Rabu, 21 November 2012



: Posted on Rabu, 21 November 2012 - 03.06

Mobil-mobilan
Mobil-mobilan ternyata baru muncul pada awal abad 20. Jika mobil orang dewasa awalnya mencontoh kereta kuda, maka mainan mobil-mobilan meniru sepeda roda tiga. Mobil-mobilan yang pertama kali dibuat bisa dikatakan merupakan sepeda roda tiga yang diberi roda ekstra, lalu diberi body sederhana dari kayu. Mainan ini dijalankan dengan pedal, rodanya memakai jari-jari dan ban mati, sedangkan chasis-nya dari logam. Tidak lama kemudian dibuatlah mobil-mobilan yang mekanismenya berbeda dari sepeda roda tiga.

Dalam katalog tahun 1902 dari Bon Marche di Paris, tercantum sebuah mainan mobil-mobilan yang mirip kereta tanpa kuda. Padahal pada masa itu mobil orang dewasa sudah berkembang menjauhi bentuk kereta kuda. Mainan itu mempunyai spatbor, rem, lampu, kemudi, dan klakson. Harganya 65 franc. Untuk zaman sekarang mobil-mobilan tersebut bentuknya masih dianggap sangat sederhana, tapi pada masa itu merupakan benda istimewa yang hanya mampu terbeli oleh orang-orang kaya. Pada masa itu harga mobil-mobilan masih mahal karena merupakan hasil pekerjaan tangan. Tapi pembuatnya tidak diketahui.

Pada kartu pos bergambar terbitan tahun 1905 terdapat gambar sebuah mobil-mobilan berpedal yang penampilannya sudah bagus dan anggun. Benda ini diketahui buatan Excelsior, yaitu merk dagang untuk sepeda produksi perusahaan dari Belanda, P.J. Wijtenburg.

Di Amerika Serikat ada mobil-mobilan yang pada radiatornya tertulis Cadillac atau White, tapi bukan buatan kedua pabrik mobil tersebut. Karena pada masa itu orang masih belum percaya pada mobil, angka penjualan mobil-mobilan pun ikut jadi seret. Baru pada sekitar tahun 1910 mobil-mobilan berpedal mulai laku dibeli orang. Pabrik mainan itu bermunculan dan model-model yang ditawarkan pun makin anggun dan menarik. Mainan mobil-mobilan pun mulai mencontoh mobil orang dewasa. Pabrikan mobil-mobilan bersaing dalam model, warna, dan perlengkapan. Ada yang memperkenalkan kaca depan penahan angin, bemper, bagian-bagian bernikel, ban serep, dan tempat duduk dari jok. Bahan kayu mulai ditinggalkan karena terdesak oleh bahan logam.

Pada tahun-tahun menjelang perang dunia pertama, catalog Amerika dipenuhi gambar mobil-mobilan. Ada yang mahal dan ada yang murah. Ada yang berbentuk mobil truk, mobil pemadam kebakaran, mobil polisi, dan bahkan ada yang dijual bersama garasi mini-nya. Di Eropa keadaannya demikian juga. Di Italia bahkan ada perusahaan kursi beroda yang mencoba mencari rezeki dengan memproduksi kendaraan anak-anak. Di Perancis pada tahun 1914, dijual mobil-mobilan yang bisa memuat dua orang. Bentuknya mirip Peugeot Grand Prix 1914 dengan variasi yang bermacam-macam. Yang paling mahal harganya 175 franc, dan yang paling murah harganya 25 franc.

Setelah perang dunia selesai, timbul demam mobil untuk anak. Andre Citroen yang pandai melihat jauh ke depan segera mendapatkan gagasan untuk mempergunakan mobil-mobilan sebagai alat publisitas bagi mobil orang dewasa. Ia mengharapkan anak-anak pemakai mobil-mobilan Citroen akan membeli mobil Citroen setelah mereka menjadi dewasa nanti. Mobil-mobilan mereka harus disebut Citroen saya bukan mobil saya. Pabrik mobil Citroen pun mendirikan divisi khusus yang memproduksi mobil-mobilan.

Kini mobil-mobilan Citroen produksi setelah perang dunia banyak dicari oleh para kolektor. Kebanyakan benda ini terbuat dari logam. Perbandingan ukurannya dengan mobil yang asli adalah 1:10, malah ada juga yang 1:3 dan bisa berjalan dengan kecepatan 15 kilometer per jam. Perlengkapannya cukup banyak, antara lain versneling mundur dan lampu sorot yang bisa menyala.

Pada tahun 1927, Ettore Bugatti merancang mobil-mobilan yang sangat mirip dengan mobil balap Bugatti 35 Grand Prix yang sedang terkenal pada masa itu. Mobil-mobilan itu dibuat untuk putranya, Roland, dan diberi nama Baby Grand Prix type 52. Kemudian menyusul 90 model Bugatti kecil lainnya yang dibuat dan dibagikan kepada para putra pelanggan-pelanggan yang kaya. Perusahaan-perusahaan lain segera meniru langkah itu.

Mobil-mobilan menjadi hadiah menarik bagi putra-putri raja ata anak-anak orang terkemuka. Putri Elizabeth (kini ratu Britania) memperoleh Rolls-Royce mini dari Lines Bros pada bulan April 1932. Citroen juga menghadiahkan sebuah mobil-mobilan kepada beliau. Putri Margaret juga mendapat hadiah sebuah mobil-mobilan Citroen yang sama. Putra raja Muangthai sudah mendapat miniatur Cadillac pada tahun 1916, dan putra sultan Maroko mendapat sebuah miniatur Penhard 6 silinder pada tahun 1934.

Ketika polystyrene, PVC, dan fiberglass sudah digunakan dalam industri mobil-mobilan, harga bisa ditekan, sehingga mobil-mobilan bisa dijangkau oleh masyarakat yang lebih luas. Mainan itu sudah diberi motor kecil dan pada tahun 1935 seorang industrialis dari California membuat arena balap untuk mobil-mobilan di Lawndale. Pada tahun 1966, sebelum balap mobil Le Mans yang memakan waktu 24 jam itu dimulai, terlebih dulu diadakan perlombaan mobil anak-anak yang disebut 24 Minutes.

Dewasa ini, malah orang-orang dewasa yang tergila-gila pada mobil-mobilan. Bukan untuk ditumpangi, tapi untuk dikumpulkan, dikoleksi. Sudah banyak museum yang memiliki koleksi mobil anak-anak. Seorang warga Perancis yang bernama Francis Mortarini merupakan salah seorang kolektor yang paling top. Dia pandai memperbaiki mobil-mobilan itu yang sering sudah tidak karuan karena usianya kebanyakan sudah sangat tua. Mobil-mobilan kuno bisa memiliki harga tinggi di tempat-tempat lelang seperti Sotheby. Dan…, siapa tahu ada sebuah yang masih tersimpan di gudang rumah Anda.


Bagikan :


Artikel terkait :
thumbnail Sejarah Mobil-mobilan Prokimal Kotabumi 2012-11-21T03:06:00+07:00 4.9 100 Reviews

Copyright © 2013. Kotabumi Lampung Utara | Template by Full Blog Design | Proudly powered by Blogger
Kotabumi Lampung Utara
Prokimal Raya Kotabumi, North Lampung, Lampung, Indonesia ID-LA