Cari di Blog Ini

Senin, 06 Mei 2013

9 Pekerja Korban Penyekapan Dipulangkan Ke Lampura

9 orang pekerja asal Lampung Utara yang menjadi korban penyekapan oleh pemilik pabrik perangkat aluminium yang berlokasi di Kampung Bayur Opak RT 03 RW 06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, kini telah diantar pulang ke rumahnya masing-masing di Blambangan Pagar, Lampung Utara. Setelah mengalami berbagai penderitaan karena siksaan pada masa penyekapan, akhirnya 9 pekerja tersebut dapat berkumpul lagi bersama keluarga. Sebelum, kedatangan kembali para pekerja ini di Lampura telah disambut oleh Sekretaris Kabupaten Rifki Wirawan, Kapolsek Abung Selatan Iptu Arif Anggara, tokoh masyarakat, dan para keluarga korban.
Lokasi Pabrik Wajan Tempat Bekerja Buruh Korban Penyekapan. Kotabumi Lampung Utara
Sembilan Buruh Diantar ke Lampung

Sembilan buruh asal Lampung yang sempat disekap dan disiksa di sebuah pabrik di Tangerang akhirnya pulang ke rumah mereka di Lampung Utara. Mereka dikawal polisi. "Kesembilan korban (buruh) telah sampai ke rumah mereka di Blambangan Pagar, Lampung Utara tadi pagi Pukul 07.00 WIB, dengan dijemput polisi dari Polres Lampung Utara," tutur Kepala Bidang Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Pol. Sulistyaningsih, Minggu (5/5/2013).

Kedatangan mereka disambut pejabat Pemkab Lampura, tokoh masyarakat, dan keluarganya. Kesembilan buruh asal Lampung Utara ini adalah Junaidi (22), Andi Gunawan (20), Majid (20), Adi Putra (23), Misyanto (20), Erfan (21), Sarufuddin (21), Kurniawan (19), dan Ijal (20).

Praktik penyekapan dan penyiksaan buruh yang mirip praktik perbudakan di sebuah pabrik di Sepatan, Tangerang, itu terbongkar dari laporan Andi Gunawan dan Junaedi, buruh yang melarikan diri dari pabrik itu, kepada Polres Lampung Utara. "Karena locus delicti-nya (kejadian perkara) ada di Tangerang, maka laporan itu dilimpahkan ke Polres Tangerang. Saksi korban diantarkan oleh tim Polres Lampung Utara ke Tangerang, sehingga terbongkarlah kasus itu," tuturnya.

Kini kelima tersangka sekaligus barang bukti dan para korban masih diperiksa intensif di Polresta Tangerang. Kelima tersangka diancam Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan orang lain dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.

bisniskeuangan.kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar