Cari di Blog Ini

Kamis, 22 Agustus 2013

2 Siswa SMA Pesawaran Berhasil Mengolah Buah Sukun Menjadi Beras

Kotabumi Lampung Utara: 2 Siswa SMA Pesawaran Berhasil Mengolah Buah Sukun Menjadi Beras. Menggunakan buah sukun sebagai bahan utama dalam pembuatan beras telah berhasil dilakukan oleh 2 orang siswa SMAN 1 Punduhpedada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Beras yang dibuat dari buah sukun tersebut memiliki indeks dikemik yang rendah sehingga sangat baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Karena keberhasilan mengolah buah sukun menjadi beras tersebut, dua orang siswa SMAN 1 Punduhpedada Kabupaten Pesawaran itu berhasil meraih juara pertama pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) Ke-18 yang dilaksanakan di Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung, pada Selasa, 20 Agustus 2013 lalu.
Harteknas. Kotabumi Lampung Utara
Lagi, Pesawaran Juara Pertama Harteknas

SMAN 1 Punduhpedada, Pesawaran, meraih juara pertama pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) Ke-18 yang dilaksanakan di Balai Keratun, Pemprov Lampung, Selasa (20/8/2013). Penghargaan untuk kali kedua ini didapat setelah dua siswa, Waluyo dan Nengah Mujiane, berhasil mengolah buah sukun menjadi beras. Di mana, beras itu sangat baik untuk penderita diabetes. Kepala SMAN 1 Punduhpedada Abdul Roni, S.Pd. menyatakan, buah sukun dipilih karena bahan baku itu berlimpah. Pengolahan sukun menjadi beras itu menghasilkan kadar indeks dikemik (perubahan karbohidrat jadi gula dalam darah) sangat rendah yakni 57. "Sementara beras padi memiliki indeks sebesar 80–90," kata Abdul Roni yang didampingi guru fisika Sovfan, S.Pd.

Sovfan menambahkan, ia dan dua siswa melakukan penelitian selama setahun. Dalam prosesnya, tim sempat gagal ketika uji coba. "Ketika uji coba, teksturnya kurang maksimal. Cita rasa, aroma, dan warna juga kurang baik. Alhamdulillah, setelah uji coba terus-menerus, akhirnya mengalami penyempurnaan," ujarnya.

Menurut Sovfan, beras sukun ini tahan hingga tiga bulan. Pengolahannya juga tidak sulit. Untuk satu kilogram beras dibutuhkan sekitar 10 buah sukun dengan berat rata-rata satu kilogram.

Sementara keberhasilan yang diraih dua tahun berturut-turut itu mendapat apresiasi dari Bupati Pesawaran Aries Sandi Darma Putra. "Selamat kepada pelajar dan sekolah yang telah mengharumkan nama Pesawaran. Saya akan terus mendukung anak-anak untuk maju ke tingkat nasional," ungkap Aries, Selasa (20/8/2013).

Kepala Dinas Pendidikan Pesawaran Drs. Heksus, M.M. menyatakan, selain penghargaan dan uang pembinaan Rp8 juta, pada 17 September 2013 kedua siswa itu akan dikirim ke tingkat nasional yang berlangsung di Sumatera Barat. "Mohon doa dan dukungannya, semoga anak-anak didik kita dapat mengharumkan Bumi Andan Jejama di tingkat nasional," harap Heksus.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar