Cari di Blog Ini

Rabu, 13 Maret 2013

Jumlah Sapi Masih 34.870 Ekor, Lampura Belum Mampu Swasembada Daging Sapi

Untuk saat ini kawasan di Kabupaten Lampung Utara masih belum bisa mewujudkan swasembada daging sapi. Menurut Kepala Cabang Dinas Pertanian Lampung Utara, hal itu karena populasi ternak sapi di kawasan Lampura baru berjumlah 34.870 ekor sapi. Swasembada daging sapi baru bisa diwujudkan jika populasi ternak sapi sudah menjcapai jumlah 36.000 ekor. Namun untuk merealisasikan target swasembada daging sapi di Lampung Utara, dinas peternakan setempat telah menetapkan sentra produksi sapi potong yang berada di empat kecamatan, yaitu Abung Selatan, Abung Semuli, Abung Timur dan Abung Surakarta.
Sapi. Kotabumi Lampung Utara
Lampung Utara Belum Mampu Swasembada Daging Sapi

Kabupaten Lampung Utara belum mampu melakukan swasembada daging sapi. Secara angka, merujuk laporan Kepala Cabang Dinas (KCD) Pertanian dan Peternakan dari 23 kecamatan, populasi ternak sapi masih berkisar 34.870 ekor.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Lampura , M. Ali di ruang kerjanya, Senin (11/3/2013) mengatakan untuk mencapai swasembada daging, populasi ternak sapi di seluruh Lampung Utara harus berkisar 36.000 ekor. "Dengan populasi ternak sapi mencapai 36.000 ekor, kebutuhan indukan sapi bagi Kabupaten Lampung Utara diperkirakan terpenuhi," kata dia.

Upaya untuk mencapai swasembada daging pada 2014 mendatang, pihaknya telah membentuk sentra produksi sapi potong di empat kecamatan. Yakni; Abung Selatan, Abung Semuli, Abung Timur dan Abung Surakarta. Di kecamatan sentra produksi sapi potong itu, selain menggelar program integrasi ternak dengan tanaman palawija atau tanaman yang lain, pihaknya memberi insentif bagi peternak yang memiliki sapi betina bunting umur 5 bulan sebesar Rp 500 ribu/ekor. "Untuk pengembangan sapi, ternak bunting umur lima bulan khusus di wilayah sentra produksi sapi potong, peternak diberi insentif Rp 500 ribu/ ekor," kata dia.

lampost.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar