Cari di Blog Ini

Jumat, 06 September 2013

Polres Lampura Bentuk Tim Khusus Antibegal

Kotabumi Lampung Utara. Polres Lampura Bentuk Tim Khusus Antibegal. Tim Antibegal dari Kepolisian Resor Lampung Utara tersebut bertugas berpatroli di sejumlah kawasan yang dikenal rawan aksi kejahatan pembegalan sepeda motor. Para anggota tim antibegal tersebut telah mengindentifikasi para pelaku kejahatan begal dan sudah menangkap beberapa orang tersangka pelaku kejahatan pembegalan sepeda motor.
Polres Lampura. Kotabumi Lampung Utara
Polres Lampura Buru Sepeda Motor Hasil Pembegalan

Kepolisian Resor (Polres) Lampung Utara membentuk tim khusus Antibegal yang berpatroli di sejumlah lokasi yang rawan tindak kejahatan. Tim Antibegal yang dibentuk bersamaan dengan pengamanan Pemilukada Lampung Utara itu juga akan memburu sepeda motor korban pembegalan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Helmy Santika, kemarin, mengatakan Tim Antibegal telah mengidentifikasi para pelaku pembegalan, terutama di wilayah Lampung Utara. Sejumlah pembegal juga telah ditangkap.

Tim khusus antibegal ini, kata Helmy juga masih menyelidiki keberadaan sepeda motor hasil pembegalan yang dibawa kabur oleh para pelaku. "Kami masih menyelidiki keberadaan sepeda motor hasil rampasan pelaku begal selama ini," katanya.

Dari hasil keterangan para pelaku yang ditangkap, sepeda motor hasil pembegalan yang mereka rampas dijual kembali kepada masyarakat dengan harga murah. Namun tidak menutup kemungkinan sepeda motor hasil pembegalan dijual pembegal ke luar Lampung Utara. "Karena itu saya mengimbau masyarakat supaya tidak membeli sepeda motor tanpa dilengkapi dengan surat kendaraan resmi dengan dalih apa pun. Baik itu alasan barang gadai atau karena tergiur dengan harga murah," katanya.

lampost.co

Rabu, 04 September 2013

Warga Abung Barat Terima Pembagian BLSM Tahap II

Kotabumi Lampung Utara. Warga Abung Barat Terima Pembagian BLSM Tahap II. Pembagian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) ini dilaksanakan di Kantor Pos yang berlokasi di Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara pada Selasa 4 September 2013. Karena bertepatan dengan awal dimulainya kampanye pemilihan bupati Lampung Utara 2013, terpaksa lokasi pembagian BLSM tersebut hanya dijaga oleh 1 orang personil polisi. Selain itu, pembagian dilaksanakan tanpa adanya kartu antrean sehingga para warga yang mengambil bantuan BLSM tersebut saling berebutan, berdesakan dan terlihat semrawut.
Pembagian BLSM. Kotabumi Lampung Utara
Pembagian BLSM Tahap II di Abung Barat Semrawut

Pembagian Dana BLSM tahap II di kantor pos Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara, terlihat semrawut. Karena pembagian BLSM kali ini di manfaatkan para calon bupati dan wakil bupati berkampanye. Sedangkan petugas yang ditugaskan hanya satu personil untuk mengamankan proses pembagian konvensasi BBM ini. puluhan orang, bahkan mencapai ratusan saling berdesakkan, kebetulan kantor pos tersebut berdekatan dengan jalan lintas sumatera (Jalinsum).

Berdasar pemantauan pada Selasa (3/9/2013) pukul 08.00 WIB, puluhan penduduk yang menerima bantuan sebesar Rp300 ribu ini rela berdesak-desakkan dipintu masuk untuk menyerahkan berkas sebagai syarat mencairkan dana BLSM. Pembagian di kantor kali ini terlihat semerawut, pasalnya, tidak menggunakan nomor antrian berbeda dengan daerah perkotaan di kabupaten Lampung Utara lainnya. Dari puluhan warga yang mengantri, terlihat beberapa manula disana. Mereka hanya melihat-lihat, sambil menunggu suasana terlihat sepi baru menyerahkan berkas persayaratan untuk mendapatkan batuan tunai sebagai konvensasi kenaikkan BBM ini.

Menurut salah satu warga asal Tanjung Harta Soleh (40), pembagian dana bantuan langsung tunai masyarakat pada hari tidak menggunakan daftar antrian, berbeda dengan tahun sebelumnya yang dipanggil satu-persatu oleh petugas. Ia sangat menyayangkan petugas tidak bisa memberikan rasa nyaman pada masayarakat miskin ini. "Kalau pembagian kemarin suasananya tidak seperti ini, tidak beraturan sperti ini. Petugas memanggil satu-persatu nama warga yang mendapatkan bantuan. Kasihan disana, ada beberapa manula ikut mengantri," terang pria paruh baya ini.

Petugas kantor pos yang mebagikan dana bantuan tersebut membenarkan tidak ada antrian disana, pembagian dilangsungkan dilakukan setelah warga menyerahkan kartu tanda peserta penerima BLSM tersebut. Berbeda dengan sebelumnya, warga dipanggil satu-persatu. Pasalnya, warga kurang beruntung ini telah menerima kartu askin. Menurutnya, pembagian dilakukan untuk 5 desa, se-Kecamatan Abung Barat, saat Lampung Post mendatangi kantor ps setempat kemarin pagi. Yaitu; Ogan Lima, Bumi Mandiri, Cahya Negeri, Tajung Harta, dan Lepang Besar. "Hanya ini batas kemampuan kami saat ini. Pembagian hanya bisa dilakukan demikian, karena keterbatasan personil kami. Untuk mengamankan keadaan hanya menyiagakan satu personil polri," kata salah satu staf ini.

lampost.co

Selasa, 03 September 2013

Gubernur Lampung: Tidak Ada Pilgub 2013

Kotabumi Lampung Utara. Gubernur Lampung: Tidak Ada Pilgub 2013. Sjachroedin Z.P yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Provinsi Lampung kembali menegaskan bahwa Pemilihan Gubernur Lampung (Pilgub Lampung) tidak bisa dilaksanakan pada tahun 2013 dikarenakan tidak adanya anggaran. Hal ini disampaikannya pada saat pelaksanaan pertemuan dengan ribuan kader dan caleg PDIP dari seluruh Provinsi Lampung yang diadakan di Balai Krakatau. Sementara lain halnya dengan pihak KPU Lampung dan para calon pasangan peserta Pilgub Lampung 2013 yang bersikukuh agar pilgub tetap bisa dilaksanakan pada tahun 2013.
Provinsi Lampung. Kotabumi Lampung Utara
Lagi, Tegaskan Tak Ada Pilgub 2013

Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. kembali menegaskan tidak ada pilgub pada tahun ini. Penyebabnya, ketiadaan anggaran dalam APBD perubahan 2013 untuk mendanai pilgub. Hal itu dia ungkapkan di hadapan ribuan kader dan caleg PDIP se-Lampung di Balai Krakatau, Sabtu (31/8/2013). Tepatnya ketika menanggapi pernyataan Ketua DPC PDIP Lampung Tengah Bambang Suryadi dalam rapat kerja daerah khusus (rakerdasus) dan pembekalan calon anggota legislatif (caleg) PDIP. Kepada wartawan, Oedin –sapaan akrab Sjachroedin Z.P.– juga menyatakan hal serupa. Yaitu APBDP 2013 tak mampu mendanai Pilgub 2013. "Lha kan dari hasil turun lapangan tim Kemendagri juga menyatakan tidak ada anggaran. Rp0 untuk pilgub," kata ketua DPD PDIP Lampung ini kepada wartawan di sela-sela rakerdasus.

KPU Berencana Temui Mendagri

Sementara, hasil asistensi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tanggal 19 Agustus lalu menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tak bisa menganggarkan pilgub dalam APBD perubahan 2013. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung menganggap pemprov telah melakukan pembohongan publik.

Komisioner KPU Lampung Edwin Hanibal mengatakan, dari pertemuan KPU dengan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Rabu (28/8/2013) lalu, terungkap bahwa pemprov berbohong. Sebab, dana bagi hasil yang bersumber dari pajak untuk pemerintah kabupaten/kota ternyata belum diserahkan. "Ini pembohongan publik dan ini yang akan kami sampaikan ke Kemendagri agar mereka mengingatkan serta mengambil alih kewenangan gubernur untuk menganggarkan dana pilgub buat KPU sesuai Undang-Undang Nomor 32/2004 tentang Pemda," kata Edwin, Sabtu (31/8/2013).

KPU juga akan langsung menghadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi seperti saran dari para pakar dan akademisi. "Kami lagi ngepasin waktu dan kegiatan di Jakarta," kata mantan direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung ini.

www.radarlampung.co.id

Senin, 02 September 2013

KPU Lampura Larang Pemilih Bawa Handphone Ke TPS

Kotabumi Lampung Utara: KPU Lampura Larang Pemilih Bawa Handphone Ke TPS. Larangan membawa handphone, ponsel, dan alat yang memiliki fasilitas pengambilan gambar pada saat pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara tersebut diberlakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal utama yang tidak diinginkan tersebut diantaranya adalah memotret surat suara untuk dijadikan bukti calon pasangan mana yang telah dipilih. Sebab bukti pemotretan surat suara yang telah dicoblos tersebut bisa digunakan oleh si pemilih untuk mendapatkan imbalan dari pihak atau calon pasangan yang telah dipilihnya.
KPU. Kotabumi Lampung Utara
KPU Lampura Larang Pemilih Bawa HP ke TPS

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara melarang pemilih membawa telepon seluler (hand phone/HP) ketika mencoblos di bilik TPS pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Lampung Utara, 19 September 2013.

Ketua KPU Lampung Utara Marthon, Kamis (29-8), mengatakan telepon seluler kini dilengkapi kamera. Jika pemilih membawa telepon seluler ke dalam bilik maka dikhawatirkan coblosan itu akan dipotret dan dijadikan bukti untuk meminta imbalan.

Menurut Marthon, larangan pemilih membawa HP ke dalam bilik boleh disampaikan oleh petugas TPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Marthon mengatakan pencoblosan dimulai pukul 7.00 hingga pukul 13.00. Selama proses pencoblosan tidak boleh ada intervensi. "Tidak ada yang dapat mengintervensi TPS, termasuk calon atau pun bahkan KPU sendiri. Bila kandidat atau tim kampanye ingin memprotes proses atau teknis pelaksanaan pemungutan suara harus melalui saksi tadi. Begitupum komisioner KPU yang ingi memberikan petunjuk, harus disampai secara personal kepada ketua KPPS langsung," kata Marthon.

lampost.co

Daftar Kekayaan 4 Pasangan Calon Peserta Pilkada Lampura 2013

Kotabumi Lampung Utara: Daftar Kekayaan 4 Pasangan Calon Peserta Pilkada Lampura 2013. Daftar kekayaan 4 pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Lampung Utara 2013 (Pilkada Lampura 2013) tersebut diumumkan oleh KPUD Lampura pada hari Jumat 2013 lalu di kantor KPU setempat. Dari hasil pengumuman tersebut diketahui bahwa calon pasangan yang memiliki kekayaan terbanyak adalah Zainal Abidin dan Ansyori Djausal dengan total kekayaan yang mencapai lebih dari Rp 10,3 miliar.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
KPU Lampura Umumkan Kekayaan Calon Kepala Daerah

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Utara telah mengumumkan kekayaan calon kepala daerah Lampung Utara, Jumat (16/8/2013). Pengumuman tersebut dilakukan dengan mengambil tempat di kantor KPU setempat, dan dihadiri Tedy Yunada sebagai anggota panwas kabupaten, Sekretaris KPU Firdaus, serta beberapa tim pemenangan masing-masing calon kepala daerah.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan oleh KPU Lampung Utara tersebut, pasangan calon kepala daerah Zainal Abidin dan Ansyori Djausal memiliki kekayaan yang terbanyak yakni Rp 10,3 miliar. "Ditambah kekayaan lainnya yang tersimpan dalam bank milik Ansyori Djausal sebesar 500 dolar Amerika Serikat," kata Firdaus, Sekretaris KPU Lampura, Jumat (16/8/2013).

Sedangkan kekayaan tiga pasangan lainnya berkisar Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar. Kekayaan tersebut terdiri dari harta tidak bergerak, semisal tanah dan bangunan. Sementara harta bergerak seperti mobil dan alat transportasi lainnya, giro serta lainnya.

Rincian kekayaan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Utara 2013:
  1. - Zainal Abidin memiliki kekayaan : Rp 8.549.535.000.
    - Ansyori Dajusal : Rp 1.758.339.959 plus 500 dolar Amerika Serikat yang tersimpan di bank.
  2. - Kesuma Dewangsa : Rp 3.689.216.987
    - Supeno : Rp 1.228.402.026.
  3. - Yusrizal : Rp 1.567.043.381
    - Yoyot Sukarno : Rp 2.141.844.596.
  4. - Agung Ilmu Mangku Negara : Rp 1.358.500.000
    - Paryadi : Rp 3.947.186.932.
lampung.tribunnews.com