Cari di Blog Ini

Minggu, 23 Juni 2013

Wang Yaping, Astronot Perempuan China Yang Mengajar Dari Luar Angkasa Untuk Puluhan Juta Murid Di Bumi

Kotabumi Lampung Utara: Wang Yaping, Astronot Perempuan China Yang Mengajar Dari Luar Angkasa Untuk Puluhan Juta Murid Di Bumi. Kegiatan mengajar tersebut dilakukan oleh Wang Yaping dari laboratorium luar angkasa Tiangong I. Astronot cantik ini bersama dua astronot lainnya meluncur dari bumi menuju laboratorium ruang angkasa tersebut dengan mengendarai pesawat antariksa Shenzou-10. Pesawat antariksa ini dijadwalkan akan segera kembali ke bumi antara tanggal 25 atau 26 Juni 2013.
Wang Yaping, astronot perempuan China. Kotabumi Lampung Utara
Astronot Cina mengajar dari luar angkasa

Astronot perempuan asal Cina, Wang Yaping untuk pertama kalinya mengajar lewat video dari luar angkasa. Astronot perempuan kedua asal Cina ini berbicara dengan sejumlah murid lewat tayangan video langsung. Dia bersama rekannya menjelaskan soal keadaan tanpa gravitasi dalam pelajaran fisika. Wang terlihat menggunakan alat peraga berupa gangsing, bola dan air untuk menggambarkan kondisi tanpa gravitasi. Dia melakukan aksi mengajarnya ini dari laboratorium luar angkasa Tiangong I, tempat di mana pesawat luar angkasa Shenzhou saat ini berada.

Shenzou-10 merupakan pesawat luar angkasa berawak kelima yang berhasil diluncurkan oleh Cina. Pesawat ini akan mengakhiri misinya pada tanggal 25 atau 26 Juni 2013 mendatang.

Disaksikan jutaan pelajar

Saat mengajar melalui video itu, Wang Yaping menunjukan sejumlah percobaan terkait dengan soal berat dan massa benda saat berada di luar angkasa. Dia antara lain menunjukan bagaimana sebuah obyek bergerak dalam lingkungan yang dilingkupi kodisi gaya berat mikro, saat menerangkan hal ini dia meminta rekannya berputar mulai dari 90 derajat kemudian 180 derajat dari lantai laborotarium.

Sekitar 330 murid sekolah setingkat sekolah dasar dan menengah datang menghadiri kelas khusus di Beijing menyaksikan Wang mengajar. Laporan media setempat juga mengatakan dalam kesempatan ini sejumlah anak juga diberi kesempatan untuk bertanya secara langsung.

Saat merespon pertanyaan para murid, Wang tidak lupa untuk menggambarkan apa yang bisa dia lihat dari luar angkasa. "Bintang yang kami lihat lebih terang, tapi mereka tidak terlihat berkedip. Langit yang kami lihat tidak berwarna biru tapi hitam. Dan setiap hari, kami bisa melihat matahari terbit sebanyak 16 kali karena kami memutari bumi setiap 90 menit.," kata Wang yang kemudian menjelaskan ini karena tidak adanya hambatan dari atmosfer saat melihatnya.

Menteri Pendidikan Cina mengatakan materi yang disampaikan oleh Wang tidak hanya disaksikan oleh pelajar di Beijing tetapi juga sekitar 60 juta pelajar dan guru di seluruh Cina.

www.bbc.co.uk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar