Cari di Blog Ini

Selasa, 25 Maret 2014

Kadisdik Lampura Bantah Isue Setoran Uang Dari Kepsek Yang Dilantik

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara Budi Utomo menepis isue tentang adanya keharusan menyetor uang yang nilainya mencapai Rp 30 juta dari setiap pejabat Kepala Sekolah yang dilantik pada pelantikan 82 kepala sekolah beberapa waktu lalu. Pelantikan tersebut mengambil tempat di SMPN 7 Kotabumi. Menurut Kadisdik, pelantikan kepala sekolah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tersebut adalah murni karena kebutuhan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

SMPN 7. Kotabumi Lampung Utara
Kadisdik Tantang Bukti Setoran Kepsek.

Pelantikan 82 kepala sekolah (Kepsek) di SMPN 7 Kotabumi yang dipersoalkan kalangan tertentu mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Utara Budi Utomo. Termasuk munculnya indikasi adanya setoran Rp30 juta bagi yang menginginkan jabatan Kepsek. Kadisdik menegaskan, Bupati Lampura Zainal Abidin masih memiliki kewenangan untuk melakukan rolling terhadap Kepsek. "Kata siapa tidak diperbolehkan rolling pejabat fungsional guru yang mendapat tugas tambahan menjadi Kepsek? Yang penting bukan pejabat eselon II yang dilantik. Sebab, eselon II harus seizin gubernur Lampung," tegas Kadisdik.

Jadi, lanjut Budi, kemungkinan kalangan tertentu yang menyoal adalah orang-orang yang telah dimutasi atau memang orang yang tidak ingin Lampura maju dalam dunia pendidikan. "Saya ucapkan terima kasih atas kritikan itu. Mudah-mudahan tujuannya membangun," katanya.

Terkait mencuatnya indikasi setiap Kepsek yang dilantik diharuskan mengeluarkan sejumlah uang yang nilainya mencapai Rp30 juta, Kadisdik menegaskan bahwa tantangannya jika memang bisa dibuktikan. Selama ini memang banyak orang yang kecewa dan dia memastikan itu adalah fitnah. "Silakan saja dibuktikan. Jika memang ada oknum Disdik yang terlibat, saya akan serahkan ke penegak hukum untuk diproses," ujarnya.

Dia menambahkan, pelantikan atau rolling Kepsek yang dilakukan Pemkab Lampura ini murni karena kebutuhan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. "Bukan hanya rolling beberapa Plt. Kepsek aja yang didefinitifkan. Karena menjelang akhir tahun ajaran dan tidak boleh ijazah ditandatangani oleh Plt.," ungkap Kadisdik.

Diketahui, 82 Kepsek di Lampura dilantik. Pelantikan terhadap 82 Kepsek yang terdiri atas 62 SDN, 13 SMPN, 4 SMAN, dan 3 SMKN itu dipimpin Sekkab Lampura Hamartoni Ahadist di SMPN 7 Kotabumi, Senin(17/3/2014). Pelantikan 82 Kepsek berdasarkan SK Bupati Lampura No. 821.29/75/II/30-LU/2014 tentang Pengangkatan/Alih Tugas PNS ke Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemkab Lampura. "Pelantikan dan alih tugas ini hendaknya dapat dilihat dari cara pandang yang objektif sebagai siklus perjalanan tugas dalam rangka mengisi kebutuhan organisasi pemerintahan," ungkap Hamartoni.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar