Cari di Blog Ini

Jumat, 24 Mei 2013

Musim Kemarau Di Lampura Diperkirakan Masuk Pada Pertengahan Juni 2013

Kotabumi Lampung Utara: Musim kemarau di Lampung Utara diperkirakan akan dimulai pada pertengahan bulan Juni 2013. Menjelang pergantian musim yang dikenal sebagai musim pancaroba ini masyarakat di Lampung Utara diingatkan untuk mewaspadai terjadinya angin kencang dan angin putting beliung. Selain fenomena alam yang bisa menimbulkan bencana tersebut, masyarakat juga dihimbau untuk mewaspadai beberapa jenis penyakit yang sering muncul pada saat musim pancaroba, misalnya penyakit diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafassan Akut).
Kotabumi Lampung Utara
Musim Pancaroba, Waspada Angin Kencang

Lampung Utara diperkirakan masuk musim kemarau pada pertengahan Juni 2013. Perkiraan itu disampaikan Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Radin Inten II Provinsi Lampung. Saat ini, kondisi cuaca masih masa peralihan alias pancaroba. "Curah hujan bulan ini diprakirakan berkisar 151–200 milimeter. Atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 200–300 milimeter," ujar Sawardi, Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, kemarin (21/5/2013).

Menurutnya, pada pancaroba ini warga perlu mewaspadai terjadinya angin kencang hingga puting beliung. Tak hanya itu. Hujan lebat secara tiba-tiba yang sebarannya tidak merata atau biasa disebut hujan lokal juga kerap terjadi.

Diketahui, sedikitnya 20 rumah di tiga RT (rukun tetangga), Lingkungan (LK) V, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, rusak akibat diterpa angin kencang disertai hujan deras pukul 17.30 WIB Sabtu (18/5). "Dengan kewaspadaan yang tinggi pada pancaroba tersebut, diharapkan bisa dihindari adanya korban bencana alam terutama puting beliung," ungkapnya.

Tanda-tanda angin kencang bisa dilihat dari keadaan cuaca panas di pagi, siang, serta menjelang sore hari. Lalu ada gumpalan awan berwarna hitam. Sawardi juga mengingatkan warga tetap mewaspadai sejumlah penyakit yang kerap muncul saat pancaroba. Seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar