Cari di Blog Ini

Jumat, 10 Mei 2013

Meskipun Ada Larangan, Pedagang Asongan Tetap Nekat Berjualan Di Kereta Api

Kotabumi Lampung Utara: Meskipun sudah dilarang, namun sejumlah pedagang asongan tetap nekat berjualan diatas kereta api penumpang di Stasiun Kotabumi, Lampung Utara. Akibatnya sempat terjadi kericuhan antara para pedagang asongan tersebut dengan Polisi Khusus Kereta Api sehingga menyebabkan keberangkatan kereta api menjadi terlambat selama 1 jam.
Stasiun Kereta Api Kotabumi Lampung Utara
Pedagang Asongan Nekat Jualan di KA

Sejumlah pedagang asongan nekat berdagang di atas kereta api jurusan Kotabumi-Blambangan, Kamis (9/5/2013), saat kereta berada di Stasiun Kotabumi. Akibatnya, sempat terjadi kericuhan dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan kereta pun terlambat berangkat hingga satu jam. Menurut Agus, salah seorang penumpang mengatakan, aksi dilakukan karena kereta dari Bandar Lampung tak kunjung datang. "Tadi sempat terjadi kericuhan di atas kereta karena saat pedagang akan mencoba masuk, ada petugas yang menjaga pintu kereta," kata Agus, Kamis (9/5/2013).

Akibatnya, seorang petugas serta enam anggota Polsuska dan empat satpam stasiun melakukan penurunan paksa pedagang asongan. Hal senada diungkapan Edo, penumpang lainnya. Ia membenarkan adanya peristiwa tersebut. Beruntung dari aksi yang dilakukan pedagang itu, tidak sampai ada korban. "Pedagang asongan mau turun dari kereta," ujarnya.

Menurutnya, kejadian itu sempat menunda perjalanan kereta selama satu jam. Hingga akhirnya kereta dapat diberangkatkan dengan aman dan tidak ada penjual asongan di atas kereta.

Sementara Kepala Stasiun Kereta Api Kotabumi Wastar, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas kepada pedagang asongan yang berjualan di atas kereta. "Kami terpaksa melakukan penurunanan pedagang dari kereta kerena sudah ada aturan dari pusat bahwa pedagang dilarang berjualan di atas kereta," jelasnya.

Larangan tersebut, menurut Wastar, dilakukan PT KAI guna memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang kereta api. Selain itu, adanya surat dari Direksi PT KAI No 2/LL.006/KA-2012 tentang penertiban pedagang asongan yang berjualan di atas KA pada saat sedang berjalan.

lampung.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar