Cari di Blog Ini

Minggu, 16 Maret 2014

Poskesdes Tanjungriang Di Kecamatan Tanjungraja Kekurangan Bidan

Akibat kurangnya tenaga medis, Poskesdes Tanjungriang yang berlokasi di Kecamatan Tanjungraja, Lampung Utara, belum bisa memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat sefempat. Kurangnya tenaga medis, terutama bidan, di Polkedes tersebut membuat anggota Komisi B DPRD Lampura ikut turun tangan untuk mengatasi kendala yang terjadi guna lancarnya tugas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Stetoskop. Kotabumi Lampung Utara
Kekurangan Bidan Jadi Kendala.

Pelayanan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Tanjungriang, Kecamatan Tanjungraja, Lampung Utara, mendapat sorotan DPRD setempat. Pasalnya, tempat layanan kesehatan itu tidak dilengkapi dengan tenaga kesehatan yang maksimal. Sebelumnya, warga Desa Tanjungriang mengeluhkan bidan desa yang kerap tidak ada di tempat. Karena itu, warga berharap Pemkab Lampura memperhatikan kondisi tersebut. Sebab, tidak adanya tenaga medis di poskesdes menyebabkan pelayanan kesehatan terganggu. Ketua Komisi B DPRD Lampura Herwan Mega mengatakan, seharusnya pemkab melalui dinas terkait menyiapkan SDM yang profesional sehingga pembangunan tidak mubazir. "Untuk apa ada poskesdes kalau SDM-nya tidak pernah hadir?" ungkap Herwan, Rabu (12/3/2014).

Menurut dia, kesehatan masyarakat merupakan sesuatu yang penting. Untuk masyarakat yang tinggal di pedesaan, poskesdes menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan dan harus dioptimalkan. "Jika poskesdes tidak berdaya guna karena bidan maupun perawat jarang masuk kerja, misalnya, itu bisa menjadi masalah serius. Sebab, masyarakat tidak bisa dilayani," katanya.

Karena itu, Herwan menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan komisi D untuk memanggil pihak terkait. "Kita dari komisi B akan menyoroti soal anggarannya yang dialokasikan untuk pembangunan poskesdes itu," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Lampura Afrizal Rio mengatakan, jumlah tenaga medis, baik PNS maupun bidan PTT, di kabupaten itu memang minim. Karena itu, pihaknya berusaha memberdayakan bidan TKS yang bertugas di Poskesdes Tanjungriang. "Kita akan jadikan program kerja Diskes untuk tahun mendatang," ungkapnya.

Kadiskes Lampura Maya Natalia Manan juga mengakui kekurangan bidan PTT. "Jumlah persisnya, saya kurang tahu. Ada sekitar 100 orang. Sementara di Lampura terdapat 247 desa/kelurahan," kata Maya.

Maya menuturkan, pihaknya sudah mendapat informasi dari kepala Desa Tanjungriang bahwa bidan desa yang ada di poskesdes itu masih diperbolehkan di sana asal selalu masuk kerja. "Sudah kita panggil bidan TKS itu. Dia tinggal di Desa Tanjungraja yang tidak berjauhan dari Desa Tanjungriang. Bidan TKS itu terpaksa pulang ke rumahnya karena sudah berkeluarga," ungkapnya.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar