selama 20 tahun atau 240 bulan).

Instrumen investasi yang digunakan adalah deposito dengan akumulasi bunga yang ditambahkan dalam nilai pokok deposito, jumlah deposito ini akan terus berkurang karena setiap bulan sebagian dana kebutuhan bulanan akan ditarik untuk digunakan oleh individu tersebut hingga kurun waktu tertentu (dalam contoh hingga selama 20 tahun).

Saran kami bagi mereka yang telah memasuki masa pensiun (para pensiunan) adalah untuk menghindari investasi yang memiliki resiko tinggi meskipun ada peluang mendapatkan keuntungan yang tinggi, misalnya melakukan investasi pada saham, opsi (option) dan invetasi pada kontrak derivative lainnya seperti valas (valuta asing), perdagangan berjangka (future trading) dan lain-lain.

Mengapa demikian?, karena pada periode ini seorang pensiunan sudah tidak tepat lagi untuk mengalami pasang surut kekayaan yang begitu cepat, kondisi ini sangat berpotensi mengurangi kekayaan dari pesiunan tersebut. Para pensiunan hindarilah rayuan, iklan yang sangat menarik dari mereka yang mengatakan bahwa investasi disaham sangat baik bagi para pensiunan, menjadi kaya melalui opsi, dll.

Yang pasti investasi di saham dan derivative (option)sangat beresiko, investasi ini hanya cocok dilakukan dengan rentang waktu investasi yang panjang (diatas 5 tahun) dan tentunya baru dapat dilakukan jika kebutuhan dasar bulanan sudah terpenuhi. Jadi jika anda memiliki dana lebih untuk jangka panjang, namun jika tidak mohon dihindari.

detikfinance.com

Jumat, 17 Mei 2013

Pasokan LPG 3 Kg Dari Pertamina Berkurang

Kotabumi Lampung Utara: Pasokan LPG dengan ukuran tabung 3 kg dari Pertamina untuk Lampura berkurang. Pemilik pangkalan LPG di kawasan Rejosari, Kotabumi Selatan, Lampura, mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya menerima 560 tabung LPG 3 kg per hari dari Pertamina, namun kini hanya 425 tabung per hari.
LPG. Kotabumi Lampung Utara
Distribusi LPG 3 Kg di Lampura Normal

Pemilik pangkalan LPG di Kotabumi, Lampung Utara, mengatakan bahwa pasokan LPG 3 kilogram lancar. "Setiap hari kami menerima distribusi dari PT Blora Mustika, Bandar Lampung," jelas Robbil, pemilik pangkalan LPG di wilayah Rejosari, Kotabumi Selatan, Lampura, Kamis (16/5/2013).

Ia mengakui adanya pengurangan jumlah LPG dari Pertamina hingga 100 tabung. "Kami biasanya menerima distribusi 560 LPG per hari, namun sejak bulan awal Mei kami menerima 425 LPG," jelasnya.

Pengurangan tersebut, jelasnya, tidak mempengaruhi penjualan, serta permintaan dari pengecer ataupun konsumen LPG.

lampung.tribunnews.com

Kamis, 16 Mei 2013

2 Kecamatan Di Lampura Menjadi Lokasi Pelaksanaan TMMD

Kotabumi Lampung Utara: Pelaksanaan TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) yang ke-90 di Kabupaten Lampung Utara pada tahun ini diadakan di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Bukit Kemuning dan Kecamatan Muara Sungkai Lampura. Pelaksanaan pengabdian Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ini dibuka oleh Komandan Pangkalan TNI-AL Lampung, Kolonel Laut (e) Ir Fery Sidjada. Pada acara pembukaan, dihadiri juga oleh Bupati Lampura serta jajaran pejabat Pemkab setempat.
TMMD. Kotabumi Lampung Utara
TMMD Lampura Berlangsung di Dua Kecamatan

Sebagai wujud pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara (Lampura), menggelar Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke-90, Selasa (14/5).

TMMD diadakan di empat desa, antara lain Desa Tanjung Baru dan Desa Tanjung Baru Timur di Kecamatan Bukit Kemuning, Desa Karang Rejo, Kecamatan Muara Sungkai Lampura.

Pembukaan TMMD berlangsung di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit kemuning tersebut, dan dibuka langsung Danlanal Lampung, Kolonel Laut (e) Ir Fery Sidjada serta dihadiri Bupati serta jajaran Pemkab Lampung Utara. "TMMD ini merupakan sarana mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, juga diharapkan dapat membantu mewadahi dan mewujudkan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan," kata Danlanal.

Dijelaskannya, program TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, Pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat. "Bagi para prajurit yang ditugaskan dalam kegiatan ini, merupakan suatu kehormatan. Oleh karena itu, laksanakan secara baik serta junjung tinggi nilai solidaritas," ungkapnya.

lampung.tribunnews.com

Waduh.., Jumlah Warga Miskin Di Lampura Bertambah

Kotabumi Lampung Utara: Jumlah RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin) di Kabupaten Lampung Utara mengalami peningkatan. Sebelumnya jumlah warga miskin di kabupaten ini adalah 15.994 KK, dan setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah warga miskin di Lampura bertambah menjadi 16.213 KK. Menanggapi data tersebut, Operator PKH Lampura mengatakan bahwa pada pendataan sebelumnya beberapa warga tidak berada di tempat. Ketika dilakukan pendataan ulang para warga tersebut sudah pulang kembali ke daerah ini lagi.
Kotabumi Lampung Utara
Warga Miskin Lampura Bertambah 219 KK

Jumlah rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang ditetapkan sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Lampung Utara meningkat. Jika sebelumnya 15.994, naik menjadi 16.213 atau bertambah 219 RTSM. Menurut Operator PKH Lampura Ansyori Ahmad, peningkatan itu disebabkan pendataan ulang. Pada saat kali pertama, banyak RTSM yang tidak ada di tempat. "Nah, ketika pendataan ulang, mereka ada. Sehingga datanya bertambah," terang Ansyori.

Secara keseluruhan, peserta PKH di Lampung Utara menurun dari 20.070 kepala keluarga (KK) yang diusulkan pada November 2012. Sebab, kuota dari Kementerian Sosial (Kemensos) 18.029 KK, beberapa di antaranya terpaksa dicoret. Lalu, mereka yang masuk data awal diberi undangan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Langkah selanjutnya, tambah Ansyori, pihak pendamping memverifikasi data calon penerima. Setelah itu, data KK di-entry oleh operator PKH untuk dikirimkan ke pusat. "Besarnya penerima PKH bervariasi antara Rp600 ribu hingga Rp2,2 juta. Bergantung jumlah keluarga, biaya pendidikan anak hingga balita," jelas Ansyori.

Untuk ibu hamil atau balita, selain mendapat bantuan Rp800 ribu, juga dana tetap selama satu tahun sebesar Rp200 ribu. Kemudian siswa SD Rp400 ribu dan SMP Rp800 ribu. Pada tahap awal 2013, Lampura mendapatkan kucuran dana Rp4,75 miliar. Namun demikian, ia mengaku, hingga kini belum mendapat kabar dari pemerintah pusat kapan dana akan dicairkan. "Kami berharap secepatnya, agar RTSM penerima PKH dapat merasakan manfaatnya," ujar Ansyori.

www.radarlampung.co.id

Selasa, 14 Mei 2013

Dana BSM Bisa Diambil Siswa Didampingi Orangtuanya Di Kantor Pos

Kotabumi Lampung Utara: Dana BSM (Bantuan Siswa Miskin) untuk para siswa / siswi Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di kawasan Lampung Utara sudah bisa dicairkan oleh siswa yang berhak. Dana BSM tersebut dapat diambil oleh para siswa dengan didampingi oleh orangtuanya di Kantor Pos setempat. Saat pengambilan dana BSM tersebut, harus melampirkan fotokopi Buku Raport siswa yang bersangkutan.
BSM (Bantuan Siswa Miskin). Kotabumi Lampung Utara
Dana Bantuan Siswa Miskin di Lampura Bisa Dicairkan

Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk murid sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Lampung Utara sudah bisa dicairkan. Proses pencairan dana yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Nasional itu melalui kantor pos yang ada di kabupaten setempat. Demikian diungkapkan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Lampura Cholil, Minggu (12/5/2013). "Untuk dana BSM sudah dapat dicairkan oleh para siswa melalui kantor pos. BSM merupakan program pemerintah untuk menekan angka putus sekolah. Karenanya, tidak semua siswa mendapat dana tersebut, hanya mereka yang tidak mampu," ujar Cholil.

Dijelaskannya, pada tahun 2013 ini jumlah penerima BSM mencapai 16 ribu siswa dari 425 SD di Lampung Utara. Sedangkan untuk siswa SMP mencapai 4.000 siswa. "Bagi murid SD kelas II-V sebesar Rp 360 ribu per siswa terhitung dalam setahun, dan untuk kelas VI mendapat Rp 180 ribu per siswa. Sementara untuk SMP, setiap siswa memperoleh Rp 275 ribu per semester. Dan saya tegaskan, dalam penyaluran BSM tersebut tidak ada potongan sama sekali," paparnya.

Untuk proses pengambilan di Kantor Pos, lanjut Cholil, setiap penerima diminta mengambil sendiri dengan ditemani orangtua dan membawa fotokopi buku rapor.

lampung.tribunnews.com

Sabtu, 11 Mei 2013

10 Kiat Menjadi Agen Pemasaran Produk Asuransi Yang Sukses

Kotabumi Lampung Utara. Menjadi agen pemasaran produk asuransi bisa ditekuni sebagai pekerjaan sambilan, namun tidak sedikit orang yang menjadikannya sebagai profesi utama. Tentu saja seorang agen asuransi harus memiliki trik atau kiat agar angka penjualannya bisa mencapai jumlah yang signifikan. Apa saja kiat yang sebaiknya dilakukan oleh seorang agen pemasaran produk asuransi?
Agen Pemasaran Produk Asuransi. Kotabumi Lampung Utara
Agen asuransi menjadi profesi yang cukup banyak dilakukan orang. Orang yang sedang tidak terikat dengan perusahaan tertentu, atau yang sedang mencari penghasilan tambahan, biasanya mengincar pekerjaan ini. Seperti yang dituturkan Ginawati Djunaedi, Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia, tidak ada syarat khusus untuk menjadi seorang agen asuransi. Setiap orang, apa pun latar belakangnya, bisa melamar bekerja sebagai agen asuransi. Yang perlu Anda lakukan saat melakukan pekerjaan ini adalah menerapkan strategi, atau sistem, yang sudah diberikan perusahaan saat pelatihan.

Namun, untuk menjadi agen pemasaran produk asuransi yang sukses, pada dasarnya Anda perlu menerapkan kiat berikut:
  1. Membiasakan diri dengan bidang asuransi.
    Bila sudah menjadi nasabah, Anda sudah memiliki pengetahuan mendasar tentang hal ini. Namun tak ada salahnya menambah wawasan dengan membaca atau berkonsultasi dengan agen langganan.
  2. Terus mengikuti perkembangan dunia asuransi.
    Jangan berdiam diri dan merasa sudah cukup memiliki pengetahuan. Belajarlah dari agen-agen di kantor yang sudah mencapai kesuksesan.
  3. Pantang menyerah.
    Bukan tidak mungkin Anda ditolak saat menawarkan produk. Bersabarlah dan tetap semangat. Masih banyak calon nasabah potensial lain. Meski ditolak, jangan putuskan hubungan dengan orang tersebut. Tunggulah selama beberapa saat. Setelah itu, kembali dekati dia. Bisa saja pada saat itu ia sudah berubah pikiran. Lakukan semuanya dengan sopan-santun.
  4. Jangan bertele-tele saat menjelaskan sebuah produk.
    Beritahu nasabah dengan bahasa yang sederhana. Bila harus membuat perhitungan, lakukan juga dengan cara-cara sederhana agar nasabah benar-benar mengerti produk apa yang akan dimilikinya.
  5. Jadilah teman yang baik bagi nasabah.
    Dengarkan keluh-kesahnya agar Anda benar-benar mengenal kepribadiannya. Anda pun jadi bisa menentukan produk apa yang paling baik untuknya. Nasabah pun akan merasa memiliki agen yang benar-benar memperhatikan dirinya.
  6. Selalu rajin.
    Rajin mencari calon nasabah, rajin memantau perkembangan nasabah yang sudah ada, rajin melengkapi diri dengan informasi-informasi baru, dan lain-lain. Besarnya komisi yang kita dapatkan juga bergantung pada seberapa rajin kita bergerak.
  7. Jujurlah pada nasabah.
    Jelaskan semua syarat dan keuntungan setiap produk asuransi. Bila ia bertanya produk asuransi apa yang paling cocok dengan kondisinya, ajukan produk yang tepat. Jangan membelok-belokkan nasabah demi keuntungan pribadi.
  8. Pelajari cara yang tepat untuk menjual produk.
    Tidak ada satu formula pemasaran yang mutlak cocok untuk semua orang. Setiap orang memiliki karakteristik dan kepribadian yang berbeda. Sesuaikan jurus-jurus Anda dengan orang yang sedang dihadapi. Ada baiknya mencari informasi mengenai mereka dahulu sebelum Anda menawarkan produk.
  9. Kenali setiap produk asuransi yang perusahaan miliki.
    Bisa jadi di masa depan Anda merasa lebih nyaman menjual satu jenis produk tertentu, misalnya asuransi pendidikan. Tetapi Anda tetap harus mengenal produk lain. Jangan sampai nasabah berpikir Anda agen yang tidak kompeten hanya karena tidak menguasai product knowledge.
  10. Utamakan yang terbaik untuk nasabah.
    Ketika memutuskan menjadi agen, Anda harus mengedepankan kepentingannya. Menjadi agen berarti membantu mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi mereka. Jika sebelumnya sudah merasakan manfaat asuransi, inilah giliran Anda untuk berbagi yang sama dengan mereka.
kompas.com

Jumat, 10 Mei 2013

Meskipun Ada Larangan, Pedagang Asongan Tetap Nekat Berjualan Di Kereta Api

Kotabumi Lampung Utara: Meskipun sudah dilarang, namun sejumlah pedagang asongan tetap nekat berjualan diatas kereta api penumpang di Stasiun Kotabumi, Lampung Utara. Akibatnya sempat terjadi kericuhan antara para pedagang asongan tersebut dengan Polisi Khusus Kereta Api sehingga menyebabkan keberangkatan kereta api menjadi terlambat selama 1 jam.
Stasiun Kereta Api Kotabumi Lampung Utara
Pedagang Asongan Nekat Jualan di KA

Sejumlah pedagang asongan nekat berdagang di atas kereta api jurusan Kotabumi-Blambangan, Kamis (9/5/2013), saat kereta berada di Stasiun Kotabumi. Akibatnya, sempat terjadi kericuhan dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan kereta pun terlambat berangkat hingga satu jam. Menurut Agus, salah seorang penumpang mengatakan, aksi dilakukan karena kereta dari Bandar Lampung tak kunjung datang. "Tadi sempat terjadi kericuhan di atas kereta karena saat pedagang akan mencoba masuk, ada petugas yang menjaga pintu kereta," kata Agus, Kamis (9/5/2013).

Akibatnya, seorang petugas serta enam anggota Polsuska dan empat satpam stasiun melakukan penurunan paksa pedagang asongan. Hal senada diungkapan Edo, penumpang lainnya. Ia membenarkan adanya peristiwa tersebut. Beruntung dari aksi yang dilakukan pedagang itu, tidak sampai ada korban. "Pedagang asongan mau turun dari kereta," ujarnya.

Menurutnya, kejadian itu sempat menunda perjalanan kereta selama satu jam. Hingga akhirnya kereta dapat diberangkatkan dengan aman dan tidak ada penjual asongan di atas kereta.

Sementara Kepala Stasiun Kereta Api Kotabumi Wastar, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas kepada pedagang asongan yang berjualan di atas kereta. "Kami terpaksa melakukan penurunanan pedagang dari kereta kerena sudah ada aturan dari pusat bahwa pedagang dilarang berjualan di atas kereta," jelasnya.

Larangan tersebut, menurut Wastar, dilakukan PT KAI guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang kereta api. Selain itu, adanya surat dari Direksi PT KAI No 2/LL.006/KA-2012 tentang penertiban pedagang asongan yang berjualan di atas KA pada saat sedang berjalan.

lampung.tribunnews.com

Kamis, 09 Mei 2013

Fleksibilitas Dunia Kerja

Kotabumi Lampung Utara. Kondisi dunia kerja dewasa ini semakin dinamis. Sebuah fenomena telah berlangsung sejak cukup lama, lowongan kerja yang tersedia justru banyak diburu oleh orang-orang yang saat ini sedang memiliki pekerjaan tetap. Ini bisa dimengerti mengingat banyak perusahaan yang lebih menginginkan calon karyawan yang sudah memiliki pengalaman kerja.
Pekerja. Kotabumi Lampung Utara
Seorang teman yang bekerja pada perusahaan yang cukup bonafid, salah satu perusahaan yang kerap kali mendapat penghargaan karena kinerjanya di bidang pengembangan bisnis, mengeluhkan tentang langkah perampingan yang diambil oleh pihak direksi. Bahkan perusahaan tersebut kini benar-benar colaps dan tidak mampu lagi beroperasi. "Menyedihkan sekali melihat keadaan perusahaan di tempat saya bekerja itu. Banyak orang yang sudah saya kenal selama bertahun-tahun terpaksa diberhentikan, diturunkan jabatannya, atau dipindahkan ke tempat lain. Keadaan ini menjadi sulit diterima para karyawan. Saya masih bekerja di bagian saya, tapi sudah tidak punya perasaan yang sama terhadap tempat saya itu lagi seperti dulu", teman itu bercerita dengan wajah murung. Seperti orang yang sudah kehilangan ketenangan masa lalu.

"Sudah lebih dari 20 tahun saya bekerja di tempat itu. Saya juga menjadi saksi saat pergantian managemen oleh pihak lain hingga perusaahn punya nama baru. Dan selama itu kami selalu diyakinkan oleh pihak direksi bahwa selama kami bekerja dengan baik dan rajin, perusahaan akan melindungi dan membantu kesejahteraan hidup karyawannya. Tapi secara tak terduga kami diberitahu, tak seorang pun dijamin bisa tetap bekerja disini", kini dia mengusap wajah dengan telapak tangannya.

Seperti yang sudah sering kita dengar, saat ini tidak ada lagi seorang pun yang dijamin untuk tetap bekerja di manapun. Ini masa yang sulit bagi para pekerja atau karyawan. Semua orang jadi merasa bahwa tidak ada lagi pekerjaan yang aman. Pekerjaan yang bisa ditekuni hingga masuk ke usia pensiun. Meskipun perusahaan dimana mereka bekerja sedang mengalami kemajuan sekalipun. Rasa takut, kekhawatiran, dan kebingungan itu makin besar.

Saat ini, lowongan pekerjaan tidak hanya dicari oleh para fresh graduate, lulusan lembaga pendidikan, atau pencari kerja lainnya yang memang belum mencicipi lapangan pekerjaan. Tapi lowongan pekerjaan itu pun sering diburu oleh orang-orang yang justru sudah atau masih bekerja. Orang-orang ini sudah takut kehilangan pekerjaannya dan sudah mencari lowongan kerja di tempat lain. Saya hanya bisa menduga bahwa makin banyak orang yang cemas dan khawatir akan kehilangan karier yang selama ini ditekuninya.

Kecemasan atau kekhawatiran seperti itu sepertinya akan terus ada meskipun perekonomian di negeri ini sudah makin membaik. Mengapa begitu? Dulu ada sebuah teori di bidang dunia kerja yang disebut-sebut sebagai "fleksibilitas dunia kerja". Penyesuaian yang terjadi dengan sendirinya pada mekanisme perkembangan pada banyak perusahaan. Kecenderungan ini sekarang menjadi kenyataan yang menyulitkan. Gejala ini melanda bagian manapun di dunia ini dengan tanpa ampun. Bahkan dimanapun kekuatan ekonomi yang paling besar sedang bersemayam. Seperti pada negara-negara maju itu.

Kemakmuran perekonomian pada suatu wilayah atau negara tidak lagi menjamin kelangsungan pekerjaan. Tingkat PHK masih terus berlanjut meskipun tingkat pertumbuhan perekonomian sedang membumbung. Paul Krugman, seorang ekonom dari MIT mengatakan, "Itulah harga yang harus dibayar karena memiliki ekonomi dinamis seperti sekarang ini".

Seseorang eksekutif pernah mengatakan, kita bekerja dalam suasana yang mirip dengan medan perang. Bukan zamannya lagi untuk loyal pada perusahaan dan berharap kesetiaan ini akan mendapat balasan. Tiap orang harus setia pada dirinya sendiri. Selalu bersiap untuk ditinggal sendirian. Tapi juga harus selalu siap untuk menjadi bagian dari sesuatu yang lain. Harus siap berpindah kemanapun hanya untuk sekedar bertahan hidup. "Kamu boleh mencintai pekerjaanmu, tapi jangan pernah mencintai perusahaan dimanapun kamu bekerja".

Bagi banyak pekerja dari era terdahulu, yang diajari bahwa pendidikan dan keterampilan teknis adalah tiket untuk menuju keberhasilan, pondasi pemahaman baru tentang pokok-pokok karier ini mungkin sangat tidak mereka duga. Orang mulai sadar bahwa bukan hanya keunggulan akademis (intelektual) atau keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk menuju keberhasilan. Kita memerlukan keterampilan lain yang lebih bersifat psikologis untuk sekedar bertahan hidup atau menjadi yang terdepan. Keterampilan itu misalnya ketangguhan dan inisiatif, optimisme, dan kemampuan beradaptasi sejak kini telah menjadi dasar penilaian baru. Menjadi bekal untuk terjun di tengah pasar lapangan kerja di masa datang yang akan makin bergolak.