Cari di Blog Ini

Sabtu, 23 Februari 2013

PLN Lampung Utara Dituding Asal-asalan Tagih Rekening Pemakaian Listrik

Beberapa pelanggan PLN di Kabupaten Lampung Utara mengeluh tentang jumlah tagihan pemakaian listrik yang melonjak hingga lima kali lipat dibanding dengan tagihan pada bulan-bulan sebelumnya. Mereka menuduh PLN Lampung Utara tidak profesional dan hanya asal-asalan menghitung pemakaian listrik pelanggannya. Seperti yang diungkap oleh Samsul, seorang pelanggan PLN yang tinggal di Raden Intan, Kotabumi, Lampung Utara. Untuk biaya pemakaian listrik bulan Januari 2013, tagihannya mencapai Rp.1.958.560. Padahal tagihan PLN Lampung Utara untuk pemakaian listrik bulan sebelumnya (Desember 2012) hanya sebesar Rp. 438.900.
PLN. Kotabumi Lampung Utara
Pelanggan Tuding PLN Asal-asalan Keluarkan Tagihan Listrik

Sejumlah pelanggan PLN di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengeluhkan membengkaknya tagihan rekening listrik bulanan miliknya yang naik hingga sepuluh kali lipat dari biasanya. "Saya sangat terkejut sekali waktu mau bayar listrik di Bank. Ternyata tagihan listrik saya di bulan Januari mencapai Rp.1.958.560. Padahal, tagihan listrik saya pada bulan lalu (Desember) hanya Rp. 438.900," keluh salah seorang pelanggan PLN setempat, Samsul, Kamis (21/2/2013)

Warga Raden Intan ini mengatakan bahwa jumlah tagihan rekening listrik yang harus ia bayar untuk bulan Januari lalu jelas sangat tidak masuk akal. Lantaran, penggunaan listrik di rumahnya sama seperti bulan - bulan sebelumnya. "Semua peralatan listrik saya tidak ada yang bertambah. Tapi kenapa kok bisa naik?. Bahkan, naiknya enggak kira-kira. Ini kan gila namanya. Yang jelas saya tidak mau bayar kalau segini biayanya," ujar dia.

Dirinya sempat mendatangi kantor PLN Ranting Bumi Nabung guna mengetahui alasan mengapa tagihan listriknya dapat membengkak sedemikian rupa alias tidak wajar. Namun dirinya terpaksa gigit jari lantaran petugas PLN yang membidangi tagihan listrik tersebut tidak dapat ia temui tanpa alasan yang jelas.

Keluhan serupa juga dinyatakan oleh Meliana, pelanggan lainnya. Tagihan rekening listrikya untuk bulan Januari ini jumlah membengkak hingga Rp. 1.620.334 dari yang sebelumnya Rp. 301.230. "Jelas saya tidak terima dengan tagihan ini. Masa dari Rp. 301.230, naiknya sampai Rp. 1.620.334. Ini kan tidak benar namanya," keluh dia kesal.

Andaipun mengalami kenaikan, kata dia, dirinya berani memastikan bahwa jumlah tagihan rekening listriknya tidak akan berbeda jauh dengan tagihan bulan lalu. Hal ini dikarenakan penggunaan lsitrik dikediamannya sama seperti bulan sebelumnya. "Tapi kenyataannya, tagihan lsitrik saya naik sampai 5 kali lipat," keluhnya.

Kedua pelanggan PLN tersebut menuding pihak petugas PLN Lampung Utara tidak melakukan penghitungan tagihan rekening listrik secara profesional alias sembarangan. Sebab, jika penghitungannya dilakukan secara professional, tentu tagihan listrik keduanya tak akan membengkak hingga seperti sekarang ini. "Kalau mereka (PLN) itu profesional, kami yakin tagihan listrik kami tak akan sebesar ini. Apa PLN itu asal tembak saja berapa besaran tagihan rekening listrik pelanggannya," sergah dia.

lampung.tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar