Cari di Blog Ini

Rabu, 29 Mei 2013

KPUD Lampura Masih Menunggu Keputusan KPU Provinsi Lampung

Kotabumi Lampung Utara: Berkaitan dengan penggabungan jadwal pelaksanaan pemilihan bupati dan pemilihan gubernur, hingga kini pihak KPUD Lampung Utara masih menunggu keputusan dari KPU Provinsi Lampung. Keputusan penyesuaian jadwal pilkada tersebut berkaitan dengan penyediaan anggaran yang dibutuhkan. Ketua KPUD Lampura menyampaikan bahwa anggaran untuk pemilihan bupati Lampura sudah tidak ada masalah lagi. Namun anggara untuk pelaksanaan pemilihan gubernur masih belum ada kepastian.
Pilkada. Kotabumi Lampung Utara
Masih Tunggu Jadwal KPU Lampung

KPUD Lampung Utara hingga saat ini masih menunggu keputusan dari KPU Provinsi Lampung terkait jadwal penggabungan Pemilihan Bupati (Pilbup) dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub). "Kami masih menunggu keputusan KPU Provinsi Lampung," ujar Ketua KPUD Lampura, Hi. Marton, Minggu (26/5/2013).

Lebih lanjut Marton mengutarakan, meskipun pelaksanaan Pilgub memang telah disepakati akan dilaksanakan tahun 2013 ini. Namun, terkait pengabungan jadwal Pilbup dengan Pilgub belum ada pembicaraanya. "Apakah akan berbarengan atau tidak masih tanda tanya. KPUD Lampung Utara sifatnya menungu, apapun keputusanya ikut saja. Yang jelas, apabila ini digabungkan, tentunya kita yang mengikuti jadwal KPU provinsi, dan kita juga akan mensosialisasikan agenda pelaksanaanya kembali baik pada calon bupati maupun pada partai pengusungnya," jelasnya.

Sesuai jadwalnya pelaksanaan Pilbup digelar tanggal 9 September 2013, sedangkan Pilgub dilaksankan pada tanggal 2 Oktober 2013. Jadwal ini, hanya berselang beberapa minggu saja antara pelaksanaan pilbup dengan pilgub. "Dengan jadwal agenda itu, otomatis kita yang mengikuti agenda provinsi bila ini digabungkan," terangnya.

Marton mengatakan, dalam pengabungan ini tentunya akan dilakukan pembahasan anggaran terkait pelaksanaannya. Sejauh ini belum ada pembahasanya dengan KPU Lampura, sedangkan kalau anggaran pelaksanaan Pilbup sudah siap tidak ada masalah lagi. "Anggaran pilbup sudah ready, kalau anggaran pilgub kita belum tau," ujarnya.

Selain itu pula, sambung Marton, Untuk PPK dan PPS Pilgub mengunakan yang telah ada, tetapi akan dilakukan pengukuhan kembali. "PPK dan PPS orang yang sama dengan Pilbup, tinggal kita kukuhkan lagi," kata Marton seraya mengatakan sejauh ini, masih dengan agendanya masing-masing.

Di tempat yang sama, Anggota KPUD Lampura lainnya, Suheri Syam menambahkan, sebelum membahas jadwal pengabungan ini, terlebih dahulu akan dilakukan pertemuan antara Bupati, kpu kabupaten, Gubernur dan KPU Provinsi. Pertemuan ini, lanjutnya, untuk membahas apabila pelaksanaan Pemilihan Bupati dengan Pemilihan Gubernur digabungkan. Mengingkat pelaksanaan pilkada tahun sebelumnya, pilgub dan pilbup diselengarkan berbarengan. "Waktu itu saya yang mewakilkan KPU Lampura untuk membahas pengabungan ini," ujarnya.

Berdasarkan informasi, kata Suheri, terkait dana pelaksanaan Pilgub akan diangarkan dalam APBD Perubahan. Untuk APBD perubahan sendiri diperkirakan pada bulan september itu saja baru dilakukan pembahasan. "Artinya saya perkirakan Pilgub ini jatuh pada bulan November atau Desember,"tuturnya seraya mengatakan kalau pelaksanaan dibulan itu, rentan jarak pilgub dan pilbup cukup jauh tentunya pelaksanaannya akan berjalan sendiri-sendiri. "Pilgub dengan jadwalnya sendiri, pilbup juga akan berjalan dengan jadwalnya sendiri," pungkasnya.

translampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar