Cari di Blog Ini

Rabu, 20 Maret 2013

Mengenal Pohon Delima

Pohon Delima cukup banyak di tanam di Indonesia. Tanaman Delima ini bukan tumbuhan asli Indonesia, melainkan dari daratan Asia. Pohon Delima dikategorikan dalam tumbuhan semak dan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian 1.600 meter dari permukaan laut dengan musim kemarau yang lebih panjang dibandingkan dengan daerah lainnya. Buah Delima banyak digunakan sebagai bahan pembuat minuman segar, selain itu juga banyak digunakan sebagai bahan obat tradisional.
Pohon Delima. Kotabumi Lampung Utara
Pohon Delima termasuk dalam golongan tanaman semak dan bisa tumbuh hingga mencapai tinggi enam meter. Pohon Delima berasal dari daratan Asia, terutama kawasan Asia Barat. Bisa banyak dijumpai di Iran, Afghanistan, dan sekitar Himalaya. Jika menilik dari daerah asalnya, pohon Delima bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki musim kemarau panjang. Khususnya pada daratan yang memiliki ketinggian hingga 1.600 meter dari permukaan laut.

Di daerah asalnya, umumnya Delima bisa tumbuh dengan baik pada tanah berpasir atau berbatu-batu. Kondisi seperti itu menjadi tempat yang ideal untuk membudidayakan pohon Delima seperti yang terlihat di wilayah Mediterania dan daerah tropis di benua Amerika. Sudah sejak cukup lama juga tumbuhan Delima menjadi budidaya yang menonjol di bagian Selatan Eropa, juga di wilayah bagian Selatan dan Barat Daya benua Amerika.

Hasil terbaik dari budidaya tumbuhan Delima bisa didapat pada daratan yang memiliki musim panas yang panjang dan musim dingin yang sejuk. Sedangkan di daerah yang memiliki iklim lembab, pohon Delima tidak bisa tumbuh dengan baik. Sehingga sangat tidak dianjurkan untuk membudidayakan tumbuhan Delima di daerah seperti itu.

Di daerah tropis, tumbuhan yang memiliki nama latin Punica Granatum ini telah menjadi komoditi perdagangan di daerah subtropis. Misalnya di kawasan Eropa. Sayang sekali, di Asia Tenggara pohon Delima lebih banyak hanya ditanam sebagai tanaman rumah. Jarang terlihat diperjual-belikan di pasar, kecuali di negara Thailand.

Seperti pada awal tulisan, disebutkan bahwa pohon Delima termasuk dalam tumbuhan semak. Pohon Delima memiliki daun yang berbentuk bulat telur dan kecil-kecil. Sedang buah Delima berbentuk bulat dengan posisi bergantung pada tangkainya. Di Indonesia, umumnya buah Delima berwarna merah mengkilat hingga ungu kehitaman. Daging buahnya berair dan memiliki biji bulat berwarna merah, merah jambu, atau putih kekuningan.

Ada empat kelompok tumbuhan Delima. Pengelompokan tumbuhan Delima ini didasarkan pada perbedaan warna buahnya. Yaitu merah tua, hinjau-kuning, ungu-hitam, dan putih. Tumbuhan Delima merah dan putih termasuk dalam suku Punicaceae (delima-delimaan).

Buah Delima bisa dimakan sebagai buah segar maupun olahan. Hasil olahan buah Delima umumnya digunakan untuk pembuatan minuman atau sari buah. Pengolahan buah Delima seperti itu sudah dilakukan oleh orang-orang Mesir sejak jaman dulu. Mereka membuat semacam minuman anggur, sirup, dan sari buah.

Selain digunakan sebagai olahan untuk bahan minuman, tumbuhan Delima juga dikenal memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Untuk digunakan sebagai obat, orang lebih menyukai Delima putih. Air rebusan bunga Delima digunakan sebagai obat sakit gigi. Sedangkan kandungan alkaloid peltierin pada kulit akar dan batang memiliki khasiat sebagai obat cacing dan diare.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar