Cari di Blog Ini

Rabu, 05 Juni 2013

Tentang Dugaan Tindakan Arogansi, Kabag TU RSUD Ryacudu Masih Belum Beri Keterangan

Kotabumi Lampung Utara: Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, diduga telah melakukan tindakan arogan terhadap Staf Kasir rumah sakit milik pemerintah tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, Kabag TU RSUD Ryacudu tersebut masih enggan ditemui oleh para awak media untuk memberikan hak jawabnya untuk tujuan pemberitaan yang berimbang.
RSUD Ryacudu. Kotabumi Lampung Utara
Kabag TU RSUD Ryacudu Tampik Laporan Staf Kasir

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Ryacudu Kotabumi, TYK yang diduga bertindak arogan terhadap Staf Kasir RSUD setempat, enggan ditemui pada Senin (3/6/2013), sekira pukul 12.30 WIB. Terlebih saat beberapa awak media ingin menemuinya terkait tindakan tidak terpuji yang diduga dilakukannya.

Kurang lebih satu jam lamanya awak media yang bertujuan ingin memberinya hak jawab guna pengimbangan berita, agar tidak seolah memojokkan sepihak, namun dia (KTU RSUD Riyacudu, Red) yang diketahui berada di ruangannya, tidak juga mau keluar atau pun mempersilakan masuk para kuli pena pemburu berita. ”Ibu KTU di ruangan tapi ada tamu,” singkat salah seorang staf RSUD Hi M Riyacudu yang enggan dikorankan identitasnya.

Antarpegawai RSUD Ryacudu Rusuh

Pelayanan RSUD Riyacudu Kotabumi Lampung Utara (Lampura), bukan hanya dikeluhkan masyarakat. Kali ini ironisnya, terjadi cekcok antara pegawai RSUD milik pemerintah itu, pada Jumat (31/5/2013) sekira pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut dialami OSD (34) selaku Staf Kasir RSUD Riyacudu. Dia mengatakan, mengalami tindakan arogan yang dilakukan Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Riyacudu, TYK.

OSD menceritakan, saat itu dirinya diperintah pimpinan, untuk mengambil surat disposisi guna kepentingan pasien cuci darah atas nama Mestiaf (60), warga Waykunangm, Kecamatan Abungkunang. Lebih jauh dia membeberkan, setelah dia mendapatkan disposisi guna cuci darah, tiba tiba tanpa sebab yang jelas, Kepala TU melemparnya dengan botol air mineral. "Saya tidak tahu, setelah saya meminta surat itu dan sudah diberikan, tiba tiba dia melempar saya dengan botol air mineral. Saya tanya apa penyebab Anda melempar saya, dengan emosi TYK menjawab, urusan ini harusnya bukan tanggungjawab saya," kata OSD mengutip perkataan TYK.

Banyak yang melihat insiden itu, lanjut OSD, dia tidak mengada ada. Bahkan dia siap menghadirkan saksi kejadian yang dia alami. Sementara TYK selaku Kepala TU RSUD Riyacudu yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji itu, saat dihubungi melalui ponselnya Minggu (2/6/2013), di nomor 08127087XXX guna meminta hak jawabnya, tidak mau menjawab ponselnya dan di-SMS-pun juga tidak membalas.

translampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar