Cari di Blog Ini

Rabu, 16 April 2014

Disdik Lampura Targetkan Kelulusan Ujian Nasional 2014 Hingga 98 Persen

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara menetapkan target 98% kelulusan Ujian Nasional 2014 untuk tingkat pendidikan sekolah menengah atas dan tingkat pendidikan yang sederajat di lingkup pemerintah kabupaten setempat.

Dinas Pendidikan. Kotabumi Lampung Utara
Dinas Pendidikan Lampura Target Lulus UN 98 Persen.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung menargetkan kelulusan UN tingkat satuan pendidikan SMA se-kabupaten setempat 98%. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara Budi Utomo, di ruangannya, Selasa (15/4/2014).

Budi menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pengamatan di berbagai sekolah menengah atas di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Lampura, pihaknya optimis bila tahun ini akan dicapai target 98% dari sebelumnya 96%. Pasalnya, Dinas Pendidikan setempat telah melakukan berbagai upaya dalam rangka meningkatkan hasil ujian akhir nasional (UAN) anak-anak didik tingkat SMA/SMK atau sederajat ini.

Menurut Budi, Disdik Lampura telah menganalisis kemampuan siswa dengan memberikan rekayasa UAN yang diujikan pada mereka. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana konsep diterima oleh para anak didik di SMA. Dengan memberikan soal gambaran yang dibuat sedemikian rupa, menyerupai soal UAN, bahkan lebih sulit prediksinya. "Maka dapat diketahui kemampuan siswa pada mata pelajaran diujikan, dengan melihat soal-soal UAN tahun sebelumnya. Setelah itu, para guru bidang studi akan menganalisis kemampuan siswanya lemah pada pelajaran apa. Kemudian mana-mana nilainya kurang, akan diperbaiki dengan menambah jam pelajaran di sekolah," kata dia.

lampost.co

Lampura Belum Miliki Pustakawan

Kabupaten Lampung Utara hingga kini masih belum memiliki tenaga pustakawan yang ahli di bidang pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Arsip, Dokumentasi dan Perpustakaan Kabupaten Lampung Utara, Yunizar. Belum adanya tenaga pustkawan menyebabkan pelayanan yang belum optimal terhadap masyarakat atau berbagai pihak yang membutuhkan bahan informasi di perpustakaan setempat.

Perpustakaan. Kotabumi Lampung Utara
Lampura Tidak Memiliki Tenaga Pustakawan.

Kabupaten Lampung Utara, tidak memiliki tenaga pustakawan untuk mengelola perpustakaan, arsip dan dokumentasi di daerah. Kepala Kantor Arsip, Dokumentasi dan Perpustakaan Kabupaten Lampung Utara, Yunizar di ruang kerjanya, Senin (14/4/2014) mengatakan dampak tidak adanya tenaga pustakawan menyebabkan kurang optimalnya layanan petugas yang mengurus bidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi atau yang berkunjung di perpustakaan setempat. "Bila tata kelola bagian arsip, dokumentasi dan perpustakaan tidak ditangani ahlinya, pelayanan petugas bagi masyarakat atau aparat yang membutuhkan informasi tidak akan optimal," ujarnya.

Dia mengaku, dua unit perpustakaan daerah di Kabupaten Lampung Utara di kelola 7 tenaga pustaka, dengan rincian; dua dari PNS dan lima tenaga honor. Ke 7 tenaga pustaka itu, bukanlah tenaga ahli yang khusus di didik di bidang perpustakaan. Begitu juga pegawai yang ditempatkan di bagian arsip dan dokumentasi. "Karena tidak ada tenaga pustakawan, pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi daerah terkesan dilakukan secara serabutan dan belum terkelola secara profesional," kata Yunizar.

Untuk menjawab permasalahan ini, selain pelatihan bagi tenaga pustaka kabupaten ke Propinsi Lampung tentang tata cara pengelolaan perpustakaan, arsip dan dokumentasi. Rencana, 2015 pihaknya akan mengajukan ke Pemkab. tambahan tenaga ahli bidang perpustakaan untuk ditempatkan pada bagian Arsip, Dokumentasi dan Perpustakaan kabupaten setempat. "Dengan adanya tenaga pustakawan yang terampil diharapkan akan merubah paradigma masyarakat. Sehingga, perpustakaan daerah sebagai salah satu lokasi publik bagi warga untuk memperoleh informasi, dapat menjalankan fungsinya," kata Yunizar.

lampost.co

Senin, 14 April 2014

Polda Lampung Kerahkan 1.644 Petugas Amankan Ujian Nasional

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengerahkan 1.633 personil polisi untuk mengamankan proses pelaksanaan Ujian Nasional 2014 di seluruh kawasan Provinsi Lampung. Sebelumnya, Polda Lampung juga telah menugaskan sejumlah personil untuk menjaga gudang tempat penyimpanan soal-soal ujian nasional dan mengawal pelaksanaan distribusi soal-soal ujian tersebut.

Ujian Nasional. Kotabumi Lampung Utara
1.644 Personil Polda Lampung Amankan Ujian Nasional.

Polda Lampung tugaskan 1.644 personil untuk menjaga dan mengamankan ujian nasional (UN), se-Provinsi Lampung. Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, penjagaan, pengawalan, dan pengamanan tersebut adalah upaya antisipasi mencegah adanya kecurangan atau tindak pidana saat berlangsungnya proses UN di SMA dan SMK Provinsi Lampung yang diselenggarakan pada Senin (14/4/2014).

Personil yang di tugaskan sejak 28 Maret 2014 hingga 10 April 2014 lalu, untuk menjaga gudang tempat tersimpannya soal-soal ujian, kini ditugaskan melakukan pengawalan pengiriman soal ujian ke seluruh daerah di Provinsi Lampung.

Soal-soal tersebut di kawal oleh dua personil dari Satuan Sabhara. Sedangkan untuk penjagaan dan pengamanan jalannya proses UN, jumlah personil seluruhnya mencapai 1.644 personil.

Di Kota Bandarlampung jumlah personil yang di tugaskan sebanyak 317 personil, Kabupaten Lampung Selatan 213 personil, Kabupaten Lampung Utara 154 personil, Kabupaten Lampung Barat 94 personil, Kabupaten Lampung Timur 218 personil, Kabupaten Lampung Tengah 174 personil, Kabupaten Tanggamus 64 personil, Kota Metro 125 personil, Kabupaten Tulangbawang 96 personil, Kabupaten Way kanan 172 personil, dan Kabupaten Mesuji 35 personil. "Personil yang bertugas selain mengenakan seragam dinas dan ada yang mengenakan pakaian sipil. Tugas mereka meliputi menjaga soal ujian dan berjaga di sekolah, serta melakukan patroli di lingkungan sekolah," kata Sulistyaningsih, Sabtu (12/4/2014).

poskotanews.com

Oknum Wartawan Tersangka Bandar Sabu-sabu Dibekuk Polisi

Kepolisian Resor Lampung Utara telah menangkap seorang oknum wartawan yang diduga menjadi tersangka pengedar narkotika jenis Sabu-sabu. Tersangka yang dikenal dengan nama Surya (40 tahun) dibekuk oleh petugas polisi ketika berada di rumahnya di kawasan Negara Ratu, Muara Sungkai, Lampung Utara, pada hari Minggu, 6 April 2014.

Polres Lampura. Kotabumi Lampung Utara
Oknum Wartawan Ditembak Polisi.

Memanfaatkan kartu pers jadi bandar sabu-sabu, oknum wartawan pimpinan tabloid surat kabar mingguan ditembak polisi Minggu (6/4/2014). Tersangka Surya (40 tahun), warga Negara Ratu, Muara Sungkai, Lampung Utara, digerebek di rumahnya pada Pukul 11.00 WIB.
Kaki Surya terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap. Dari rumah Surya ditemukan 5 paket sabu-sabu yang sedang dipecah ke dalam paket kecil untuk diantarkan kepada pelanggan yang sudah memesan.

Selain ditemukan sabu-sabu di dalam tas tersangka yang sehari-harinya meliput kegiatan proyek di dinas-dinas ini juga memiliki senjata api dan 5 peluru tajam yang tidak dilengkapi izin yang akhirnya ikut disita oleh petugas narkoba Polres Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara, AKBP. Helmi Santika didampingi Kasat Narkoba, AKP. Jhon Kenedy membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka yang pada mulanya mengaku sebagai pimpinan tabloid mingguan yang ternyata dikenal sebagai bandar narkoba yang memiliki jaringan di wilayah Lampung Utara. "Tersangka berikut barang bukti 5 paket sabu-sabu, satu pucuk senjata api dan 5 butir peluru tajam diamankan di Polres Lampung Utara. Tersangka mengaku bahwa sabu-sabu diperoleh dari Bandarlampung yang juga dikenal sebagai bandar besar," ujarnya.

poskotanews.com