Cari di Blog Ini

Jumat, 20 Januari 2012

Bendungan Wonomarto Berpotensi Untuk Pengembangan Ikan Air Tawar

Bendungan Tirta Shinta Wonomarto
Wonomarto Berpotensi Pengembangan Ikan Air Tawar

Bendungan Wonomarto berpotensi untuk pengembangan ikan air tawar. Terletak di Desa Wonomarto Kecamatan Kotabumi, dengan jarak tempuh : Dari Ibukota Kabupaten (Kotabumi) : 10 Km. Dari Ibukota Propinsi (Bandar Lampung) : 111 Km. Bendungan ini disamping sebagai Obyek Wisata, juga berfungsi sebagai irigasi yang dapat mengairi sawah seluas : 500 ha, dan di bendungan ini pula telah dikembangkan Jaring Apung untuk perikanan. Disamping Obyek Wisata tersebut diatas masih ada pula Obyek Wisata Tirta yang tak kalah menariknya antara lain : Bendungan Way Tulung Mas : Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Selatan. Bendungan Way Abung : Desa Pengaringan, Kecamatan Abung Barat. Bendungan Way Umpu : Desa Rantau Temiang Kecamatan Banjit. Tirta Shinta reservoir terletak di Wonomarto, Kotabumi Lampung Utara. Fiveteen tahun lalu, waduk ini hanya digunakan untuk irigasi sawah basah dan kedalaman sampai 19 meter, tapi sekarang rata-rata kedalaman 6 meter hanya hanya, banyak kegiatan di tanah atas dan banyak sedimentasi. Kondisi reservoir akan memprihatinkan, di samping untuk digunakan oleh irigasi, budidaya ikan (karamba jaring Apung) dan Tourisme, permukaan waduk air 40% tertutup oleh rumput liar dan dari degradasi produksi ikan. Kualitas air untuk Tirta Shinta reservoir masih di bawah kualitas standar (baku mutu) untuk ikan. Oksigen terlarut (DO) air permukaan sekitar 5 ppm, tetapi pada penurunan bawah sampai 2 ppm. Bakteri Coli containt sangat Hight sampai 1600 MPN/100ml, mungkin disebabkan oleh banyak kegiatan budidaya ikan, air limbah domestik sekitar waduk dan tidak ada air menyiram dalam reservoir. Zeng (Zn) lagi sampai 0,112 mg / liter melebihi baku mutu (baku mutu) yang adalah 0,05 mg / l. Ph relatif asam sekitar 5.5 - 6 dan Pb di bawah 0,001 mg / l.
Potensi lahan yang bisa dijadikan sebagai lokasi pengembangan budidaya ikan air tawar di Desa Wonomarto Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), sangat besar. Namum belum tergarap secara maksimal. Potensi budidaya ikan air tawar di desa tersebut sangat baik untuk dilakukan warga setempat, mengingat desa tersebut terdapat saluran irigasi dan bendungan Tirta Sinta (Bendungan Wonomarto, Red).

Santoso salah satu warga setempat mengatakan, bendungan Tirta Sinta merupakan potensi pengembangbiakan ikan air tawar. Pasalnya selain air bendungan dapat dimanfaatkan menjadi tambak ikan, bendungan tersebut tidak akan pernah kering meski musim kemarau panjang melanda. "Ini merupakan aset yang jika dimanfaatkan dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat," ujar Santoso.

Dilanjutkan, agar persoalan ini secara bertahap terjawab, dinas terkait harus memberikan penyadaran kepada masyarakat. Salah satunya melalui program pengembangan budidaya ikan, khususnya warga di Desa Wonomarto yang dekat dengan bendungan itu. Lebih lanjut ia mengatakan, Bendungan setempat memiliki 52 hektare lahan, hanya 2,30 hektare yang dimanfaatkan untuk pengembangbiakan ikan air tawar. "Lahan masih banyak dijadikan areal persawahan oleh warga," terangnya.

Pengembangan budidaya ikan air tawar, bisa dijadikan sebagai salah satu langkah strategis Pemkab Lampura melalui Dinas Perikanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. "Warga yang ada di sini cuma berharap pemkab melalui instansi terkait bisa mengadakan bantuan bibit ikan air tawar dan gerabah. Dengan demikian warga mempunyai modal awal untuk membuka lahannya menjadi tambak ikan air tawar. Dengan demikian akan memacu peningkatan prekonomian warga yang jauh dari pusat kota dan dapat sejajar dengan desa–desa yang ada di kabupaten Lampura ini," harapnya.

Ditambahkan, sudah menjadi kewajibn pemerintah mennumbuhkan kembangkan kesadaran masyarakat agar membudidayakan ikan di lahannya tersebut. "Upaya warga ini bertujuan untuk mengembangkan usaha yang bergerak di bidang perikanan, baik yang berada di bendungan Tirta Sinta maupun kolam ikan atau tambak. Semua yang dilakukan hanya untuk mengembangkan usaha kecil dengan demikian dapat menompang kehidupan sehari–harinya," pungkasnya.

www.radarkotabumi.com