Cari di Blog Ini

Sabtu, 31 Agustus 2013

Kemenag Lampura Adakan Pembinaan Administrasi Madrasah

Kotabumi Lampung Utara: Kemenag Lampura Adakan Pembinaan Administrasi Madrasah. Dengan mengambil tempat di ruang aula RM Taruko Jaya, Kotabumi, Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Lampung Utara telah melaksanakan kegiatan Pembinaan Administrasi Madrasah pada Kamis 29 Agustus 2013. Kegiatan tersebut diikuti oleh tidak kurang dari 300 peserta yang umumnya menjabat sebagai kepala sekolah RA, MI/MIN, MTs, dan MA/MAN dari seluruh Kabupaten Lampung Utara. Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa materi untuk para peserta, antara lain tentang kurikulum pendidikan, kelembagaan sekolah, dan tentang akreditasi.
Pembinaan Administrasi Madrasah. Kotabumi Lampung Utara
Kemenag Lampung dan Lampura Bina Madrasah

Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Utara (Lampura) melalui Seksi Pendidikan Madrasah, melaksanakan kegiatan Pembinaan Administrasi Madrasah Tingkat RA, MI/MIN, MTs, dan MA/MAN se-Kabupaten Lampung Utara Tahun 2013, Kamis (29/8/2013). Kegiatan dilaksanakan di Aula RM Taruko Jaya. Peserta kegiatan berjumlah 300 orang, dari Kepala Sekolah RA, MI/MIN, MTs, serta MA/MAN se-Lampura. Dalam sambutannya, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kemenag Provinsi Lampung, Daswir, S.E., M.M. hadir sebagai pemateri. Dia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Lampung, karena ada kegiatan lain. Materi yang disampaikan adalah tentang sosialisasi kurikulum. Dia menjelaskan, tahun 2013 hanya sosialisasi kurikulum, tetapi penerapannya di tahun ajaran 2014. Hal itu bertujuan agar para pendidik lebih paham dan menguasai kurikulum baru yang akan diterapkan.

Selain itu, penyampaian materi tentang kelembagaan ada 2115 sekolah Madrasah negeri dan swasta di Provinsi Lampung. Daswir mengatakan, masih banyak Madrasah swasta yang belum terakreditasi. Daswir berharap, sekolah Madrasah bisa terakreditasi. "Karena pengakuan sangat penting, dengan harapan sekolah Madrasah lebih maju dan akan lebih meningkat mutu pendidikannya," ujarnya.

Ditambahkannya, Kemenag Lampung tidak berpangku tangan menanggapi banyaknya Madrasah yang belum terakreditasi, sudah berusaha mencari pendanaan. Karena salah satu syarat untuk akreditasi adalah dari sisi dana yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah dan mutu pendidikan dengan mengambil bantuan dari Australia. Untuk pendanaan Madrasah swasta, sampai saat ini yang baru terealisasi 55 Madrasah di dua kabupaten, yaitu Lamteng dan Lampura. "Dengan peningkatan mutu, kami berharap orangtua murid bisa mempercayakan anaknya sekolah di Madrasah. Namun dia berpesan agar Madrasah juga bisa membuktikan kepada para orangtua untuk meningkatkan kwalitas pendidikan," pungkas Daswir.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lampura, Hi. M. Isa, S.Ag., M.Pd.I., menyambut baik kegiatan ini dan berharap, lulusan Madrasah bisa bersaing. "Semua usaha yang dilakukan Kemenag, dalam hal ini Seksi Pendidikan Madrasah, agar mutu pendidikan Madrasah semakin baik. Sehingga, lulusan Madrasah adalah sumber daya manusia yang berakhlaq dan cerdas. Dengan demikian, bisa bersaing dengan lulusan sekolah umum," singkatnya.

www.mytrans.co.id

Gelar Operasi Mantap Praja Bumi 2013, Polres Lampura Tangkap 26 Tersangka Pelaku Kejahatan

Kotabumi Lampung Utara: Gelar Operasi Mantap Praja Bumi 2013, Polres Lampura Tangkap 26 Tersangka Pelaku Kejahatan. Tidak kurang dari 26 orang tersangka pelaku berbagai tindak criminal berhasil dibekuk oleh para petugas Polres Lampung Utara dalam pelaksanaan Operasi Mantap Praja Bumi 2013. Para tersangka yang telah diamankan tersebut diduga kuat antara lain melakukan tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga perjudian.
Operasi Mantap Praja Bumi 2013. Kotabumi Lampung Utara
Dua Pekan Ringkus 26 Tersangka

Operasi Mantap Praja Bumi 2013 yang digelar jajaran Polres Lampung Utara (Lampura) dalam dua pekan ini berhasil meringkus 26 tersangka. Mereka merupakan pelaku berbagai tindak kejahatan. Mulai pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga perjudian. Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 16 sepeda motor, 10 senjata tajam (sajam), lima senjata api (senpi) rakitan, tiga set kartu remi beserta uang hasil judi Rp 213 ribu, serta uang hasil kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor) Rp 2,4 juta. "Operasi ini sudah berjalan dua pekan dan tidak akan berhenti. Saat ini, hasil dari operasi tersebut, kami sudah mengamankan 26 tersangka dari kejahatan 3C dan kasus perjudian berikut BB hasil kejahatannya," terang Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika pada ekspose Operasi Mantap Praja Bumi di mapolres, Kamis (29/8/2013).

Dari 26 tersangka, sedikitnya 17 TKP (tempat kejadian perkara) yang sudah terungkap dan kini masih dalam pengembangan. Dari para tersangka yang diamankan, polisi juga menyita 16 unit motor, 10 sajam, serta lima pucuk senpi rakitan dan sepucuk air softgun. Senjata tersebut digunakan untuk melancarkan aksi para tersangka 3 C, terutama curas dan curanmor. "Sebagian tersangka masih di bawah umur," ungkap Kapolres.

Mengenai pelaku di bawah umur, pihaknya akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu, Kotabumi, guna melakukan tes urine para tersangka. Sebab, hasil razia narkoba di Tanah Miring beberapa waktu lalu diketahui berhasil mengamankan 50 gram putau. "Mungkin ada keterkaitan antara narkoba dan begal," ujar perwira berpangkat melati dua itu.

Mengenai senpi rakitan, lanjutnya, polisi akan melakukan penyelidikan asal-usul barang tersebut didapat para tersangka. "Saat ini, polisi sudah mengantongi informasi keberadaan pelaku pembuat senpi rakitan itu. Secepatnya tersangka pembuat senpi rakitan tersebut kami ditangkap," tegasnya.

Ke depan, imbuh dia, polres dan jajaran polsek di wilayah hukum Polres Lampura terus melakukan patroli di titik-titik rawan kriminalitas. Polres sudah membentuk dua tim khusus untuk memberantas begal. "Persiapan kendaraan seperti mobil dan senjata guna mendukung patroli sudah dilengkapi. Mudah-mudahan wilayah Lampura makin aman dan kondusif," harapnya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki, menyimpan, atau menguasai senpi agar menyerahkan ke mapolres. "Kami tidak akan memberikan sanksi. Kami memberikan waktu kurang lebih seminggu mulai 29 Agustus sampai 6 September. Jika tidak menyerahkan senpi yang dimiliki pada waktu yang kami berikan, saat razia kedapatan, maka polisi tidak segan-segan memberikan sanksi sesuai prosedur hukum yang berlaku," tegasnya.

www.radarlampung.co.id

Rabu, 28 Agustus 2013

Terdakwa Kasus Korupsi DAK Disdik Lampura Mulai Disidang Lagi Di Tanjungkarang

Kotabumi Lampung Utara: Terdakwa Kasus Korupsi DAK Disdik Lampura Mulai Disidang Lagi Di Tanjungkarang. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Zulkarnain, kembali menjalani persidangan di di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, pada Senin, 26 Agustus 2013. Sidang kasus korupsi ini sempat tertunda selama 6 bulan dikarenakan terdakwa mengajukan penundaan dengan alasan kesehatan atau sakit.
Korupsi DAK Disdik. Kotabumi Lampung Utara
Mantan Kadisdik Disidang di Kursi Roda

Satu lagi terdakwa perkara korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Lampung Utara menjalani persidangan kemarin. Yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Zulkarnain. Terdakwa lainnya dalam kasus ini, Umar Mukhtar, telah divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim pada Mei lalu. Sidang dakwaan terhadap Zulkarnain tertunda sekitar enam bulan. Pasalnya, ia mengajukan pembantaran dengan alasan sakit. Saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (26/8/2913), ia belum pulih. Zulkarnain datang menggunakan kursi roda didampingi keluarganya. Ia divonis dokter mengidap penyakit kanker empedu stadium 4. Selama dibantarkan, ia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Jakarta.

Berdasarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Aprilinda Dani, terdakwa terbukti merugikan negara sebesar Rp631.902.717. Itu berdasarkan audit yang dilakukan BPKP Lampung pada November lalu. Perbuatannya terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat ke 1 KUHPidana. JPU menambahkan, pada 2010 Disdik Lampura mendapatkan DAK Rp47,801 miliar. Yakni Rp44 miliaran dana APBN dan Rp3 miliaran APBDP sebagai dana pendamping. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan juga rehabilitasi ruang kelas. Lalu untuk pengadaan buku dan alat peraga di SD dan SMP kabupaten tersebut.

Sebagai kepala dinas, Zulkarnain bertanggung jawab atas penggunaan dana itu. Dari dana tersebut kemudian dibagi menjadi 128 paket pekerjaan. Yakni 120 paket rehabilitasi dan pembangunan baru serta 8 paket pengadaan buku dan alat peraga. Sebanyak 78 paket di antaranya pemilihan langsung, 1 paket penjualan langsung, dan 49 paket ditenderkan. "Kemudian dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan. Berita acara yang dibuat tidak sesuai dengan pekerjaan dan pengadaan yang dilakukan," lanjut JPU.

Kemudian, terdakwa bekerja sama dengan rekanan. Yakni dengan membayarkan 100 persen dana sebelum pekerjaan selesai. Sehingga, dana Rp631 juta yang mengalir ke 13 rekanan terbukti sengaja dilakukan untuk memperkaya diri dan korporasi. Diketahui, Desember lalu Polda Lampung menahan Zulkarnain. Penahanan dilakukan untuk menjaga agar keduanya tidak melarikan diri dari jerat hukum. Namun, sejak Februari, Zulkarnain dibantarkan. Kini ia memohon kepada majelis hakim yang diketuai Mochtar Ali untuk menjadi tahanan rumah. Majelis hakim pun mengabulkannya. Polda telah menetapkan lima tersangka untuk perkara ini. Selain Zulkarnain dan Umarm, juga Syahadat, Gunawan Fahmi, dan Solahudin. Ketiga berkas tersangka lainnya masih mandek di Polda Lampung.

www.radarlampung.co.id

KPU Lampung Galang Kekuatan Desak Gubernur Pastikan Anggaran Pilgub 2013

Kotabumi Lampung Utara: KPU Lampung Galang Kekuatan Desak Gubernur Pastikan Anggaran Pilgub 2013. Untuk memastikan bahwa pemilihan gubernur Provinsi Lampung bisa dilaksanakan pada tahun 2013 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah menyusun sejumlah strategi agar Gubernur Lampung, Sjachroedin Z.P, bersedia memastikan anggaran Pemilihan Gubernur 2013 bisa diusulkan dalam APBD Perubahan 2013. Langkah-langkah itu antara lain dengan meminta para calon pasangan peserta Pilgub 2013 untuk ikut mendesak gubernur. Selain para calon pasangan pilgub, KPU Lampung juga bersiap mengajak beberapa lembaga terkait untuk tujuan yang sama.
Provinsi Lampung. Kotabumi Lampung Utara
Balongub Versus Gubernur

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung tidak ingin terpuruk sendiri mengupayakan pemilihan gubernur (pilgub) digelar pada 2013. Pada rapat internal kemarin, mereka menghasilkan lima langkah simultan. Salah satunya, "meminjam suara" para bakal calon gubernur-wakil gubernur (balongub-balonwagub) plus partai politik (parpol). Para balongub ini diminta ikut mendesak Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. mau memastikan anggaran Pilgub 2013 diusulkan dalam APBD Perubahan 2013. "Ini hasil rapat kita. Besok (Rabu, 28/8), KPU akan mengumpulkan balongub-balonwagub dan parpol," kata Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono usai rapat di kantornya.

Selain merangkul pasangan balon, sebelumnya KPU juga sudah menyiapkan gugatan sengketa kewenangan lembaga ke Mahkamah Konstitusi (MK). Lalu, KPU akan mengirim surat resmi agar Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. menjawab secara resmi tentang kepastian anggaran sepaya pilgub digelar 2013. Langkah keempat, lusa (Kamis, 29/8/2013), KPU mengundang para pakar/akademisi, lembaga-lembaga hukum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), dan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). KPU juga mengundang lembaga lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Komite Antikorupsi (KoAK), serta beberapa pakar lain terkait penganggaran dan solusi Pilgub 2013. Langkah kelima, KPU akan menetapkan hari H Pilgub 2013 dan secara resmi dikoordinasikan intensif dahulu dengan Pemprov Lampung atau gubernur. "Proses administrasi sedang kami selesaikan," urai dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lampung ini.

Nanang melanjutkan, KPU belum menetapkan pemungutan suara pilgub pada 4 Desember 2013. KPU akan mengusulkan kepada gubernur jika pilgub digelar awal Desember. Perhitungannya, hari H dilanjutkan perhitungan suara dari tempat pemungutan suara (TPS) ke KPU Lampung selama 8–9 hari. Ditambah uji publik 3 hari plus 14 hari putusan MK terkait sengketa penghitungan suara. Jadi, kata Nanang, penetapan calon gubernur-wakil gubernur terpilih masih masuk pada Desember 2013. Kalau ada putaran kedua, bisa paling lambat awal Februari 2014 dan selesai pada pertengahan atau minggu ketiga Februari 2014. "Sebab, putaran kedua kan hanya dua calon, bisa lebih cepat. Jadi jadwal ini tidak mengganggu jadwal dan tahapan Pileg 2014. Di mana, tender logistik dan distribusi kelengkapan pemungutan suara pada 9 April sudah dimulai Februari 2014," katanya.

Lalu, kenapa putaran pertama awal Desember 2013? Ini karena pada 15 Desember 2013, KPU sudah harus berkoordinasi intensif dengan pemprov dan parpol membahas jadwal kampanye Pileg 2014. Sehingga pada tanggal itu sudah ada calon terpilih pada putaran pertama. Jika ada gugatan ke MK tidak membutuhkan konsentrasi lima komisioner KPU. "Cukup Bang Edwin (Edwin Hanibal, Red) sebagai Divisi Hukum dan Sengketa Pilgub 2013. Kami harus cermat sesuai Peraturan KPU, hati-hati dan profesional," ungkapnya.

Sementara Koordinator Koalisi Pro Demokrasi (KPD) Edi Agus Yanto menyatakan, mendukung langkah KPU lampung untuk melakukan gugatan hukum ke MK secepatnya. Itu agar kejelasan pelaksanaan pilgub bisa dipastikan sekaligus menguji kebenaran terhadap sikap pemprov selama ini. Menurut calon anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, langkah hukum itu wajib dilakukan karena langkah-langkah persuasif dan politis telah dilakukan dengan baik serta telah menghasilkan keputusan Pilgub 2013. Hanya, kata dia, pemprov masih bermain "pencak silat" dengan Mendagri sehingga mengulur waktu yang berkepanjangan dan menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap demokratisasi di Lampung. "KPD menyayangkan sikap dprd yang tidak progres untuk menganggarkan anggaran Pilgub 2013 dan justru terkesan main mata dengan pemprov untuk mengulur waktu. Terlihat dengan sikap ketua dprd lampung yang lebih banyak bersikap seperti kepanjangan tangan pemprov, bukan melaksanakan kewenangannya untuk mengontrol kebijakan pemprov," kritiknya.

Menurut dia, sikap pemprov dan dprd lampung ini harus menjadi pelajaran bagi rakyat dalam memilih pemimpin ke depan. Di mana, rakyat harus mampu menggunakan hak pilih dengan cerdas, melihat visi-misi, dan integritas calon pemimpin.

www.radarlampung.co.id

Selasa, 27 Agustus 2013

Anggota DPRD Lampura Soroti Masalah Sampah

Kotabumi Lampung Utara: Anggota DPRD Lampura Soroti Masalah Sampah. Meskipun sudah banyak pihak di Kabupaten Lampung Utara yang sudah melaksanakan program 3R (Reuse, Recycle, dan Reduce) namun ini belum bisa menyelesaikan keberadaan sampah yang masih menjadi permasalahan serius di kabupaten ini. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara, Rifky Jauhari. Rifky berpendapat bahwa menyelesaikan permasalahan sampah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tapi juga menjadi tanggungjawab semua pihak dan masyarakat.
Sampah. Kotabumi Lampung Utara
3R Belum Bisa Atasi Sampah di Lampura

Di setiap kota atau kabupaten, soal sampah sudah menjadi masalah klasik yang tidak mudah diselesaikan, begitu juga yang terjadi di Kabupaten Lampung Utara. Meskipun di kabupaten paling tua di Provinsi Lampung ini sudah banyak pihak yang telah menggalakkan program 3R (Reuse, Recycle, dan Reduce) dengan tujuan untuk mengurangi keberadaan sampah, tetapi hal tersebut belum membuat permasalahan sampah menjadi selesai. Hal itu dikemukakan oleh anggota DPRD Lampura, Rifky Jauhari, ketika dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Minggu (25/8/2013). Menurut Rifky, untuk memecahkan masalah sampah ini perlu kesadaran dan kepedulian dari semua pihak, bukan hanya dari pemerintah saja tetapi dari masyarakatnya itu sendiri yang telah berperan sebagai produsen terbesar. "Mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil dan mulailah dari sekarang. Mengenai sampah baik di tempat umum, lingkungan kota maupun desa hendaknya warga dapat berperan akif dalam menciptakan kebersihan dan mulai hidup pola sehat," ujar Rifky.

Keberadaan sampah saat ini, lanjutnya, hampir 50% diantaranya merupakan sampah rumah tangga, 30 persen sampah pasar, dan sisanya merupakan sampah dari produksi. Sebab kalau tidak dipikirkan bersama, maka hal yang diinginkan tersebut tidak akan terwujud yakni menciptakan lingkungan sehat, nyaman dan bersih. Kebersihan merupakan salah satu dari bagian iman. "Marilah kita mulai membantu menyelesaikan persoalan sampah ini dari diri kita sendiri, mari kita mulai mengurangi konsumsi makanan-makanan yang dibungkus oleh bahan-bahan yang sulit untuk diuraikan seperti plastik, stereoform, serta gerakan mengubah limbah dan sampah menjadi benda yang masih dapat bermanfaat bagi manusia dan lingkungan sekitar," harapnya.

Hal tersebut merupakan tugas yang mulia dan sepantasnya dihargai seperti kegiatan masyarakat lainnya. Memuliakan pekerjaan yang berhubungan dengan barang-barang sisa tentunya harus diikuti dengan penghargaan yang wajar terhadap orang-orang yang terlibat dalam kegiatan. Gerakan pengendalian sampah harus dimulai dari pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti lingkungan pendidikan, perkantoran, pasar, dan pemukiman warga. Pedulilah terhadap hal-hal kecil, karena lama-kelamaan dari hal kecil tersebut akan menjadi sesuatu yang besar, yang akan berguna bagi kehidupan kita. "Mulailah untuk membuang sampah pada tempatnya, jangan membiasakan membuang sampah sembarangan seperti ke selokan sungai ataupun lingkungan perkotaan. Karena hal tersebut dapat menyebabkan penyebaran penyakit, selain itu dapat terjadinya banjir lokal akibat tersumbatnya aliran air," kata dia.

Rifky mengatakan yang terakhir mulailah kedua hal tersebut dari sekarang. Jangan menunda untuk melakukan hal tersebut agar Kabupaten Lampung Utara menjadi bersih, elok, dan indah.

www.mytrans.co.id

Tes Keperawanan Dinilai Kontraproduktif

Kotabumi Lampung Utara: Tes Keperawanan Dinilai Kontraproduktif. Dinas Pendidikan Lampung Utara menilai bahwa pemberlakuan tes keperawanan seperti yang sedang diwacanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, bertentangan dengan asas sistem pendidikan nasional. Meskipun terbukti sudah tidak perawan lagi sebaiknya seorang siswi masih tetap harus melanjutkan pendidikannya. Sebab program pendidikan nasional menjadi tujuan dari misi mencerdaskan bangsa dan berkaitan erat dengan masa depan siswi yang bersangkutan.
Dinas Pendidikan. Kotabumi Lampung Utara
Disdik Lampura Tidak Setuju Tes Keperawanan

Dinas Pendidikan Lampung Utara tidak mendukung tes keperawanan bagi siswi sekolah seperti yang diwacanakan Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Disdik Lampura menilai wacana tersebut sangat kontraproduktif dan bertentangan dengan asas sistem pendidikan nasional (sisdiknas).

Kepala Disdik Lampura Budi Utomo mengatakan, sebelum melakukan tes keperawanan perlu diperhatikan aspek sosial maupun psikologis yang akan ditimbulkan dari kebijakan itu. Belum lagi persoalan etika yang muncul. "Apa seorang remaja yang sudah tidak perawan lantas tidak boleh melanjutkan sekolah? Aspek-aspek seperti ini yang harus tetap diperhatikan," ujarnya.

Menurut Budi, sistem pendidikan yang sudah berlangsung sekarang ini sebenarnya sudah mengedepankan akhlak dan karakter, apalagi dalam kurikulum baru 2013 nanti.

lampung.tribunnews.com

Senin, 26 Agustus 2013

Polres Dan Kodim Lampura Gerebek Lokasi Yang Diduga Sebagai Sarang Bandar Narkoba

Kotabumi Lampung Utara: Polres Dan Kodim Lampung Utara Gerebek Lokasi Yang Diduga Sebagai Sarang Bandar Narkoba. Penggerebegakan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporang warga yang telah menduga kuat bahwa lokasi tersebut merupakan sarang bandara pengedar narkotika di kawasan Lampung Utara. Dalam operasi itu, petugas berhasil menangkap 5 orang warga yang diduga sebagai pelaku kejahatan narkoba, sejumlah produk dan perlengkapan mengkonsumsi narkoba, dan beberapa kendaraan roda empat dan roda dua yang digunakan oleh para pelaku.
Operasi Anti Narkoba. Kotabumi Lampung Utara
Tim Gabungan Gerebek Permukiman Warga

Tim gabungan yang terdiri dari personil Polres dan Kodim 0412 Lampung Utara telah melakukan penggerebekan di permukiman warga yang diduga kuat menjadi sarang bandar narkoba. Lokasi tersebut berada di Gang Singamata, Jalan Raden Intan, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan, pada Sabtu (24/8/2013), sekitar pukul 10.00. Hasil dari penggerebekan itu, petugas berhasil menangkap tiga orang pria dan dua orang wanita yang diduga sebagai pelaku. Barang bukti bukti yang berhasil diamankan berupa 50 paket sedang putau, 2 paket sedang heroin, dan 2 paket sedang sabu-sabu berikut timbangan elektrik serta 5 alat pengisap sabu-sabu (bong).

Selain itu, barang bukti lain berupa ribuan jarum suntik dan dua unit mobil Daihatsu Xenia warna silver nomor polisi BE-2192-JE dan pikap Gran Max nomor polisi BE-9117-JF serta enam unit sepeda motor dari berbagai merek yang diduga milik warga yang ditangkap. Mereka yang ditangkap dan kini diproses di Polres Lampung Utara guna penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut adalah Swandi (55 tahun), Zainudin (50 tahun), Gunawan (25 tahun), Minarni (30 tahun), dan Susanti (54 tahun). Kesemuanya merupakan warga Gang Singamata.

Kapolres Lampung Utara AKBP Helmy Santika ketika dimintai keterangan, Sabtu (24/8/2013), mengatakan selama ini pihaknya telah lama mendapatkan informasi dari masyarakat, daerah itu diduga kuat menjadi tempat transaksi narkoba dan lokasi bandar narkoba, khususnya di wilayah Lampung Utara. Mengetahui hal itu, pihaknya langsung membentuk tim dibantu petugas Kodim 0412 Lampura yang dipimpin Dandim Letkol Inf. Ayi Lesmana langsung terjun ke lokasi. "Alhasil dalam penggerebakan di sejumlah permukiman warga, kami berhasil mengamankan lima orang dan menemukan sejumlah barang bukti narkoba. Saat ini kelima orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif guna pengembangan kasus itu. Belum diketahui siapa bandarnya dan dari mana asal barang haram tersebut serta siapa yang memasoknya," ujar Kapolres.

Narkoba yang masuk wilayah Lampung Utara, lanjut Helmy Santika, belum diketahui pasti apakah berasal dari jaringan sindikat nasional atau lokal saja. "Hingga saat ini kami masih melakukan pengembangan kasus ini dan memburu sejumlah warga lain yang berahasil melarikan diri saat akan ditangkap."

lampost.co

Minggu, 25 Agustus 2013

Pendapatan Asli Daerah Lampura Baru Terealisasi 60 Persen

Kotabumi Lampung Utara: Pendapatan Asli Daerah Lampura Baru Terealisasi 60 Persen. Kepala Bidang Penagihan dan Pembukuan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lampung Utara, Sri Mulyana, mengungkapkan bahwa target PAD 2013 sebesar Rp 17.662.935.483.000 hingga pada saat ini baru tercapai 60%. Untuk dapat memenuhi target tersebut, pihak Dispenda Lampung Utara akan terus melakukan evaluasi penerimaan dari dinas dan lembaga terkait.
Kotabumi Lampung Utara
PAD Lampura Baru 60 Persen

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) baru mencapai 60% dari yang ditargetkan di tahun 2013 yakni sebesar Rp17.662.935.483.000. Namun, untuk mengoptimalkan kinerja masing-masing satuan unit kerja dalam pencapaian target, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lampura terus melakukan evaluasi penerimaan. Hal ini dilakukan dengan melibatkan satker-satker penghasil PAD. "Kita melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali, dan rapat itu dipimpin langsung oleh Pak Wakil Bupati," ujar Kabid Penagihan dan Pembukuan Sri Mulyana didampingi Kabid Pendapatan Warsin, saat mewakili Kepala Dispenda Lampura H. Fahrizal Ismail.

Sayangnya, saat ditanya secara rinci realisasi PAD masing-masing satuan unit kerja, Sri Mulyana tak bisa mengungkapkannya. Dirinya beralasan sedang dilakukan penginputan data yang dilakukan bidang akuntasi. "Waduh, saat ini datanya lagi diinput. Jadi belum bisa kita paparkan," ujar dia.

Ditambahkan Warsin, dari jumlah 23 satuan unit kerja yang ada di lingkungan pemkab setempat, hanya 13 unit kerja yang menghasilkan PAD. Hal ini sesuai dengan landasan hukum, yakni Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. "Sejak adanya undang-undang itu pendapatan berkurang. Karena sumber PAD harus disesuaikan dengan regulasi baku tersebut," terangnya.

Dia mengatakan, ada beberapa satuan unit kerja yang tak memiliki sumber PAD. Diantaranya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pendidikan. "Kita hanya menyesuaikannya saja dengan aturan. Terkait potensi yang memiliki sumber PAD," tambah Warsin.

Warsin menambahkan lagi bahwa yang memiliki PAD diantaranya Dinas Pengelolaan Pasar, Dinas Pehubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Dispenda sendiri. Ada juga sektor PAD baru yang berasal dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BHATB), Retribusi Menara Tower Telekomunikasi, dan retribusi perikanan.

www.mytrans.co.id

Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak Agar Anda Tak Alami Penyesalan Nanti

Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak Agar Anda Tak Alami Penyesalan Nanti. Sebagaimana pemahaman dari banyak agama bahwa anak adalah amanat atau titipan Tuhan kepada orangtuanya maka mendidik anak-anak adalah sudah menjadi tugas dan kewajiban para orangtua. Anak-anak tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa bimbingan dan didikan orangtuanya. Namun tidak setiap orangtua tahu dan memahami bagaimana cara mendidik dan membimbing anak-anaknya. Banyak hal yang mempengaruhi kemampuan ini, misalnya faktor pendidikan dan pengetahuan, pengalaman, selain beberapa kactor lainnya. Buku dengan judul Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak! yang disusun oleh Rosa Listyandari ini bisa dijadikan sebagai panduan bagi para orangtua untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya.
Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak!. Kotabumi Lampung Utara
Data Buku :
Judul : Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak!
Oleh : Rosa Listyandari
Berat : 0.17 kg
Tahun : 2013
Halaman : 120
ISBN : 9789792297805
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp. 38.000,- (Saat review buku ini dipublikasikan)



Sinopsis :

Anak-anak senantiasa membutuhkan bimbingan orangtua. Oleh karenanya, Anda harus siap sedia meluangkan waktu, hati, tenaga, pikiran, dan materi untuk membuat anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Untuk itu, orangtua harus pintar-pintar mencari celah, terobosan, bahkan gebrakan berharga, dan berjuang sekuat tenaga mengusahakan kebaikan dan kesuksesan anaknya. Jangan sampai Anda berkata "lelah". Anda bisa memanfaatkan momen-momen keseharian, yang biasanya terlewatkan begitu saja, untuk mendidik putra-putri Anda.

Dalam buku ini Anda akan menemui kiat, celah, atau cara untuk:
  • Menghadapi anak yang cemburu kasih sayang
  • Mempersiapkan anak menghadapi fitnah
  • Menyikapi perkataan porno
  • Mengenalkan “dunia lain” pada anak
  • Menjadikan anak sebagai pewaris budaya bangsa
  • Mengajari anak teknik menghibur diri
  • Membimbing anak untuk “tahu posisi” dalam mengejar prestasi
  • Menjadikan Anda sebagai orangtua yang selalu senang menyambut kewajiban Anda untuk memenuhi kebutuhan anak
  • Mendidik anak belajar menyelesaikan konflik dengan teman
Selain hal-hal di atas, masih banyak lagi sisi-sisi menarik dalam mengasuh putra-putri Anda sebagai suguhan buku ini. Semua disajikan secara ringan, yang bisa Anda jadikan teman Anda minum teh atau kopi. Pada prinsipnya, orangtua harus berusaha agar anak-anak dapat selalu tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebagai orangtua, Anda harus berperan aktif dan apik agar mampu mengoptimalkan perkembangan anak-anak Anda.

Jangan pernah Anda lelah untuk mendidik anak-anak. Semangat!

Petunjuk pembelian buku secara online :

Jika Anda berminat memiliki buku Jangan Pernah Lelah Mendidik Anak! ini silahkan KLIK DISINI untuk melakukan pembelian secara online buku tersebut melalui situs toko buku online terkemuka dan terpercaya di Indonesia yang kami rekomendasikan. Setelah halaman pembelian online terbuka, silahkan klik link button dengan teks "Masukkan Ke Troli Belanja", berikutnya lakukan klik pada link button dengan teks "Transaksikan". Setelah itu ikuti petunjuk-petunjuk berikutnya.

Selamat berbelanja buku secara online.

Sabtu, 24 Agustus 2013

KPUD Lampura Tetapkan Waktu, Zona, Dan Teknis Pelaksanaan Kampanye Pilkada

Kotabumi Lampung Utara: KPUD Lampung Utara Tetapkan Waktu, Zona, Dan Teknis Pelaksanaan Kampanye Pilkada. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Utara telah menetapkan beberapa hal pokok tentang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Lampung Utara 2013. Hal-hal pokok tersebut adalah tentang tata cara atau pelaksanaan, waktu, dan pembagian zona kampanye Pilkada Lampung Utara 2013.
KPU. Kotabumi Lampung Utara
KPU Lampura Tetapkan Tata Cara Pemilu dan Waktu Kampanye

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Utara telah menetapkan tiga tata cara pelaksanaan (teknis) dan dua waktu kampanye. Teknis pelaksanaan kampanye dilakukan dengan tiga cara yakni rapat tertutup yang dilakukan diruangan tertutup dengan jumlah peserta tidak melebihi 50 orang, pertemuan terbuka yang dilakukan ditempat terbukan dengan jumlah peserta tidak terbatas asalkan memenuhi ketentuan yang berlaku. Dan terakhir rapat umum, dilakukan dengan menyebarkan alat peraga kandidat para calon dalam mensosialisasikan visi-misinya membangun Lampung Utara.

Terkait waktu dilakukan pada siang dan pagi hari, paginya dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB, sedangkan siangnya dimulai pukul 12.00-16.00 WIB. Ditambah lagi dengan dibebaskannya para relawan cabup dan cawabup yang berkompetisi. Hal ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten Lampung Utara Marthon usai rapat yang digelar, Kamis (22/8/2013) pukul 17.10 WIB. Sedangkan zonanya didalam 4 zona mulai tanggal 3 - 15 September 2013 mendatang.

Adapun zona I terdiri dari 6 kecamatan yakni, Abung Tengah, Abung Barat, Abung Pekurun, Abung Tinggi, Tanjung Raja, dan Bukit Kemuning. Lalu zona II meliputi Sungkai Jaya, Sungkai Tengah, Sungkai Timur, Sungkai Barat, Sungkai Selatan, Sungkai Utara, Hulu Sungkai dan Bunga Mayang. Kemudian zona III; Abung Selatan, Abung Surakarta, Abung Semuli, Abung Timur, dan Blambangan Pagar. Dan terakhi zona IV; Kota Bumi, Kota Bumi Selatan, dan Kotabumi Utara. Dihadiri dari Polres Lampung Utara, Panwas, Kesbangpol, dan seluruh tim kampanye cabup dan cawabup.

lampost.co

Jumat, 23 Agustus 2013

Cara Membangun Kebun Mini Kelapa Sawit Di Lahan 2 Hektare

Cara Membangun Kebun Mini Kelapa Sawit Di Lahan 2 Hektare. Selama beberapa tahun belakangan ini, kelapa sawit telah menjadi produk perkebunan primadona. Tak heran jika kemudian banyak perusahaan perkebunan maupun perorangan yang berminat untuk terjun mengelola bidang perkebunan kelapa sawit. Buku tentang perkebunan yang disusun oleh Sunarko ini sangat bermanfaat bagi para petani kelapa sawit atau orang-orang yang berminat untuk memiliki dan mengelola perkebunan kelapa sawit dengan lahan yang tidak terlalu luas atau dalam jumlah terbatas saja.
Membangun Kebun Mini Kelapa Sawit Di Lahan 2 Hektare. Kotabumi Lampung Utara
Data Buku :
Judul : Membangun Kebun Mini Kelapa Sawit Di Lahan 2 Hektare
Oleh : Sunarko
Berat : 0.23 kg
Tahun : 2012
Halaman : 144
Penerbit : AgroMedia Pustaka
Harga : Rp. 32.000,- (Saat review buku ini dipublikasikan)



Sinopsis :

Bisnis perkebunan kelapa sawit idealnya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Namun kini, membangun perkebunan juga bisa dilakukan secara mandiri atau perorangan. Dengan lahan mini seluas 2 hektare dan modal yang terbatas, Anda bisa mencicipi keuntungan dari bisnis "emas cair" ini.

Semua ihwal tentang bisnis kelapa sawit di kebun mini tertulis lengkap dalam buku ini. Mulai tahapan membangun kebun hingga kiat bermitra dengan kelompok tani atau perusahaan. Selamat beragrobisnis. Salam sukses!

Petunjuk pembelian buku secara online :

Jika Anda berminat memiliki buku Membangun Kebun Mini Kelapa Sawit Di Lahan 2 Hektare ini silahkan KLIK DISINI untuk melakukan pembelian secara online buku tersebut melalui situs toko buku online terkemuka dan terpercaya di Indonesia yang kami rekomendasikan. Setelah halaman pembelian online terbuka, silahkan klik link button dengan teks "Masukkan Ke Troli Belanja", berikutnya lakukan klik pada link button dengan teks "Transaksikan". Setelah itu ikuti petunjuk-petunjuk berikutnya.

Selamat berbelanja buku secara online.

Rantau 1 Muara, Kisah Konsistensi Sebuah Pencarian Dan Pengembaraan

Jual buku novel Rantau 1 Muara. Rantau 1 Muara, Kisah Konsistensi Sebuah Pencarian Dan Pengembaraan. Tokoh dalam novel karya Ahmad Fuadi dihadapkan pada kenyataan bahwa hidup ini ternyata tidak semulus yang ia duga semula. Meskipun dia sudah melihat gambaran cerah hidupnya yang sudah terbentang di depan mata, tapi semua hancur dalam sekejap. Tapi tidak keinginan dan cita-citanya tidak pernah turut hancur. Kebangkitan dari reruntuhan kehancuran selalu menjadi kisah menarik yang mengharu biru. Pembaca bisa merasakan semangatnya, bagaimana dia harus menata ulang lagi pandangannya tentang hidup ini.
Rantau 1 Muara. Kotabumi Lampung Utara
Data Buku :
Judul : Rantau 1 Muara
Oleh : Ahmad Fuadi
Berat : 0.25 kg
Tahun : 2013
Halaman : 400
ISBN : 9789792294736
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Kategori : Novel
Harga : Rp. 75.000,- (Saat review buku ini dipublikasikan)



Sinopsis :

Alif merasa berdiri di pucuk dunia. Bagaimana tidak? Dia telah mengelilingi separuh dunia, tulisannya tersebar di banyak media, dan diwisuda dengan nilai terbaik. Dia yakin perusahaan-perusahaan akan berlomba-lomba merekrutnya. Namun Alif lulus di saat yang salah. Akhir dekade 1990-an, krisis ekonomi mencekik Indonesia dan negara bergolak di masa reformasi. Satu per satu, surat penolakan kerja sampai di pintunya. Kepercayaan dirinya goyah, bagaimana dia bisa menggapai impiannya?

Secercah harapan muncul ketika Alif diterima menjadi wartawan di sebuah majalah terkenal. Di sana, hatinya tertambat pada seorang gadis yang dulu pernah dia curigai. Ke mana arah hubungan mereka? Dari Jakarta, terbuka cakrawala baru. Alif meraih beasiswa ke Washington DC, mendapatkan pekerjaan yang baik dan memiliki teman-teman baru di Amerika. Hidupnya berkecukupan dan tujuan ingin membantu adik-adik dan Amak pun tercapai.

Life is perfect, sampai terjadi peristiwa 11 September 2001 di World Trade Center, New York, yang menggoyahkan jiwanya. Kenapa orang dekatnya harus hilang? Alif dipaksa memikirkan ulang misi hidupnya. Dari mana dia bermula dan ke mana dia akhirnya akan bermuara? Mantra ketiga “man saara ala darbi washala” (siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan) menuntun perjalanan pencarian misi hidup Alif. Hidup hakikatnya adalah perantauan.

Rantau 1 Muara bercerita tentang konsistensi untuk terus berkayuh menuju tujuan, tentang pencarian belahan jiwa, dan menemukan tempat bermuara. Muara segala muara.

Petunjuk pembelian buku secara online :

Jika Anda berminat memiliki buku Rantau 1 Muara ini silahkan KLIK DISINI untuk melakukan pembelian secara online buku tersebut melalui situs toko buku online terkemuka dan terpercaya di Indonesia yang kami rekomendasikan. Setelah halaman pembelian online terbuka, silahkan klik link button dengan teks "Masukkan Ke Troli Belanja", berikutnya lakukan klik pada link button dengan teks "Transaksikan". Setelah itu ikuti petunjuk-petunjuk berikutnya.

Selamat berbelanja buku secara online.

Jajaran Bhayangkara Lampura Laksanakan Sertijab Wakapolres Baru

Kotabumi Lampung Utara: Jajaran Bhayangkara Lampura Laksanakan Sertijab Wakapolres Baru. Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Resor Lampung Utara kembali mengalami pergantian personil. Serah terima jabatan tersebut telah dilaksanakan pada Selasa 20 Agustus 2013 lalu bertempat di Lapangan Mapolres Lampung Utara. Pejabat Wakapolres lama, Kompol. A. Muchtarrom, digantikan pejabat yang baru, Kompol Deden Heksa Putra. Pelaksanaan sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara, AKBP Helmy Santika S.I.K.
Sertijab Wakapolres. Kotabumi Lampung Utara
Kompol Deden Heksa Putra Jabat Wakapolres Lampura

Jajaran Bhayangkara di Polres Lampung Utara (Lampura) kembali mengalami rotasi jabatan personil. Dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab), Komisaris Polisi (Kompol) Deden Heksa Putra menjabat sebagai Wakapolres Lampura. Dirinya menggantikan Kompol. A. Muchtarrom. Sertijab berlangsung di Lapangan Mapolres Lampura, Selasa (20/8/2013) lalu sekitar pukul 09.00 WIB. Sertijab ini berdasarkan Surat Kapolda Lampung ST/579/VII/2013 tanggal 30 Juli 2013 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan di wilayah jabatan di Lingkungan Polda Lampung dan Sprin/606/VII/2013 tanggal 20 Agustus 2013 tentang sertijab wakapolres. Di mana Wakapolres Lampura sebelumnya, Kompol A. Muchtarom, berpindah tugas ke Polda Lampung dan menjabat sebagai Kasubag Dit Pam Obvit. Dirinya digantikan Kompol Deden Heksa Putra, sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Tulang Bawang.

Sertijab dipimpin langsung Kapolres Lampura, AKBP Helmy Santika S.I.K.. Dalam sambutan, kapolres mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru pada Kompol A. Muchtarom. "Selamat bertugas ditempat yang baru semoga tambah sukses dan bisa melaksakan tugas karena dimanapun sebagai abdi negara harus selalu menjalankan tugas dengan sebaik baiknya," pesan Kapolres.

Sedangkan untuk Wakapolres baru, Kompol. Deden Heksa Putra, Kapolres Lampura mengucapkan selamat datang, dan semoga bisa membantu tugas Kapolres Lampura menjaga keamanan dan melayani masyarakat. "Saya harap Wakapolres yang baru akan lebih baik lagi bertugas di wilayah hukum Polres lampura yang dan bisa melanjutkan tugas Wakapolres yang lama," harap Helmy. Kompol A. Muchtarom dalam sambutan perpisahan itu mohon maaf kepada Kapolres dan jajaran anggota Polres Lampura dan masyarakat Lampura. "Bila selama saya menjabat ada kesalahan baik disengaja maupun tidak dan saya mohon maaf dan saya mohon doa semoga saya lebih baik lagi dalam tugas saya yang baru," ujarnya.

AKBP Helmy Santika S.I.K berharap bagi masyarakat Lampura untuk mewujudkan masyarakat yang Samapta, memiliki daya cegah dan daya tangkal pada gangguan kamtibmas dan dapat membantu Polri menjaga keamanan. "Caranya melalui sinergitas dengan Polri yang sudah reformasi dengan agenda-agenda perubahan untuk lebih humanis (civilian Police) dan cocok dengan masyarakatnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kompol Deden Heksa Putra, mengucapkan terimakasih sudah menyambut kedatangannya dengan baik dan dirinya meminta semua pihak dapat bekerjasama dalam upaya menciptakan Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Lampura. "Saya harap semua bisa memaklumi bila ada sifat yang kurang bekenan dari saya. Karena saya masih baru dan saya berjanji akan melanjutkan tugas yang sudah dilakukan Wakapolres lama menjadi lebih baik lagi. Tentu tidak luput dari dukungan semua pihak baik dari anggota Polri, masyarakat,dan mitra-mitra Polri yang lain," harapnya.

www.mytrans.co.id

Bulog Lampura Akan Distribusikan Raskin 15 Pada September 2013

Kotabumi Lampung Utara: Bulog Lampung Utara Akan Distribusikan Raskin 15 Pada September 2013. Menurut keterangan dari Plt. Kabulog Subdivre Lampung Utara, K.M. Idris, pendistribusian Raskin 14 dan 15 merupakan kompensasi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk saat ini, Raskin 15 yang akan didistribusikan pada bulan September 2013 tersebut stoknya sudah siap di Gudang Bulog Lampung Utara.
Raskin. Kotabumi Lampung Utara
Raskin 15 Segera Direalisasikan

Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivisi Regional (Subdivre) Lampung Utara bakal segera merealisasikan beras untuk warga miskin (raskin) 15. Rencananya, raskin didistribusikan pada September 2013. "Untuk raskin 13 dan 14 sudah kita distribusikan pada Juni dan Juli 2013. Sedangkan untuk raskin 15 akan kita distribusikan pada September 2013," ujar Plt. Kabulog Subdivre Lampura K.M. Idris didampingi Kasi Analisis Harga dan Pasar Junaidi, Rabu (21/8/2013).

Dijelaskan, penyaluran raskin 14 dan 15 merupakan instruksi dari pemerintah pusat sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kalau raskin 13 memang sejak tahun sebelumnya sudah ada. Namun, kalau raskin 14 dan 15 merupakan program pusat 2013 sebagai imbas kenaikan harga BBM," katanya.

Untuk sekarang ini, lanjut dia, pihaknya sedang menyusun administrasi sekaligus menunggu setoran uang dari masyarakat melalui masing-masing desa/kelurahan. "Jika tahap ini selesai, raskin akan segera kami salurkan. Stok beras itu kini sudah siap di gudang Bulog," ungkapnya.

Realisasi raskin 13, 14, dan 15 ini berdasarkan Surat Gubernur No. 500/1732/I/04/2013 tentang Tambahan Alokasi Pagu Raskin 2013. "Realisasi raskin 13 ini sesuai dengan instruksi gubernur dan dalam pelaksanaannya kita bekerja sama dengan Pemkab Lampura," katanya.

Menurut dia, belum dapat dipastikan apakah pembagian raskin 15 ke depan akan berbarengan dengan raskin reguler. "Jumlah yang akan dikeluarkan sebanyak 30 kg untuk masing-masing rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) dengan harga penebusan sebesar Rp1.600 per kilogram," ungkapnya.

Dijelaskan, dalam program pemerintah ini tidak terjadi penambahan jumlah RTSPM penerima raskin. Penambahan hanya terjadi pada jumlah raskin yang diterima RTSPM. "Jadi kalau alokasi tetap, hanya kuantumnya bertambah," tuturnya.

Ditambahkan Junaidi, keberadaan raskin di masyarakat juga sebagai salah satu upaya menstabilkan harga jual beras. "Jika raskin telah tersebar, secara otomatis kenaikan harga dapat ditekan. Jadi keberadaan raskin ini juga bisa menekan kenaikan harga beras di pasaran," ungkapnya.

www.radarlampung.co.id

Kamis, 22 Agustus 2013

2 Siswa SMA Pesawaran Berhasil Mengolah Buah Sukun Menjadi Beras

Kotabumi Lampung Utara: 2 Siswa SMA Pesawaran Berhasil Mengolah Buah Sukun Menjadi Beras. Menggunakan buah sukun sebagai bahan utama dalam pembuatan beras telah berhasil dilakukan oleh 2 orang siswa SMAN 1 Punduhpedada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Beras yang dibuat dari buah sukun tersebut memiliki indeks dikemik yang rendah sehingga sangat baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Karena keberhasilan mengolah buah sukun menjadi beras tersebut, dua orang siswa SMAN 1 Punduhpedada Kabupaten Pesawaran itu berhasil meraih juara pertama pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) Ke-18 yang dilaksanakan di Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, pada Selasa, 20 Agustus 2013 lalu.
Harteknas. Kotabumi Lampung Utara
Lagi, Pesawaran Juara Pertama Harteknas

SMAN 1 Punduhpedada, Pesawaran, meraih juara pertama pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) Ke-18 yang dilaksanakan di Balai Keratun, Pemprov Lampung, Selasa (20/8/2013). Penghargaan untuk kali kedua ini didapat setelah dua siswa, Waluyo dan Nengah Mujiane, berhasil mengolah buah sukun menjadi beras. Di mana, beras itu sangat baik untuk penderita diabetes. Kepala SMAN 1 Punduhpedada Abdul Roni, S.Pd. menyatakan, buah sukun dipilih karena bahan baku itu berlimpah. Pengolahan sukun menjadi beras itu menghasilkan kadar indeks dikemik (perubahan karbohidrat jadi gula dalam darah) sangat rendah yakni 57. "Sementara beras padi memiliki indeks sebesar 80–90," kata Abdul Roni yang didampingi guru fisika Sovfan, S.Pd.

Sovfan menambahkan, ia dan dua siswa melakukan penelitian selama setahun. Dalam prosesnya, tim sempat gagal ketika uji coba. "Ketika uji coba, teksturnya kurang maksimal. Cita rasa, aroma, dan warna juga kurang baik. Alhamdulillah, setelah uji coba terus-menerus, akhirnya mengalami penyempurnaan," ujarnya.

Menurut Sovfan, beras sukun ini tahan hingga tiga bulan. Pengolahannya juga tidak sulit. Untuk satu kilogram beras dibutuhkan sekitar 10 buah sukun dengan berat rata-rata satu kilogram.

Sementara keberhasilan yang diraih dua tahun berturut-turut itu mendapat apresiasi dari Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra. "Selamat kepada pelajar dan sekolah yang telah mengharumkan nama Pesawaran. Saya akan terus mendukung anak-anak untuk maju ke tingkat nasional," ungkap Aries, Selasa (20/8/2013).

Kepala Dinas Pendidikan Pesawaran Drs. Heksus, M.M. menyatakan, selain penghargaan dan uang pembinaan Rp8 juta, pada 17 September 2013 kedua siswa itu akan dikirim ke tingkat nasional yang berlangsung di Sumatera Barat. "Mohon doa dan dukungannya, semoga anak-anak didik kita dapat mengharumkan Bumi Andan Jejama di tingkat nasional," harap Heksus.

www.radarlampung.co.id

Kodim 0412 Lampura Kembali Berhasil Amankan BBM Ilegal

Kotabumi Lampung Utara: Kodim 0412 Lampura Kembali Berhasil Amankan BBM Ilegal. Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara telah berhasil mengamankan ribuan liter BBM bersubsidi yang diangkut menggunakan mobil Mitsubihi L-300 nomor polisi BE-9395-MC di jalan raya lintas tengah Sumatera pada Senin, 19 Agustus 2013 malam. Menurut dugaan, ribuan BBM bersubsidi tersebut direncanakan akan diselundupkan ke kawasan Kabupaten Lampung Barat. Selain BBM, petugas Kodim 0412 juga mengamankan kendaraan pengangkut serta supir dan kernetnya.
BBM. Kotabumi Lampung Utara
Kodim 0412 Lampura Amankan Ribuan BBM Ilegal

Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara berhasil mengamankan satu unit kendaraan menggangkut ribuan liter BBM bersubsidi jenis premium yang diduga ilegal, saat melintasi di jalan Raya Lintas Tengah Sumatera (Jalinteng) Desa Candimas, Abung Selatan, setempat, Senin (19/8/2013), sekitar pukul 22.30.

Ribuan BBM bersubsidi tersebut diangkut mengunakan mobil Mitsubishi L-300 itu, rencananya diduga akan diselundupkan ke daerah Kabupaten Lampung Barat dan kasus itu kini telah diserahakan oleh pihak Kodim 0412 Lampung Utara ke aparat kepolsian setempat guna proses penyidikan lebih lanjut.

Selain mengamankan sopir dan seorang kernet, pihak Kodim 0412 Lampung Utara menyita satu unit kendaraan Mitsubihi L-300 BE-9395-MC yang dipergunakan untuk mengangkut 80 drigen yang berisikan BBM bersubsidi jenis peremium sebanyak 2.720 liter yang dianggkut dari salah satu tempat SPBU Desa Kebang tajung, Abung Selatan, Lampung Utara.

Kedua warga yang diamankan tersebut adalah warga Pura Mekar, Gedung Surian, Lampung Barat yakni Sanim (36) dan Aseb (17) itu, kini telah diserahakan ke aparat kepolisian Polres setempat guna proses hukum lebih lanjut atas kasus tersebut.

lampost.co

Selasa, 20 Agustus 2013

Penertiban Atribut Calon Bupati Lampura Mulai 20 Agustus 2013 - 2 September 2013

Kotabumi Lampung Utara: Penertiban Atribut Calon Bupati Lampura Mulai 20 Agustus 2013 - 2 September 2013. Penertiban atribut atau alat peraga para pasangan peserta pemilihan Bupati Lampung Utara 2013 tersebut telah menjadi rekomendasi yang disampaikan oleh Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Lampung Utara kepada Pamong Praja setempat. Ketua Divisi Pengawasan Panwas Lampung Utara, Tedi Yunada, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima rekomendasi tersebut.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
Panwaslu Lampura Tertibkan Atribut Calon Bupati

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Lampung Utara telah merekomendasikan kepada satpol PP setempat untuk menertibkan atribut calon bupati. Penertiban akan dilaksanakan bersama Pamong Praja mulai 20 Agustus 2013 - 2 September 2013. Hal tersebut dikatakan Ketua Divisi Pengawasan Panwas Lampung Utara Tedi Yunada, didampingi Ketua Johansyah Mega, Senin (19/8/2013).

Menurut Tedi, pihaknya telah mengajukan surat rekomendasi pada satuan Pamong Praja setempat untuk melakukan penindakkan ditempat terpasangnya atribut kampanye tersebut. Pasalnya, panwas tidak memilikki kepentingan untuk menertibkan alat peraga calon bupati ini. "Besok pastinya, akan tetapi kami belum bisa menentukkan kapan waktunya. Pasalnya, saat ini mereka juga sedang disibukkan dengan berbagai aktivitas rutinnya. Hanya saja esok akan dilakukan penertiban atribut calon dari arah bundaran menuju pusat kota, atau di seluruh sektor Kota Bumi," terang Tedi.

Hal ini pula diamini oleh ketua Panwaslu, Johansyah menambahkan penertiban akan dilakukan karena ada jeda masa reses pengosongan alat peraga calon sampai dengan hari H kampanye (2 September 2013). Setelah itu barulah para calon dapat memasangnya kembali sampai pencoblosan tiba.

lampost.co

Senin, 19 Agustus 2013

Panwaslu Lampura Antisipasi Kampanye Terselubung Dan Politik Uang Pilbup

Kotabumi Lampung Utara: Panwaslu Lampung Utara Antisipasi Kampanye Terselubung Dan Politik Uang Pilbup. Untuk itu panwaslu memberikan instruksi kepada panita pengawas kecamatan agar melakukan pengawasan ketat terhadap dugaan adanya praktek kampanye terselubung dan money politic (politik uang) yang cenderung bisa dilakukan oleh para tim sukses masing-masing pasangan peserta pemilihan bupati Lampung Utara di tahun 2013 ini.
Lambang Kabupaten Lampung Utara. Kotabumi Lampung Utara
Panwascam Diminta Perketat Pengawasan Kampanye Terselubung

Selama masa tenggang, panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Lampung Utara mengintruksikan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk memperketat pengawasan adanya dugaan praktek kampanye terselubung dan money politik yang dimungkinkan dilakukan para calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) yang maju dalam pemilu kada.

Divisi Pengawasan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Utara, Tedi Yunada di ruang sekretariatan, Kamis (15-8) mengatakan kampanye terselubung dan prektek money politik dimungkinkan dapat terjadi. Sebab, calon atau tim pendukung calon bupati ataupun wakil bupati yang maju dalam pemilukada mendatang akan sedapat mungkin berupaya untuk menang. Sehingga dimungkinkan, mereka akan menabrak kode etik aturan kampanye yang ditetapkan KPU. "Sampai saat ini, belum ada laporan pelanggaran kampanye seperti kampanye terselubung dan money politik yang dilakukan empat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang maju dalam pemilukada Lampura," kata Tedi.

Antisipasi Panwaslu, pihaknya mengintruksikan pada Panwascam di 23 kecamatan se-Lampura untuk lebih intens mengawasi perkumpulan masyarakat yang menghadiri suatu acara yang dimungkinkan. Di lokasi setempat dapat terjadi kampanye terselubung dan money politik oleh salah satu calon bupati atau wakil bupati yang maju. "Panwascam telah diminta untuk lebih fokus mengawasi dugaan kampanye terselubung dan money politik yang dilakukan para calon," kata Tedi menambahkan.

Dia akui, sampai saat ini Panwaslu dan Panwascam kesulitan menetapkan praktek kampanye terselubung dan money politik yang dilakukan calon. Sebab, pengumpulan massa dibungkus dalam acara keluarga atau halal-bihalal yang dihadiri calon dan biasanya acara itu bersifat bersifat tertutup di rumah-rumah warga. "Praktek kampanye terselubung dan money politik para calon sulit dibuktikan. Sebab, hak itu dibungkus dengan acara keluarga atau halal bi halal bersama yang bersifat tertutup yang dihadiri tim atau calon yang maju. Untuk menetapkan dugaan pelanggaran kampanye, baru dapat dilakukan Panwaslu bila ada laporan." kata dia menambahkan.

lampost.co

Cegah Konflik, KPUD Lampura Agendakan Pilkada Damai

Kotabumi Lampung Utara: Cegah Konflik, KPUD Lampura Agendakan Pilkada Damai. KPUD Lampung Utara tengah menyiapkan agenda pilkada damai untuk mencegah terjadinya konflik baik pada sebelum dan setelah pelaksanaan pemilihan umum kepada daerah (Pemilukada) Kabupaten Lampung Utara. Pilkada Kabupaten Lampung Utara 2013 tersebut dijadwalkan bakal digelar pada 19 September 2013.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
KPUD Siapkan Agenda Deklarasi Pilkada Damai

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Utara akan menggelar deklarasi pilkada damai yang akan diikuti para calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati setempat, Sabtu (31-8), mendatang. "Upaya ini kita lakukan, untuk meminimalisir terjadinya potensi konflik baik pra maupun pasca Pilkada Lampura," ujar Marthon ketua KPUD Lampung Utara ketika dimintai keterangan, Kamis (14/8/2013).

Dia juga menjelaskan, salama deklarasi Pilkada damai pihaknya bekerjasama dengan aparat kepolisian Polres Lampura setempat. "Dalam kegiatan ini, pihaknya akan hadirkan empat pasang calonkada untuk menandatangani nota kesepahaman atau MOU (Memorandum Of Understanding) dalam deklarasi Pilkada damaitersebut," terangnya seraya menyebut untuk tempat pelaksanaan, akan dipusatkan di Mapolres Lampura.

Selain menghadirkan pasangan calon Pilkada, pihaknya juga akan dihadirkan seluruh tim sukses untuk menandatangani (MOU) tersebut termasuk ketua ."Jadi, deklarasi ini akan melibatkan semua pihak termasuk panwaslu, pihak Polres dan Kodim 0412 serta pemerintah daerah," tambahnya.

Dalam acara kegitan tersebut , lanjut Marthon, akan dirangkai dengan doa bersama atau istiqosah agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan secara kondusif. "Untuk kegiatan akan kita pusatkan di Mapolres Lampura," kata Marthon.

Untuk mengantispasi beragam permasalahan yang akan dihadapi dalam pilkada Lampura mendatang, pihak berharap agar semua permasalahan dapat dikoordinasikan dengan KPUD untuk mendapatkan solusi terbaik. "Namun jika masih juga tidak ada titik temu maka dapat menempuh jalur yang sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang ada. Sehingga menciptkan situasi kondusif di Lampura."

lampost.co

Kamis, 15 Agustus 2013

Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam, Kisah-kisah Berinternet Yang Menyeramkan

Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam, Kisah-kisah Berinternet Yang Menyeramkan. Sinopsis dan harga buku Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam. Buku ini dari jenis non fiksi yang menghimpun banyak kisah-kisah horor yang berkaitan dengan dunia internet karena tokoh-tokohnya mengalami kejadian-kejadian seram saat melakukan aktivitas akses internet.
Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam. Toko Buku Online
Buku: Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam

Sinopsis :

Paundra meng-klik satu per satu akun yang mengirim mention ke akun Twitter-nya. Aneh! Akun tersebut tidak ditemukan. Namun, mention-nya sampai di Twitter-nya. Sementara Ririn di dalam kamar pun demikian. Ia tercengang ketika tiba-tiba akun Facebook-nya menerima notifikasi yang sama dengan Zeva semalam. Akun tersebut mengirimkan gambar sebuah kamar yang di dalamnya seorang gadis sedang asyik memainkan laptopnya di pinggir tempat tidur. Di depan gadis tersebut ada sosok besar berwarna hitam, entah apa, entah siapa.

Buku ini berisi kisah-kisah menyeramkan selama menggunakan sosial media Twitter, Facebook, Youtube, dan lain-lain. Mungkin Anda pernah mengalaminya. Atau, ingin mencobanya?

Data Buku Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam :
Oleh : #memesocmed
Berat :0.26 kg
Tahun : 2013
Halaman : 184
ISBN : 9797944182
Penerbit : Mediakita
Kategori : Buku › Komputer & Internet › Internet
Harga: Rp 36.000



Dengan melakukan klik pada tombol "Beli Sekarang" Anda bisa melakukan pembelian online buku Jangan Login Sendirian Lewat Tengah Malam ini melalui situs toko buku online yang direkomendasikan oleh weblog ini.

Selasa, 13 Agustus 2013

159 Penghuni Rutan Dan Lapas Kotabumi Peroleh Remisi

Kotabumi Lampung Utara: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B dan Lembaga Permasyarakatan (LP) Anak Kelas II A wilayah Lampung Utara telah memberikan remisi kepada 159 orang narapidana. Pemberian remisi tersebut bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1434 H atau pada tanggal 8 Agustus 2013. Perincian para napi yang memperoleh remisi tersebut adalah 71 orang di Rutan Kelas II B Kotabumi dan 88 orang di LP Anak Kelas II A Kotabumi.
Lapas. Kotabumi Lampung Utara
Ratusan Napi Mendapat Remisi

159 orang narapidana (napi) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B dan Lembaga Permasyarakatan (LP) Anak Kelas II A wilayah Lampung Utara mendapatkan remisi khusus (penguragan masa tahanan) saat Lebaran. Mereka mendapatkan potongan masa tahanan rata-rata sebanyak 15 hari hingga 1 bulan yang diberikan kepada 71 orang di Rutan Kelas II B Kotabumi dan sebanyak 88 orang napi di LP Anak Kelas II A Kotabumi setempat.

Kepala Rutan Kelas II B Kotabumi Chandran Listiyono, Minggu (11/8/2013), mengatakan pihaknya memberikan remisi kepada para napi sebanyak 71 yang telah berhak mendapatkan remisi tersebut. Dia menjelaskan para napi yang mendapatkan remisi tersebut yang telah memenuhi persyaratan, yakni statusnya sudah narapidana kemudian sudah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan. "Ada beberapa persyaratan dan ketentuan bagi napi yang mendapatkan remisi. Jadi, napi yang merasa sudah layak mendapat remisi tetapi tidak mendapat remisi diminta segera melapor ke petugas," kata dia.

Pemberian remisi khusus ini, ujar Chndaran Listiono, diberikan kepada seluruh narapidana yang ditahan di rumah tahanan (rutan) dan LP di seluruh Indonesia. "Dengan pemberian remisi ini, selain memberikan motivasi para narapidana untuk berperilaku yang baik juga mengurangi dampak overkapasitas yang ada di LP atau rutan," kata dia lagi.

Sementara itu, dalam proses pemberian remisi khusus kepada narapidana dilakukan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 28/2006 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 32/1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. "Mereka yang mendapatkan remisi bervariasi, mulai dari 15 hari hingga satu bulan pengurangan masa tahanan," ujarnya.

Persyaratan bagi napi yang berhak memperoleh remisi khusus itu adalah berkelakuan baik dalam kurun waktu remisi berjalan dan telah menjalani pidana paling sedikit 6 bulan. "Jadi, mereka yang selama ini menjalani masa pembinaan berkelakuan baik, tidak melanggar disiplin, dengan sendirinya hak mereka dapat remisi," kata dia, seraya menyebutkan remisi merupakan hak para napi yang diatur dalam Keppres 174/1999.

Sementara itu, di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Anak kelas II A Kotabumi, sebanyak 88 napi mendapatkan remisi khusus Lebaran tahun ini. "Pihak LP Anak Kelas II A Kotabumi memberikan remisi di hari Lebaran 2013 kepada 88 napi," ujar Kepala LP Supriyono.

lampost.co

Minggu, 11 Agustus 2013

Jago Menggambar Menggunakan Pensil. Bagaimana Caranya?

Kotabumi Lampung Utara: Jago Menggambar Menggunakan Pensil. Bagaimana Caranya? Banyak orang yang ingin menjadi pandai menggambar menggunakan pensil dan mampu menghasilkan gambar yang bagus. Tapi ternyata jarang ada yang bisa mencapai level jago dalam menggambar menggunakan pensil. Buku Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol yang disusun oleh Angga Priatna bisa dijadikan panduan bagi yang ingin belajar menggambar menggunakan pensil hingga mampu menghasilkan gambar berkualitas bagus dan indah.
Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol. Kotabumi Lampung Utara
Buku: Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol

Untuk sebagian orang, kegiatan menggambar dengan menggunakan pensil dan kertas bisa menjadi kegiatan yang mengasyikan. Menggambar dengan menggunakan pensil bisa dilakukan untuk mengisi waktu. Menggambar bukan hanya sekedar kegiatan hobby karena beberapa profesi menuntut orang untuk bisa menggambar, terutama menggunakan media pensil dan kertas. Misalnya para desainer pakaian, komikus atau pembuat cergam, arsitek, desainer logo, dan beberapa profesi lainnya.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa menggambar menggunakan pensil sehingga menghasilkan gambar yang bagus dan berkualitas yang bisa kita buat dalam waktu cepat? Tentu ada tahapan-tahapan tertentu dalam pelatihannya. Tanpa belajar dan berlatih, tentu tidak akan didapatkan hasil yang bagus. Dan hal yang sangat penting adalah adanya panduan khusus untuk belajar dan berlatih menggambar. Angga Priatna telah menyusun sebuah buku untuk keperluan belajar dan berlatih menggambar menggunakan pensil, judul bukunya Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol.

Buku Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol ini berbeda dengan buku lain yang sejenis. Proses menggambar dalam buku ini dibahas langkah demi langkah disertai dengan penjelasannya. Dilengkapi dengan bonus VCD cara menggambar dari praktisi langsung. Dijamin, Anda nggak bakal kesulitan saat belajar menggambar.

Keunggulan buku ini :
  • Mengulas teknik menggambar secara step by step dilengkapi dengan penjelasannya.
  • Disertai tips-tips menarik; tips mempersiapkan perlengkapan gambar, mengarsir, dan menentukan arah cahaya.
  • Dilengkapi dengan informasi ketebalan pensil.
  • Bonus 100 gambar contoh.
Lihat Harga Buku Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol

Anda bisa melakukan pembelian buku Jago Gambar Pake Pensil Dari Nol ini via situs toko buku online terkemuka dan terpercaya di Indonesia yang direkomendasikan melalui link harga buku tersebut diatas.


Rabu, 07 Agustus 2013

KPU-Bawaslu Lampung Siap Hemat Anggaran Pilgub 2013

Kotabumi Lampung Utara: KPU-Bawaslu Lampung menyatakan siap jika harus lebih menghemat anggaran pelaksanaan Pemilihan Gubernur Provinsi Lampung 2013. Setelah rapat rasionalisasi, total biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan pemilihan umum gubernur Provinsi Lampung 2013, adalah sebesar Rp 272 miliar.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
KPU-Bawaslu Siap Berhemat

KPU dan Bawaslu Lampung siap menghemat anggaran pelaksanaan Pilgub 2013. Meskipun telah mematok jumlah anggaran sesuai kebutuhan, dua lembaga itu mengaku rela jika anggaran dipangkas pemerintah daerah. Anggota KPU Lampung Handi Mulyaningsih menjelaskan pihaknya memerlukan anggaran pilgub untuk dua putaran sebesar Rp 187 miliar. Hal itu ditentukan setelah dilakukan rasionalisasi anggaran. Anggaran akan digunakan untuk melaksanakan seluruh tahapan, antara lain untuk kegiatan yang sudah berjalan tetapi belum dibayar maupun untuk anggaran yang akan datang. "Itu jumlah kebutuhan KPU untuk menggelar pilgub. Namun, jika dirasa masih terlalu besar, ya kami siap diskusi dan kembali merasionalisasikan anggaran," kata Handi, Senin (5/8/2013).

Menurut Handi, KPU Lampung siap duduk bersama membahas anggaran tersebut dengan pihak-pihak terkait. Lembaganya juga siap memberi penjelasan secara perinci tentang spesifikasi harga satuan kegiatan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi miskomunikasi dengan pemerintah. Hal senada dikatakan Ketua Bawaslu Lampung Nazarudin, yang mengatakan pihaknya membutuhkan anggaran Rp 64 miliar untuk mengawasi seluruh tahapan Pilgub Lampung. Akan tetapi, jika jumlah anggaran itu masih dianggap terlalu besar, pihaknya juga siap memangkas jumlah itu, asalkan tidak mengurangi kualitas penyelenggaraan proses pemilihan gubernur Lampung. "Kebutuhan anggaran Bawaslu itu nanti akan kami jelaskan kepada Pemprov dan DPRD Lampung," kata Nazar.

Menurut dia, jumlah anggaran itu untuk anggaran pengawasan, honorarium tiga komisioner, panwaslu, panwascam, hingga panitia pengawas lapangan (PPL). Dengan jumlah anggaran tersebut, dia yakin pengawasan pilgub akan berjalan maksimal dan menghasilkan pilgub Lampung yang berkualitas.

Sebelumnya, anggaran Pilgub Lampung 2013 membutuhkan dana Rp 272 miliar. Hal itu sesuai dengan rasionalisasi tiga lembaga, yakni KPU Lampung, Bawaslu Lampung, dan Polda Lampung. Berdasarkan rapat rasionalisasi anggaran di kantor KPU Lampung, Jumat (2/8/2013), siang terungkap KPU Lampung membutuhkan dana Rp 187 miliar, Bawaslu Lampung membutuhkan anggaran pengawasan Rp 64 miliar, dan Polda Lampung membutuhkan anggaran untuk pengamanan Rp 21 miliar.

lampost.co

Senin, 05 Agustus 2013

Komisi II DPR RI Minta Pemprov Lampung Alokasikan Anggaran Pilgub

Kotabumi Lampung Utara: Komisi II DPR RI Minta Pemerintahan Provinsi Lampung Alokasikan Anggaran Pilgub. Jika kepala daerah provinsi Lampung jauh hari sudah mengalokasikan anggaran tersebut, kemelut pelaksanaan pemilihan gubernur Lampung tidak akan terjadi seperti sekarang ini. Untuk itu Komisi II DPR RI mendesak agar pemerintah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) untuk keperluan ini. Sehingga ke depannya, bagi kepala daerah yang lalai mengalokasikan dana pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah bisa dikenai sanksi.
Gedung DPR RI. Kotabumi Lampung Utara
DPR Desak Pemerintah Terbitkan Perpu Pilgub Lampung

DPR mendesak pemerintah segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu), agar Pilgub Lampung bisa digelar.

Apa yang terjadi saat ini di Lampung, dinilai akibat adanya kekosongan hukum yang mengatur agenda pilgub, yang secara jadwal bersamaan tahunnya dengan pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden. "Karena itu, Komisi II mendesak pemerintah segera mengeluarkan perpu yang hingga kini belum diterbitkan pemerintah," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja, Jumat (2/8/2013).

Selain mendesak agar mengeluarkan perpu, Hakam Naja juga meminta Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran, sebab itu sesuai perintah undang-undang. "Sayangnya, UU tidak mengatur sanksi kepada kepala daerah yang tidak mengalokasikan anggaran. Ke depan, sanksi tersebut harus diatur dalam UU," tuturnya.

www.tribunnews.com

KPU Lampung Pangkas Anggaran Pelaksanaan Pemilihan Gubernur

Kotabumi Lampung Utara: KPU Lampung Pangkas Anggaran Pelaksanaan Pemilihan Gubernur. Keputusan ini diambil oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung pada rapat koordinasi rasionalisasi anggaran antara pihak KPU dan Badan Pengawas Pemilu Lampung. Rapat koordinasi tersebut dillaksanakan di kantor KPU Lampung pada hari Jumat, 2 Agustus 2013. Adapun jumlah pemotongan anggaran tersebut adalah senilai Rp 8 miliar.
KPU. Kotabumi Lampung Utara
Anggaran Pilgub Dipangkas Rp 8 Miliar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung memangkas anggaran pilgub sebesar Rp 8 miliar. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) rasionalisasi anggaran antara KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung di kantor KPU Lampung, Jumat (2/8/2013). Ketua KPU Nanang Trenggono mengatakan, rakor ini menindaklanjuti hasil rakor Kemendagri dan KPU Pusat serta KPU dan Pemprov Lampung di Kemendagri beberapa hari lalu. "Kami sinkronisasi anggaran pilgub. Jadi ada anggaran yang dipangkas," ucapnya.

Dalam pembahasan itu, diketahui anggaran yang dibutuhkan untuk Pilgub Lampung sebelumnya Rp 195 miliar untuk dua putaran. Putaran pertama Rp 145 miliar dan putaran kedua Rp 50 miliar. Sedangkan anggaran pengawasan Bawaslu Rp 64 miliar. Putaran pertama Rp 49 miliar dan putaran kedua Rp 15 miliar. Sementara anggaran pengamanan sebesar Rp 21 miliar. Hasil rasionalisasi, KPU memangkas sebesar Rp 8 miliar dengan rincian menghilangkan mata anggaran untuk tahapan yang sudah dilalui. Putaran pertama diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 137 miliar atau menyusut Rp 8 miliar. Sedangkan putaran kedua tetap ditargetkan Rp 50 miliar. Sementara untuk pengawasan dan pengamanan pilgub tak ada pemangkasan.

Anggota KPU Lampung Edwin Hanibal mengatakan, pemangkasan terjadi pada tahapan yang sudah dilalui. Seperti tahapan pencalonan independen dari target tiga pasang hanya satu pasang independen. "Selain itu, tahapan dan honor penyelenggara kita minimkan. Totalnya Rp 8 miliar. Kita sudah banyak memangkas. Kalau memang mau dipangkas lagi oleh eksekutif, silakan saja. Untuk itu, kita meminta agar diajak duduk bersama membahasnya," ucapnya.

Edwin mengatakan, kini pihaknya menginginkan adanya komitmen dari eksekutif dan legislatif untuk menganggarkan. Dirinya tidak mau mengubah ulang tahapan, tapi tetap akan terkendala anggaran. "Minimal harus ada komitmen dari eksekutif dan legislatif, ada dahulu anggarannya, jangan sampai kita kejebur. Setelah anggarannya jelas, baru melakukan rasionalisasi tahapan, termasuk permasalahan logistik. Jika tidak, kita akan terus berusaha sampai ada anggarannya," tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Lampung Nazarudin menilai, KPU harus bergerak cepat menentukan jadwal tahapan yang baru. Menurutnya, jadwal yang sekarang ini dipegang teguh oleh KPU mustahil untuk dilakukan. "Tahapan makin mepet. Kalau tidak mundur, mustahil untuk dilakukan dan ini akan memengaruhi kualitas dari pemilu itu sendiri," tegasnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini masih banyak tahapan yang belum dijalankan oleh KPU, mulai dari tes kesehatan calon sampai kepada daftar pemilih sementara pilgub yang mungkin masih amburadul. "Kita juga akan cek dan awasi semua tahapan. Masalahnya sekarang ketiadaan anggaran. Jika anggaran dipercepat bisa dilihat dan KPU bisa menyusun ulang tahapan," ungkapnya.

www.radarlampung.co.id