Cari di Blog Ini

Selasa, 28 Mei 2013

TPA Di Lingkungan 9 Kotabumi Udik Butuh Perhatian Dan Bantuan Pemerintah

Kotabumi Lampung Utara. Meskipun telah terdaftar di Kantor Departemen Agama Lampung Utara, 9 kali berturut-turut meluluskan siswa-siswi, dan hingga kini mampu mempertahankan eksistensi kegiatan belajar mengajar, namun sebuah Madrasah Diniyah (TPA) yang berlokasi di Lingkungan 9 Kotabumi Udik hingga kini masih belum mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Madrasah Diniyah Kotabumi Udik Lampung Utara
Kesejahteraan, terutama dalam bidang pendidikan, yang selama ini dikumandangkan sebagai program utama pemerintah, ternyata masih belum bisa dinikmati secara merata oleh segenap lapisan masyarakat. Sebagai contoh yang dialami oleh sebuah Madrasah Diniyah (TPA) yang berlokasi di kawasan Lingkungan 9 Kotabumi Udik, Lampung Utara.

Bangunan dan lembaga pendidikan yang menempati areal seluas 3.500 m2 ini sudah berdiri sejak tahun 1997 dan merupakan swadaya masyarakat setempat. Meskipun hanya didukung fasilitas dan bangunan yang terkesan serba kekurangan dan seadanya, namun Madrasah Diniyah yang dipimpin dan dikelola oleh Bapak Majen ini tercatat sudah 9 kali meluluskan siswa dan siswinya. Para siswa dan siswi itu kini tersebar di beberapa sekolah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Ironisnya, meskipun telah terdaftar di Kantor Departemen Agama Lampung Utara dan mampu mempertahankan eksistensi kegiatan belajar dan mengajar, namun Madrasah Diniyah atau TPA ini hingga kini belum pernah mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan dari pemerintah.

Madrasah Diniyah (TPA) Lingkungan 9 Kotabumi Udik Lampung Utara
Bangunan dan fasilitas belajar dan mengajar di lembaga pendidikan ini dalam keadaan yang memprihatinkan. Dinding dan lantai kelas umumnya sudah dalam keadaan rusak. Para pengajar yang memang tidak dibayar tetap ikhlas menjalankan tugasnya mendidik para siswa dan siswi yang juga tidak dipungut biaya alias gratis untuk belajar di tempat ini.

Sebagai pemimpin Madrasah Diniyah tersebut, bapak Majen sangat mengharapkan kepedulian dari pemerintah untuk dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan ini. Sangat disayangkan jika sekolah yang bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa, terutama dalam bidang pendidikan agama ini ternyata sama sekali tidak mendapatkan perhatian, dukungan, dan bantuan dari pihak yang berwenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar