Cari di Blog Ini

Selasa, 22 Januari 2013

Agar Lemari Es (Kulkas) Menjadi Lebih Hemat Listrik

Kulkas atau lemari es merupakan salah satu alat rumah tangga yang cukup banyak menggunakan energi listrik. Jika pemakaiannya tanpa dengan perhitungan, tagihan rekening listrik bisa jadi berlebihan. Untuk itu diperlukan kiat atau tips tersendiri agar pemakaian kulkas tidak terlalu memboroskan energi listrik dan menjadi lebih hemat biaya.
Lemari Es (Kulkas). Kotabumi Lampung Utara
Lemari Es (Kulkas)
Lemari es (kulkas) adalah salah satu alat rumah tangga yang paling banyak menghabiskan energi listrik. Apa lagi jika kita memiliki atau menggunakan kulkas dengan ukuran besar, tentu energi listrik yang dibutuhkan menjadi lebih besar lagi. Jika tidak disiasati, pemakaian kulkas seperti itu bisa cukup memberatkan saat melakukan pembayaran tagihan rekening listrik. Tapi, bagaimana caranya? Simak tips untuk merawat dan menghemat kulkas agar berumur lebih panjang.
  1. Berikan jarak antara kulkas dan dinding di sekitarnya. Minimal 10-15 cm dengan dinding dan sekitar 30 cm dengan langit-langit. Jika diletakkan di ruang sempit, mesin akan menjadi cepat panas dan beban kerjanya menjadi lebih berat. Harus ada cukup ventilasi.
  2. Taruh kulkas di tempat sejuk, jangan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung atau sumber-sumber panas lainnya karena tidak baik untuk mesin.
  3. Usahakan untuk tidak terlalu sering membuka dan menutup kulkas. Lampu yang menyala saat pintu dibuka akan menghabiskan energi. Jangan terlalu lama membuka pintu kulkas.
  4. Pastikan pintu tertutup dengan baik. Kulkas terus bekerja mendinginkan makanan sesuai temperatur yang sudah ditentukan, tapi udara dinginnya terbuang percuma. Kalau kulkas berada dalam posisi miring, ada kemungkinan pintunya tidak akan tertutup dengan sempurna.
  5. Aturlah temperatur sesuai dengan kebutuhan. Semakin rendah temperatur (semakin dingin), semakin banyak energi yang diperlukan kulkas untuk proses pendinginan. Sebaiknya Anda menyetel tombol temperatur satu level di atas garis tengah saja.
  6. Nonaktifkan fungsi-fungsi tambahan kulkas jika tidak membutuhkannya. Makin banyak fungsi yang diaktifkan, makin besar energi yang dikonsumsi dan biaya yang dikeluarkan. Tak perlu membeli kulkas terlalu canggih apabila tidak yakin akan memanfaatkan fungsi-fungsi tersebut.
  7. Hindari menyimpan makanan panas atau hangat dalam lemari es. Tunggulah hingga makanan itu dingin. Makanan atau minuman panas turut memengaruhi suhu dalam kulkas dan menyebabkan kerja mesin bertambah berat.
  8. Periksa sekat karet yang menempel di pintu. Biasanya sekat ini akan mengendur seiring berjalannya waktu. Udara luar bisa mudah masuk dan mengacaukan suhu di dalam. Mesin kulkas akan bekerja lebih keras mendinginkan isi kulkas sesuai dengan temperatur yang sudah ditentukan. Lakukanlah perbaikan apabila ada lubang lain yang memungkinkan udara luar masuk.
  9. Matikan kulkas jika Anda dan keluarga hendak bepergian ke luar kota selama beberapa waktu. Buka sedikit pintu kulkas agar bagian dalam tidak lembab dan bau.
  10. Bersihkan bagian-bagian kulkas secara teratur agar kerja mesin jadi ringan. Debu dapat menyumbat saluran pembuangan dan udara sehingga mengakibatkan mesin harus bekerja lebih keras. Biaya yang keluar pun lebih banyak.
sumber : kompas.com