Cari di Blog Ini

Rabu, 12 Maret 2014

Hujan Deras, 6 Kecamatan Dilanda Banjir Bandang

6 kecamatan di Kabupaten Lampung Utara dilanda banjir bandang karena luapan air sungai besar akibat hujan lebat yang turun secara terus-menerus. 6 kecamatan yang dilanda banjir bandang tersebut adalah Bukit kemuning, Abung Tinggi, Abung Barat, Kotabumi Selatan, Kotabumi dan Kecamatan Sungkai Jaya.

Banjir. Kotabumi Lampung Utara
Ratusan Rumah di Enam Kecamatan Terendam.

Pihak Badan Pengulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara mencatat sebanyak ratusan rumah warga yang ada di bantaran sungai terendam banjir di daerah enam Kecamatan setempat yang terjadi pada Sabtu (8/3/2014) lalu. Banjir yang terjadi itu, akibat sejumlah sungai besar meluap seperti Sungai Sekipi dan Way Abung mengaliri enam daerah Kecamatan Wilayah Lampung Utara yakni Bukit kemuning, Abung Tinggi, Abung Barat, Kotabumi Selatan, Kotabumi dan Kecamatan Sungkai Jaya.

Kepala BPBD Lampura Edy Purnomo ketika dimintai keterangan, Minggu (9/3/2014), mengatakan, pihaknya telah mendata sejumlah lokasi korban banjir akibat sejumlah sungai besar meluap yang mengaliri enam daerah Kecamatan yang ada di Lampung Utara yang terjadi pada Jum’at (7/3/2014), malam hingga Sabtu (9/3/2014) pagi lalu. "Selain mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir. Banjir tersebut juga telah mengahanyutkan sejumlah jembatan gantung terputus dan sejumlah hewan ternak milik warga hilang terhanyut air sungai," ujarnya.

Dia juga mengatakan, rumah warga yang terndam banjir adalah mereka tempat tinggalnya berada dibantaran sungai besar. "Pihaknya sudah meninjau ke seluruh lokasi banjir sekaligus melakukan pendataan," ujar Edy seusai meninjau lokasi banjir.

Dia juga mengatakan, pihaknya mendata sebanyak 168 rumah warga yang ada di enam kecamatan Wilayah Lampung Utara yakni Bukit Kemuning, Abung Tinggi, Abung Barat, Kotabumi Selatan, Kotabumi dan Dikecamatan Sungkai Jaya. "Meluapnya sungai yang mengakibatkan banjit begitu cepat dan kemudian surutnya juga sangat cepat. Tapi, ya itulah, akibatnya 168 rumah terendam, bahkan satu rumah warga jenis bangunan semipermanen terseret air hingga sekitar 600 meter," ujarnya seraya menjelaskan seluas 15 hektar lahan pertanian juga tak luput dari sasaran meluapnya sungai besar akibat hujan deras dalam semalam waktu itu.

Satu rumah yang hanyut terseret arus sungai besar adalah rumah milik Dely (40), warga Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi. Selain mengakibatkan ratusan rumah warga terendam, meluapnya dua sungai yakni Sungai Sekipi dan Way Abun g Mengakibatkan delapan jembatan gantung terputus terseret arus dikerenakan tali seling perengkat jebatan terlepas dari dudukan pondasinya. Dia menjelaskan, banjir terjadi karena dua sungai besar meluap dan hal itu terjadi pada, Sabtu ( 8/3/2014), sekitar 08.00 terjadi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bukit Kemuing dan kemudian sekitar pukul 9.00 meluapnya sungai menuju ke-Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi. Selanjutnya pukul 09.30, air meluap terjadi di aliran sungai Way Abung di Kecamatan Abung Barat. Kemudian pukul 14.00, air sungai menuju daerah Kecamatan Sungkai Jaya.

Sementara itu, kiriman air juga tiba di kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Sealatan.”Banjir di dua Wilayah perkotaan Kotabumi terjadi pada, Sabtu (8/3/2014), sekitar pukul pukul 20.30. Tak hanya mengakibatkan ratusan rumah warega terendam, meluapnya sungai akibat turun hujan deras semalaman itu, mengakibatkan 15 hektar lahan pertanian berupa kebun kopi, sawah dan kebun jagung terendam air.

Sementara, satu ekor sapi dinyatakan hanyut, dan satu ekor lagi mati. Kemudian 8 ekor kambing milik warga Desa Skipi juga hanyut terseret air. Sedangkan ratusan ayam ternak dan bebek milik warga yang hilang tidak sempat terdata. "Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan saat ini air telah surut serta warga yang rumahnya terendam banjr tengah membersikan rumahnya akibat banjir tersebut," terangnya.

Pada minggu (9/3/2014), sore kemarin meluapnya du sungai besar tersebut telah surut airnya dan warga sudah mulai membenahi isi rumahnya yang berantakan karena banjir yang terjadi sesaat itu. Hal yang sama dikatakan Firdaus selaku Kabid Pencegahan dan Kesiap-Siagaan (BPBD) Lampung Utara mengatakan, pihaknya sudah membuat laporan tertulis kepada bupati. "Kita akan sampai laporan itu pada hari senin besok (hari ini). Kalau data semuanya sudah lengkap tinggal kita melaporkan lagi," ujarnya.

Berita sebelumnya, hujan yang terjadi pada Jum’at (7/3/2014), malam mengakibatkan dua sungai di Kecamatan Bukit Kemuning dan Abung Tinggi, Lampung Utara—Sekipi dan Way Abung meluap. Puluhan rumah warga yang ada dibantaran kedua sungai itu terendam, dua jembatan gantung putus, dan delapan ekor sapi hanyut.

lampost.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar