Cari di Blog Ini

Kamis, 28 Februari 2013

Payan Emas, Air Minum Kemasan Produksi Perusahaan Daerah Lampura Diresmikan

Kabupaten Lampung Utara melalui perusahaan daerahnya kini telah memproduksi sendiri Air Minuman Dalam Kemasan (AMDK) berlogo Payan Emas. Pabrik pembuatan air minuman dalam kemasan Payan Emas Lampura tersebut telah diresmikan oleh Bupati Lampung Utara pada hari Selasa 26 Februari 2013. Pembuatan sendiri air minuman dalam kemasan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Payan Emas. Kotabumi Lampung Utara
Lampura Miliki Air Minum Kemasan

Terobosan dilakukan Pemkab Lampung Utara. Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten setempat, pemkab membangun pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Payan Emas yang merupakan unit usaha dari Perusahaan Daerah (PD) Lampura Niaga. Persemiannya dilakukan oleh Bupati Lampura Hi. Zainal Abidin, M.M. kemarin yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh orang nomor satu di Lampura itu. Zainal mengatakan, yang diprogramkan pemerintah tentunya untuk kepentingan masyarakat umum dan melalui BUMD harus dimanfaatkan dikelola dengan baik. "Dengan adanya pabrik AMDK ini, kita mampu membuat suatu produksi yang lebih berkualitas," ujarnya.

Menurutnya, pengembangan produksi minuman kemasan ini manfaatnya sangat jelas buat masyarakat. Karena itu, perlu sosialisasi kepada masyarakat. "Jadi, kita bisa menikmati minuman mineral produksi daerah sendiri. Begitu pun harga jualnya juga harus diperhatikan. Kalau perlu lebih murah dari minuman mineral yang diproduksi perusahaan-perusahaan swasta," katanya.

Selain itu, lanjut dia, perlu juga diperhatikan keamanan mengonsumsi minuman mineral Payan Mas dan diuji kualitas airnya di laboratorium yang tentunya akan berdampak baik bagi kesehatan masyarakat. "Saya instruksikan langsung kepada sekretaris kabupaten, seluruh pegawai harus mengonsumsi minuman kemasan produksi daerah kita sendiri," ungkapnya.

Sehingga, lanjut dia, ke depannya tidak hanya para pegawai yang mengonsumsi, tapi seluruh lapisan masyarakat dapat menggunakannya. Zainal menegaskan, dalam pengelolaan usaha, para pegawai harus profesional dan piawai dalam mengemas minuman berlogo Payan Mas itu. "Baik dalam bentuknya, kualitas airnya, maupun manajemennya, semua harus dipersiapkan dan dilakukan dengan matang. Sehingga ke depannya air minum kemasan Payan Emas ini semakin berkembang usahanya," ujarnya.

Sementara Direktur Utama PD Lampura Niaga Yusuf Baginda mengatakan, rencana memproduksi AMDK sudah digagas sejak 2010 dengan cara melakukan berbagai kegiatan studi banding ke berbagai perusahaan air minum yang ada di daerah lain. "Jadi, kita persiapkan semuanya sebelum melakukan produksi air minum kemasan ini," katanya.

Kemudian sebelumnya, pihaknya sudah menguji berbagai kelayakan konsumsi air dengan melibatkan berbagai pihak. Seperti uji laboratorium dan persiapan perizinannya. Ini agar AMDK layak konsumsi. "Semua izin tingkat kabupaten sudah kita penuhi. Tinggal tingkat provinsi yang sedang kita proses," ungkapnya.

www.radarlampung.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar