Cari di Blog Ini

Minggu, 30 Juni 2013

Polsek Sungkai Selatan Ringkus Pelaku Kejahatan Begal

Kotabumi Lampung Utara: Petugas Kepolisian Sektor Sungkai Selatan berhasil membekuk buronan yang menjadi tersangka pelaku kejahatan pembegalan sepeda motor. Buronan tersebut adalah Riko (19 tahun) warga Dusun Racak, Cahayamakmur, Sungkaijaya, Lampung Utara. Penangkapan terhadap Riko dilakukan berdasarkan laporan Gimin (63 tahun) yang menjadi korban aksi kejahatan begal yang dilakukan oleh Riko bersama 2 orang temannnya dalam komplotan tersebut. Polsek Sungkai Selatan Ringkus Pelaku Kejahatan Begal.
Begal Buron Diringkus Polisi Sungkai Selatan

Polsek Sungkai Selatan, Lampung Utara, meringkus buronan kasus pembegalan sepeda motor, Jumat (28/6/2013), sekitar pukul 01.00. Tersangka Riko (19 tahun), warga Dusun Racak, Cahayamakmur, Sungkaijaya, Lampung Utara, itu kini telah ditahan di polsek setempat guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut atas perbuatannya. Dari tersangka, petugas menyita barang bukti Honda Supra X 125 BE-7934-RG.

Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Adi Sastri mengatakan tersangka ditangkap saat berada di rumahnya. Selain menahan tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti hasil tindak kejahatan yakni sepeda motor yang belum sempat dijualnya. "Tersangka dan berikut barang bukti kini telah diamankan di Polsek Sungkai Selatan guna proses penyidikan lebih lanjut atas kasus tersebut," ujarnya.

Adi Sastri menjelaskan penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas laporan korban Gimin (63 tahun), warga Sidodadi, Sungkai Selatan. Aksi pembegalan dilakukan tersangka bersama dua rekannya di jalan raya Ketapang, Desa Sidodadi, Sungkai Selatan, Lampung Utara, pada 20 Mei 2013.

Waktu itu korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri dikejar oleh tersangka bersama dua rekannya yakni Ican yang terlebih dulu ditangkap petugas Polres Way Kanan kasus curas. Kini satu rekan tersangka, yakni Fi, masih dalam pengejaran. Saat itu mereka langsung menghadang serta menodongkan senjata api (senpi) dan sebilah golok terhadap korban. "Setelah korban tak berdaya, mereka membawa kabur sepeda motor korban yang kini dijadikan sebagai barang bukti atas perbuatannya tersebut," kata dia lagi.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan pembegalan berasama Ican (tertangkap) dan seorang rekannya berinisial Fi (DPO) terhadap korban. "Saya berperan mengendarai sepeda motor memboceng dua rekannya saat melakukan pembegalan terhadap korban," kata Adi Sastri mengutip pengakuan tersangka.

Tersangka juga mengakui sepeda motor dari hasil aksi pembegalan itu rencananya mereka jual, tetapi keburu dirinya diamankan berikut barang bukti sepeda motor milik korban tersebut.

lampost.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar