Cari di Blog Ini

Senin, 07 Oktober 2013

1801 Honorer K2 Lampura Ambil Nomor Tes Peserta CPNS

Kotabumi Lampung Utara. 1801 Honorer K2 Lampura Ambil Nomor Tes Peserta CPNS. Tes penerimaan CPNS di Lampung Utara akan dilaksanakan pada 3 November 2013 yang diikuti oleh 1801 orang tenaga honorer di Kabupaten Lampura. Pengambilan nomor tes peserta CPNS tersebut dibuka pada tanggal 2 Oktober 2013 hingga batas waktu satu minggu kemudian.
Tes CPNS. Kotabumi Lampung Utara
Honorer K2 Lampura 1.801 Orang

Hari pertama dibukanya pengambilan nomor tes calon peserta CPNS Honorer Katagori 2 (K2) mengambil nomor tes, Rabu (2/10/2013). Pengambilan nomor tes itu dilakukan di gedung Korpri. Sekitar 500 honorer K2 Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dari total 1.801 mengambil nomor tes mereka. Tampak ratusan calon peserta tes CPNS itu mengantri dari pagi hingga sore hari. Pengambilan nomor tes itu sendiri disediakan waktu hingga satu pekan kedepan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampura, Asmidi Ismail mengatakan, ada sebanyak 1.801 orang masuk tenaga honorer Kategori dua (K2) yang akan mengikuti tes pada tanggal 3 November 2013 mendatang. "Hari ini (2/10/2013) dimulai pengambilan nomor tes," ujar Asmidi.

Jika sebelumnya Honorer K2 Lampura berjumlah 1.754 dan sudah mendapat persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian sekarang bertambah menjadi 1.801, juga sudah mendapat persetujuan. Bertambahnya jumlah tersebut lanjutnya, karena baru-baru ini ada usulan dari RSD Ryacudu Kotabumi. "Setelah kita ajukan kemudian disetujui oleh BKN," jelasnya.

Asmidi menambahkan, dalam pelaksanaan tes itu, untuk tenaga guru akan dipersiapkan sekitar 75 ruangan, yang terbagi di sejumlah sekolah. Yakni SMPN 1, SMPN 7, SMPN 3, SMAN 3, dan SMKN 1. Untuk tenaga kesehatan, akan ditempatkan pada 4 ruang di SMPN 10. "Dan untuk tenaga teknis, BKD mempersiapkan 14 ruangan di SMAN 1," terangnya seraya mengatakan, pengawas dalam pelaksanaan tes sebanyak dua orang di setiap ruangan dibantu dengan staf BKD.

Bagi peserta nantinya dapat melihat lokasi dimana yang bersangkutan akan ikut tes sesuai dengan nomor dan kode lokasi. Lebih jauh dikatakan, metode tes menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Kuota untuk tenaga honorer K2 telah ditetapkan sebanyak 30% dari jumlah honorer K2 Nasional. Materi tes meliputi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). "Penggandaan dan distribusi soal oleh Panitia Pengadaan CPNS Nasional. Pelaksanaan tes dilakukan di instansi masing-masing. Untuk kabupaten/kota akan dikoordinasikan oleh Gubernur. LJK hasil tes disampaikan ke Panitia Pengadaan CPNS Nasional dan penentuan hasil seleksi ditentukan oleh passing grade (nilai ambang batas tertentu) dan diumumkan oleh Menpan & RB," pungkas Asmidi.

www.mytrans.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar