Cari di Blog Ini

Jumat, 09 November 2012

Manajemen SPBU Abungraya Tolak Dugaan Cemari Sumur Warga

Bantah Pencemaran dari SPBU

Manajemen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.345-82 membantah dugaan tercemarnya tiga sumur milik warga Desa Abungraya, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, disebabkan bocornya bahan bakar minyak (BBM) dari SPBU itu.

Manajemen SPBU, Nugroho, mengatakan, jika tangki SPBU-nya terjadi kebocoran bisa diketahui dari tiga titik sumur pantau penyimpanan BBM yang ada. Menurutnya, selain adanya sumur pantau, SPBU itu juga memiliki dua oil sketcher (resapan air dari tangki pendam). Karena itu, jika terjadi kebocoran akan terlihat di tiga titik pantau tersebut. "Tim dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) beberapa waktu lalu juga telah memeriksa tiga titik pantau tangki penyimpanan BBM. Hasilnya, menurut petugas BLH, tidak ditemukan kebocoran," ungkapnya.

Nugroho memastikan, pihaknya siap bertanggung jawab jika memang SPBU-nya yang menjadi penyebab pencemaran sumur. Kendati demikian, sebelumnya harus ada pembuktian. "Tapi, jika dugaan itu ternyata tidak benar, kami akan menempuh jalur hukum," tegasnya.

Sebelumnya, dua anggota Komisi B DPRD Lampura, Guntur Laksana dan Herwan Mega, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sumur milik sejumlah warga yang diduga tercemar minyak dari SPBU 24.345-82, Rabu (7/11). Kedatangan dua wakil rakyat ini untuk membuktikan kebenaran terjadinya pencemaran. Awalnya, keduanya mengecek sumur milik Budiman yang bersebelahan dengan SPBU. Mereka mendapati air sumur bor memiliki bau seperti minyak. Peninjauan dilanjutkan ke sumur milik Novan. Air sumurnya berwarna hitam pekat. Begitu juga dengan sumur Silalahi, warga lainnya.

Setelah mengecek, keduanya yang didampingi petugas dari Puskesmas Kalibalangan melakukan uji coba dengan menyiramkan air dari sumur yang tercemar ke api yang sudah dihidupkan. Tiba-tiba, api membesar. Usai uji coba, keduanya mendatangi SPBU 24.345-82 untuk melihat tempat penyimpanan BBM dan melihat dari dekat sumur kendali yang ada di lokasi. Sempat terjadi perdebatan dengan petugas SPBU yang menyatakan sumur warga tercemar minyak bukan berasal dari SPBU setempat.

www.radarlampung.co.id