Cari di Blog Ini

Minggu, 17 Maret 2013

Begal Bersenjata Api Di Lampung Utara Kembali Beraksi Menembak Korban

Kejahatan pembegalan sepeda motor sangat sering terjadi di Lampung Utara. Pelaku kejahatan begal ini menggunakan kekerasan dengan senjata api maupun senjata tajam yang sering berakibat kematian korban. Korbannya kali ini adalah Eko, 22 tahun, warga Desa Kembang Pagar Gading, Abung Selatan, yang juga menjadi korban peluru panas yang ditembakkan oleh pelaku pembegalan tersebut. Selain menderita luka serius akibat tembakan senjata api, Eko juga harus merelakan sepeda motor Honda Beat BE 6613 YU miliknya hilang dibawa kabur para begal. Maraknya aksi begal sepeda motor yang sering terjadi di Lampung Utara memberikan indikasi bahwa pemerintah kabupaten dan kepolisian setempat tidak pernah serius menangani kejahatan begal di Lampura.
Eko, korban begal. Kotabumi Lampung Utara
Kawanan Begal Memepet dan Merampas Motor Eko

Aksi pembegalan di Kabupaten Lampung Utara terjadi kembali, Kamis (14/3/2013) sekitar pukul 08.30 WIB.

Eko Prasetyo (22) warga Desa Kembang Pagar Gading, Abung Selatan sedang mengendarai motor Honda Beat BE 6613 YU. "Saya mau ngarit di daerah PT. Nakau, Abung Selatan," terangnya, saat ditemui di RSU Ryacudu.

Saat itu kendaraannya diikuti 2 pelaku dan langsung memepet serta merampas sepeda motor korban. "Salah satu dari pelaku langsung mengeluarkan senjata api," ujarnya seraya menjelaskan motor korban dibawa kabur oleh pelaku.

Menurut dr. Wawan, dokter jaga RSU Ryacudu, Eko Prasetyo mendapatkan luka tembak di ketiak kirinya. "Pelurunya bersarang sekitar 10 cm di bawah ketiak kiri tembus ke punggung," jelasnya, saat ditemui di RSU Ryacudu, Kamis (14/3/2013).

Selain itu, korban juga mengalami luka terkena serpihan di pipi kiri, dan Eko langsung dimasukkan ke ruang bedah untuk dilakukan pengangkatan pelurunya. "Korban langsung masuk keruang bedah untuk menjalani operasi," ujarnya.

lampung.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar