Cari di Blog Ini

Rabu, 17 Juli 2013

Operasi Pekat Digelar Polres Lampura Di Bulan Ramadhan

Kotabumi Lampung Utara: Polres Lampung Utara melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) mulai tanggal 10 Juli 2013 hingga 24 Juli 2013. Untuk pelaksanaan Operasi Pekat 2013 ini, pihak Polres Lampura telah mengerahkan 34 orang petugas. Sasaran Operasi Pekat adalah penjualan minuman keras, perjudian, prostitusi, dan premanisme.
Kapolres. Kotabumi Lampung Utara
Polres Terjunkan 34 Personil

Polres Lampung Utara (Lampura) mengadakan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri dalam memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan 1434 H. Operasi tersebut dimulai sejak 10 Juli hingga 24 Juli. Hal tersebut dikatakan Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika Helmy Santika, melalui Kabag Ops, Kompol Syahrul A. Rambe. "Dalam operasi pekat ini Polres Lampura menerjunkan sebanyak 34 personil yang berasal dari anggota reskrim, sabhara, intel, binmas dan sebagian dari Polsek se-Lampura, guna melakukan ops tahunan tersebut," jelas Kabag Ops kepada Trans Lampung di ruangannya, Senin (15/7/2013).

Lebih jauh Kabag Ops Polres Lampura menjelaskan, target dalam operasi tersebut diantaranya penertiban penjualan minuman keras, perjudian, prostitusi, dan premanisme. Ia juga mengatakan yang sudah berhasil diamankan sementara ini dalam operasi pekat diantaranya minuman keras dan petasan. Selain itu, rencananya pihak Polres Lampura akan menggelar razia tempat-tempat yang disinyalir sebagai tempat praktek prostitusi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Lampura juga memberi himbauan kepada masyarakat Lampura agar tidak menyalakan petasan apalagi didekat rumah ibadah. Karena akan sangat mengganggu umat Muslim dalam menjalankan ibadah. "Kepada pedagang miras dan petasan yang sudah diberi himbauan, namun nekat menjual, maka akan diberi tindakan tegas dan sanksi sesuai dengan undang undang yang berlaku," pungkasnya.

www.mytrans.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar