Cari di Blog Ini

Jumat, 23 Agustus 2013

Bulog Lampura Akan Distribusikan Raskin 15 Pada September 2013

Kotabumi Lampung Utara: Bulog Lampung Utara Akan Distribusikan Raskin 15 Pada September 2013. Menurut keterangan dari Plt. Kabulog Subdivre Lampung Utara, K.M. Idris, pendistribusian Raskin 14 dan 15 merupakan kompensasi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat kurang mampu atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Untuk saat ini, Raskin 15 yang akan didistribusikan pada bulan September 2013 tersebut stoknya sudah siap di Gudang Bulog Lampung Utara.
Raskin. Kotabumi Lampung Utara
Raskin 15 Segera Direalisasikan

Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivisi Regional (Subdivre) Lampung Utara bakal segera merealisasikan beras untuk warga miskin (raskin) 15. Rencananya, raskin didistribusikan pada September 2013. "Untuk raskin 13 dan 14 sudah kita distribusikan pada Juni dan Juli 2013. Sedangkan untuk raskin 15 akan kita distribusikan pada September 2013," ujar Plt. Kabulog Subdivre Lampura K.M. Idris didampingi Kasi Analisis Harga dan Pasar Junaidi, Rabu (21/8/2013).

Dijelaskan, penyaluran raskin 14 dan 15 merupakan instruksi dari pemerintah pusat sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kalau raskin 13 memang sejak tahun sebelumnya sudah ada. Namun, kalau raskin 14 dan 15 merupakan program pusat 2013 sebagai imbas kenaikan harga BBM," katanya.

Untuk sekarang ini, lanjut dia, pihaknya sedang menyusun administrasi sekaligus menunggu setoran uang dari masyarakat melalui masing-masing desa/kelurahan. "Jika tahap ini selesai, raskin akan segera kami salurkan. Stok beras itu kini sudah siap di gudang Bulog," ungkapnya.

Realisasi raskin 13, 14, dan 15 ini berdasarkan Surat Gubernur No. 500/1732/I/04/2013 tentang Tambahan Alokasi Pagu Raskin 2013. "Realisasi raskin 13 ini sesuai dengan instruksi gubernur dan dalam pelaksanaannya kita bekerja sama dengan Pemkab Lampura," katanya.

Menurut dia, belum dapat dipastikan apakah pembagian raskin 15 ke depan akan berbarengan dengan raskin reguler. "Jumlah yang akan dikeluarkan sebanyak 30 kg untuk masing-masing rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) dengan harga penebusan sebesar Rp1.600 per kilogram," ungkapnya.

Dijelaskan, dalam program pemerintah ini tidak terjadi penambahan jumlah RTSPM penerima raskin. Penambahan hanya terjadi pada jumlah raskin yang diterima RTSPM. "Jadi kalau alokasi tetap, hanya kuantumnya bertambah," tuturnya.

Ditambahkan Junaidi, keberadaan raskin di masyarakat juga sebagai salah satu upaya menstabilkan harga jual beras. "Jika raskin telah tersebar, secara otomatis kenaikan harga dapat ditekan. Jadi keberadaan raskin ini juga bisa menekan kenaikan harga beras di pasaran," ungkapnya.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar