Cari di Blog Ini

Sabtu, 06 Juli 2013

PAD Lampura Dari Sektor Retribusi Menara Telekomunikasi Terbilang Rendah

Kotabumi Lampung Utara: Pungutan Retribusi dari keberadaan menara telekomunikasi sebagai penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Utara masih terbilang rendah. Dari 88 unit menara telekomunikasi milik beberapa provider seluler yang tersebar di seluruh kawasan Lampura ditargetkan menghasilkan retribusi tahun 2013 dari sektor ini adalah sebesar Rp Rp 325 Juta. Namun terhitung hingga bulan Juni 2013, retribusi yang diperoleh baru sebesar Rp Rp 162,5 juta.
Menara Telekomunikasi. Kotabumi Lampung Utara
PAD Retribusi Menara Telekomunikasi Lampura baru 50 Persen

Jumlah penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi menara telekomunikasi di Kabupaten Lampung Utara, terbilang rendah. Sampai semester pertama berakhir (Juni), PAD dari sektor tersebut hanya mencapai Rp 162,5 juta. "Tahun ini, kami menargetkan PAD dari sektor retribusi menara telekomunikasi Rp 325 Juta.Tapi sampai bulan Juni, baru tercapai 50 persen," jelas Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Perhubungan dan Komunikasi Lampura Miki, Jumat (5/7/2013).

Ia menjelaskan, Lampung Utara memiliki 88 menara telekomunikasi yang tersebar di kabupaten setempat. Menara tersebut, milik provider Telkomsel, Indosat, XL. Sedangkan untuk Izin, pihaknya tidak melakukan pemungutan. "Yang memungut izin kantor penanaman modal dan Perizinan," katanya.

Retribusi terusnya, ditarik berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2012 tentang Pedoman Penyelenggaraan dan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

lampung.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar