Cari di Blog Ini

Minggu, 18 November 2012

Serba-serbi Permen Karet

Permen Karet
Siapa yang tidak mengenal permen karet? Permen karet memang jenis kunyahan yang sangat populer. Penulis sendiri lebih cenderung menyebutnya kunyahan, bukan penganan atau makanan. Karena biasanya sebuah permen karet memang bukan untuk ditelan seperti fungsi makanan. Pada umumnya setelah cukup lama dikunyah, permen karet akhirnya dibuang.

Manfaat permen karet

Meskipun begitu, ternyata permen karet punya banyak manfaat. Salah satu diantaranya adalah untuk mencegah kerusakan pada gigi. Sebuah fakta ilmiah membuktikan bahwa mengunyah permen karet dari jenis yang bebas gula dapat melindungi gigi dari kerusakan. Selain itu, mengunyah permen karet dapat menggantikan fungsi menggosok gigi setelah makan. Tentu saja ini hanya alternatif sementara saja. Terutama jika karena suatu hal terpaksa kita meluangkan waktu makan di luar rumah dan tidak membawa sikat dan pasta gigi.

Mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan kinerja berbagai aktivitas yang memerlukan perhatian, konsentrasi dan kewaspadaan. Misalnya pengemudi yang mengunyah permen karet sambil menyetir memiliki respons yang lebih baik dalam berkendaraan. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang menunjukkan, dengan mengunyah permen karet sambil menyetir akan melancarkan aliran darah ke otak, dan dapat juga mengurangi rasa ngantuk.

Hasil riset menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu meningkatkan daya ingat. Kemampuan untuk mengingat kata-kata dapat ditingkatkan sebanyak 35% dari awal mengunyah. Penelitian bersama University of Northumbria dan Cognitive Research Unit (Reading) di Inggris, membuktikan bahwa mengunyah permen karet berefek positif pada tugas-tugas kognitif seperti berpikir dan mengingat. Pengunyah permen karet ternyata bisa mengingat lebih banyak kata dan tampil lebih baik dalam uji ingatan. Ahli dari University of Northumbria berpatokan pada 2 teori. Pertama, bahwa mengunyah akan meningkatkan detak jantung, menyebabkan lebih banyak O2, dan nutria yang dipompa ke otak. Kedua, mengunyah akan meningkatkan produksi insulin, merangsang bagian otak yang berhubungan dengan daya ingat.

Manfaat lainnya, mengunyah akan merangsang sinyal di bagian otak tengah. Dalam hal ini kuncinya adalah gerakan ritmiknya yang berulang-ulang. Tidak ada bedanya permen karet dengan berbagai macam rasa, yang penting adalah perulangan gerakan mengunyahnya dan kandungan dari permen karet tersebut yang mendukung pemeliharaan kesehatan gigi khususnya.

Sejarah permen karet

Lalu sejak kapan permen karet mulai dibuat orang? Ternyata permen karet bukan merupakan jenis penganan baru. Meskipun masih terbuat dari bahan yang sederhana dan belum memiliki jenis yang beragam seperti sekarang, tapi sebuah bentuk kunyahan yang berfungsi sebagai permen karet sudah dikenal oleh orang-orang pada masa Yunani kuno. Berikut ini adalah urutan penemuan yang disusun sesuai kurun waktu dan dianggap sebagai rangkaian sejarah perkembangan permen karet.
  • Orang Yunani kuno mengunyah penganan yang disebut Mastiche, permen karet yang terbuat dari getah pohon dammar wangi.
  • Anggota suku Maya kuno dikabarkan biasa mengunyah kunyahan yang dibuat dari getah tumbuhan yang disebut dengan nama pohon Sapodilla.
  • Sedangkan orang-orang dari suku Indian yang bermukim di Amerika Utara memiliki kegemaran mengunyah getah dari pohon-pohon cemara.
  • Para imigran awal benua baru Amerika membuat permen karet dari getah pohon cemara dan lilin lebah.
  • Pada tahun 1848, John B. Curtis membuat dan menjual permen karet komersial pertama yang disebut dengan nama State of Maine Pure Spruce Gum.
  • William Finley Semple menjadi orang pertama yang memiliki paten permen karet dengan US Patent # 98.304 pada tanggal 28 Desember 1869.
  • Sedangkan pada tahun 1871, Thomas Adams berhasil memperoleh paten untuk mesin pembuat permen karetnya.
  • Pada tahun 1880, John Colgan menemukan cara untuk membuat permen karet memiliki rasa yang lebih enak yang tetap terasa dalam waktu yang lebih lama ketika dikunyah.
  • Tutti-Frutti, sebuah produk permen karet buatan Thomas Adams telah menjadi produk permen karet pertama yang dijual dengan menggunakan mesin penjual otomatis pada tahun 1888.
  • Selanjutnya mesin-mesin penjual permen karet itu di letakkan di stasiun kereta bawah tanah di kota New York.
  • Masih di kota New York juga, pada tahun 1899, seorang apoteker bernama Franklin V. Canning membuat permen karet yang berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.
  • Pada tahun 1906, Frank Henry Fleer membuat permen karet yang disebut Blibber-Blubber. Sebuah permen karet yang setelah dikunyah bisa ditiup hingga menggelembung seperti balon. Namun permen karet buatan Frank Henry Fleer tersebut tidak pernah dijual secara komersial.
  • Permen karet dengan merk Wrigley Doublemint pertama kali dibuat pada tahun 1914. Si pembuatnya, William Wrigley Jr. dan Henry Fleer, menambahkan mint dan ekstrak buah-buahan kedalam permen karet buatan mereka itu.
  • Dan pada tahun 1928, seorang pegawai perusahaan Frank H. Fleer yang bernama Walter Diemer menciptakan permen karet berwarna merah mudah yang disebut Double Bubble, permen karet yang bisa ditiup menggelembung seperti balon setelah dikunyah rata. Seperti telah disebutkan sebelumnya, permen karet jenis ini sudah pernah dibuat oleh Frank Henry Fleer pada tahun 1906. Resep permen karet buatan Fleer itu kemudian disempurnakan oleh Walter Diemer, yang menyebut produknya dengan nama Double Bubble. Dan sejak saat itu, budaya mengunyah permen karet menyebar dan menjadi populer di seluruh penjuru dunia.
pdgi-online.com, about.com