Cari di Blog Ini

Jumat, 07 Juni 2013

Detektor Telur Busuk Untuk Industri Ciptaan Siswa SMA Taruna Nusantara Magelang

Kotabumi Lampung Utara: Detektor telur busuk untuk skala industri menengah ciptaan Antonius Wisnu, siswa dari SMA Taruna Nusantara Magelang, telah mengantarkannya sebagai peraih medali emas pada ajang International Exhibition for Young Inventor yang digelar di Malaysia pada bulan Mei 2013 lalu. Detektor telur busuk karya Antonius Wisnu bekerja menggunakan cahaya senter dan sensor cahaya. Menurutnya, alat ini bisa digunakan secara efektif pada usaha industri berskala menengah.
Detektor Telur Busuk Antonius Wisnu. Kotabumi Lampung Utara
Siswa SMA kembangkan detektor telur busuk untuk industri

Siswa sekolah menengah atas di Magelang mengembangkan detektor telur busuk untuk industri menyusul keberhasilan meraih medali emas dalam lomba inventor muda.

Antonius Wisnu, seorang siswa dari SMA Taruna Nusantara Magelang, telah meraih medali emas untuk The Best Invention dalam International Exhibition for Young Inventor di Malaysia bulan lalu untuk kategori temuan dalam pangan dan pertanian. "Waktu itu (dalam lomba ke Malaysia), saya juga membawa (detektor telur busuk) versi industri, alat ini bisa lebih cepat (dalam mendeteksi telur busuk) dan dapat digunakan dalam skala industri menengah," kata Wisnu.

Dalam lomba di Malaysia, Wisnu meraih medali emas untuk detektor telur busuk dalam bentuk senter. "Ada tiga metode yang bisa digunakan untuk mendeteksi telur busuk, dengan direndam air dan indikator mengapung atau tidak, diterawang di cahaya matahari, dan deteksi gas H2S, yang merupakan sumber bau telur busuk. Saya memakai metode yang paling sederhana dengan memakai bayangan," kata Wisnu.

Membedakan minyak goreng

Untuk membuat alat ini, Wisnu menggunakan senter dan sensor cahaya. "Saya pakai senter, praktis, kecil, murah dan bisa dibawa-bawa."

Siswa kelas 12 SMA Taruna ini mengatakan ia mengembangkan alat ini sekitar dua bulan. Gagasan ini bermula dari melihat sang ibu yang sering membuat kueh dan pernah mengalami kesulitan untuk membedakan telur yang masih bagus. "Saya berpikir ini adalah suatu permasalahan yang harus diselesaikan, yaitu untuk membedakan telur yang bagus dan busuk," kata Wisnu.

Ia mengatakan alat sederhana ini juga bisa digunakan untuk membedakan minyak goreng yang masih dapat dipakai atau yang sudah tidak layak. "Saya sempat mencoba untuk menggunakan alat ini untuk membedakan apakah minyak goreng masih bagus atau tidak layak dipakai. Dengan alat yang sama... namun saya belum sempat fokus ke arah itu," tambahnya.

www.bbc.co.uk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar