Cari di Blog Ini

Sabtu, 23 Februari 2013

RSU Ryacudu Dilaporkan Tak Optimal Tangani Pasien Pasca Operasi Caesar Sehingga Pasien Meninggal Dunia

Pengelola RSU Ryacudu Kotabumi Lampung Utara dilaporkan ke Mapolres Lampura karena dianggap tidak optimal menangani kondisi kritis seorang pasien yang baru selesai menjalani operasi caesar sehingga pasien tersebut menjadi meninggal dunia. Pelapor adalah Bambang Winanto, seorang warga Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, yang tak lain adalah suami si pasien yang meninggal tersebut.
RSU Ryacudu. Kotabumi Lampung Utara
Usai Caesar, Diliana Kritis hanya Diberi Infus lalu Meninggal

Bambang Winanto (40) warga Jalan Tjoekoel Soebroto Nomor 10, Tanjung Aman, Kotabumi Selatan mendatangi Mapolres Lampung Utara, Kamis (21/2/2013) pukul 11.30 WIB.

Kedatangan bapak empat anak ini ke polres karena melaporkan tindakan RSU Ryacudu yang tidak optimal terhadap isterinya yang baru saja menjalani operasi caesar kelahiran anak ketiganya. Sebab, setelah melahirkan Diliana (36) istri Bambang berada dalam keadaan kritis. Namun hanya mendapat pengobatan melalui infus, tanpa dilakukan pemeriksaan lanjutan. "Karena itu, tidak berapa lama istri saya meninggal dunia, sedangkan kedua anak saya yang dilahirkan kembar dalam keadaan selamat," tutur Bambang.

Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Bunyamin membenarkan adanya laporan atas nama Bambang Winanto dengan nomor LPP/155/II/2013/Polda Lampung/Polres Lam Utara tanggal 21 Februari 2013. "Kami akan meminta keterangan ke RSU Ryacudu Kotabumi," bebernya.

Direktur RSU Ryacudu dr Septi Dwi Putra mengaku sudah melakukan sesuai standar operasi pelayanan. "Kami sudah memberikan pelayanan yang optimal pasca operasi caesar terhadap Diliana," katanya.

Mengenai laporan, Septi mempersilahkan korban untuk melaporkan kepada pihak berwajib. "Yang jelas itu hak per orangan untuk melapor atau tidak melapor," tukasnya.

lampung.tribunnews.com