Cari di Blog Ini

Sabtu, 19 Januari 2013

Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Pendidikan Anak. Kotabumi Lampung Utara
Dari tahun ke tahun biaya pendidikan selalu punya kecenderungan makin meningkat. Biasanya kita tidak menyadari bahwa biaya pendidikan itu sangat mahal sehingga tidak bisa disiapkan dalam waktu singkat tanpa perhitungan yang matang.

Mereka yang sudah memiliki atau mengikuti program asuransi pendidikan akan merasa lebih tenang menghadapi soal biaya pendidikan ini. Tapi, memiliki asuransi pendidikan saja ternyata masih belum cukup. Seringkali besarnya dana pendidikan yang disiapkan via asuransi tidak diperhitungkan atau disesuaikan dengan kebutuhan pada masa depan nanti. Untuk itu disarankan agar diperhitungkan lebih dahulu berapa kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak pada masa mendatang. Tanpa target nominal yang jelas, investasinya bisa menjadi kurang terarah.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah bagaimana mengetahui perkiraan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak kita? Awalanya bisa kita tentukan dulu jangka waktu yang akan dicapai. Sebagai contoh, misalnya anak Anda yang kedua akan masuk sekolah dasar sekita 6 – 7 tahun lagi. Kemudian perkirakan dengan kenaikkan harga setiap tahunnya. Biasanya kenaikkan harga pada negara-negara berkembang berkisar pada angka 10% pada setiap tahun. Dengan kenaikkan harga sekitar 10% per tahun, maka setiap 7 tahun harga akan naik menjadi dua kali lipat. Bisa diasumsikan bahwa saat anak kedua tersebut masuk ke sekolah dasar, biaya pendidikan sudah naik menjadi dua kali lipat dibanding 7 tahun yang lalu saat dana pendidikkannya baru dipersiapkan.

Bagaimana dengan persiapan biaya pendidikan anak untuk tingkat SMP, SLTA, dab perguruan tinggi? Sebenarnya tidak akan jaub berbeda. Secara garis besar, kita cukup mengasumsikan bahwa setiap 7 tahun biaya pendidikan akan menjadi dua kali lebih besar. Jika seorang anak akan mengenyam pendidikan tingkat SLTA pada 14 tahun yang akan datang, maka biaya yang disiapkan adalah 4 kali lipat dari biaya pendidikan tingkat SLTA sekarang ini.

Meskipun di beberapa daerah di tanah air ada kecenderungan biaya pada sekolah tertentu mulai diturunkan, sebaiknya kita tetap menyiapkan komponen biaya yang sudah dianggap baku. Misalnya biaya untuk uang pangkal, biaya SPP bulanan, biaya ekstrakurikuler, uang buku, dan sebagainya. Jika ternyata anggaran tersebut di kemudian hanya sebagian, untuk bisa di peruntukan pada kebutuhan biaya selanjutnya.

Langkah berikutnya yang bisa dianggap sangat penting adalah memilih produk investasi pendidikan. Untuk rencana persiapan dana pendidikan dengan jangka pendek yang kurang dari lima tahun, bisa menggunakan asuransi atau tabungan pendidikan. Kita bisa menyerahkan perhitungan dana yang telah dibuat lengkap dengan jangka waktu persiapannya. Pihak asuransi atau pengelola dana tabungan pendidikan akan menghitung besaran premi bulanannya. Langkah ini lebih aman, karena hasilnya dapat dicapai sesuai rencana, juga dilindungi asuransi.

Untuk jangka waktu yang lebih panjang, diatas 5 tahun, disarankan untuk menggunakan produk keuangan lain yang memberikan hasil investasi yang lebih tinggi dari asuransi dan tabungan pendidikan seperti reksadana. Produk investasi ini bisa dipelajari dengan mudah, bisa dengan menanyakan langsung kepada perusahaan sekuritas. Bisa juga dengan mengetahuinya melalui buku-buku yang membahas mengenai investasi reksadana yang banyak dijual di toko buku atau mencari literaturnya melalui jaringan internet.