Cari di Blog Ini

Sabtu, 20 Juli 2013

Kasus Penimbunan 2,3 Kiloliter BBM Terindikasi Dibeking Oknum Polisi

Kotabumi Lampung Utara: Kasus penimbunan 2.300 liter BBM yang saat ini ditangani Kepolisian Lampung Utara memberikan indikasi adanya oknum polisi berpangkat AKP (ajun komisaris polisi) terlibat sebagai beking bisnis haram tersebut. Saat pemeriksaan verbal, tersangka mengungkapkan keterlibatan oknum polisi berinisial Z.
Bahan Bakar Minyak (BBM). Kotabumi Lampung Utara
Dibekingi Mantan Kapolsek?

Wajar saja jika makin banyak saja sipil yang mau terlibat penyimpangan bahan bakar minyak (BBM). Sebab, tindakan melawan hukum demi mengejar keuntungan pribadi itu justru terindikasi direstui oknum aparat penegak hukum. Ini seperti pengembangan penyidikan kasus penimbunan 2,3 kiloliter bensin di Kotabumi, Lampung Utara. Hasil pemeriksaan penyidik polres terhadap dua tersangka yakni Juanda Amarsah dan Feri (ditangkap Senin siang, 15/7/2013) mengarah adanya keterlibatan oknum anggota polisi berpangkat AKP (ajun komisaris polisi). Menanggapi hal itu, Kapolres Lampura AKBP Helmy Santika, S.I.K. angkat bicara. "Memang ada pengakuan dari tersangka mengenai keterlibatan Z, mantan Kapolsek di wilayah hukum Lampura. Saya sudah perintahkan Kasatreskrim Polres Lampura untuk melakukan penyelidikan lebih dalam," tegas Kapolres usai menggelar rapat seluruh perwira di lingkungan mapolres setempat, Rabu (17/7/2013) pukul 16.00 WIB.

Kapolres mengatakan, semua harus dibuktikan dengan alat bukti yang cukup. Kalau memang terbukti, pihaknya tidak tebang pilih dan pasti ditindak tegas. "Kalau terbukti oknum Z itu terlibat lalu Kasatreskrim Polres Lampura tidak sanggup melakukan pemeriksaan, saya selaku Kapolres secara langsung akan melakukan pemeriksaan. Bila perlu, kami tahan oknum tersebut," tegas Kapolres.

Diketahui, Kodim 0412 Lampura mengamankan 2,3 kiloliter bensin yang diperkirakan hendak ditimbun pada Senin (15/7/2013) pukul 21.00 WIB lalu. Bensin yang diduga bersubsidi tersebut dimasukkan dalam 66 jeriken dan diangkut mobil Mitsubishi Colt L-300 dengan nomor polisi BE 9976 WB. Kendaraan diamankan saat melintasi Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara (ARPN), Kotabumi. Anggota Intel Kodim 0412 Lampura juga mengamankan sopir mobil, Juanda Amarsah (23 tahun), warga Desa Negararatu, Kecamatan Sungkai Utara, Lampura. Komandan Kodim 0412 Lampura Letkol Inf. Ayi Lesmana menjelaskan, dari pemeriksaan bensin akan dijual ke Desa Negeribesar, Kecamatan Negeribesar, Waykanan. "Kasus ini selanjutnya kita serahkan ke pihak kepolisian," ucapnya.

Ditemui terpisah, Kasatreskrim Polres Lampura AKP Bunyamin melalui Kaur Bin Ops. Iptu Serupi Kunang menerangkan, pihaknya menyelidiki siapa pemilik BBM tersebut. Hasilnya, pihaknya pada Senin (15/7/2013) meringkus Feri, pemilik BBM itu. "Bila terbukti menimbun, para tersangka dijerat pasal 55 Undang-Undang Migas No. 22/2001. Ancamannya enam tahun penjara," terangnya.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar