Cari di Blog Ini

Senin, 29 Oktober 2012

Management Gimmick

Management Gimmick

Kalau kita melihat definisi gimmick pada kamus Oxford adalah, "a trick or device to attract attention". Maksudnya adalah Management Gimmick berarti sebuah istilah yang popular yang biasa dilakukan dalam mengelola sesuatu (produksi) agar dapat lebih mudah diingat dan diilhami. Manajemen gimmick bukanlah suatu hal yang perlu kita hapal, khawatirkan, hindari, ataupun kita benci. Yang perlu dilihat adalah apa manfaatnya? Dan bagaimana konsep serta prakteknya di lapangan? Banyak telah kita dengar diantaranya adalah reverse engineering, TQC/TQM, just-in-time management, management by objective, dan yang di akhir tahun 90an telah muncul adalah benchmarking, six sigma, business process reeingineering serta masih banyak lagi lainnya.

Kesemuanya saling melengkapi dari tools yang sebelumnya, seiring berjalannya waktu serta pengembangan / continous improvement. Mengapa hal tersebut muncul? Sederhananya, bahwa yang dibutuhkan perusahaan adalah tumbuh dan berkembang (growth and survive). Namun management gimmick tadi bukanlah sebuah akhir, istilah tadi bukan bersifat seremonial ataupun sesuatu yang dibuat fenomenal, berkibar sesaat lalu kemudian akan hilang ditelan masa.

Dibalik itu jika kita melihat lebih jauh lagi merupakan sebuah prinsip-prinsip atau pedoman dari sebuah praktek-praktek yang terbukti secara global sangat produktif. Contohnya reverse engineering, seperti apa yang telah dilakukan oleh Toyota Jepang yang mengubah bisnis intinya dari industri tekstil menjadi industri otomotif dengan cara mengirimkan para ahli-ahlinya untuk belajar ke Ford Amerika. Kemudian mereka melakukan imitasi dan pengembangan, dan sekarang mobilnya pun telah beredar di pasar amerika (baca: toyota) bahkan di seluruh dunia. Oleh karenanya jepang dikenal dengan keahliannya dalam imitative innovation.

Kemudian benchmarking, yang definisinya adalah "metode manajemen yang mempelajari dan mengevaluasi secara sistematis dan berkesinambungan,terhadap barang dan proses kegiatan yang dilakukan organisasi superior tingkat dunia untuk kemudian hasilnya diterapkan di perusahaan sendiri dengan tujuan akhir mampu meningkatkan kinerja perusahaan melampaui organisasi panutan tersebut". Terbukti bahwa Steve Jobs, yang merupakan CEO Apple Computer inc. yang juga merupakan pendiri perusahaan tersebut, pun telah melakukan praktek benchmark terhadap Xerox melalui konsep mouse dan Graphical User Interface (GUI) pada saat itu. Yang kemudian dia kembangkan GUI tersebut dan menjadi sangat fenomenal melalui disain komputernya yakni Macintosh, yang sampai saat ini market leader untuk designed komputer.

Pada intinya adalah efisiensi, efektif, dan produktifitas secara berkesinambungan adalah basis dari aktifitas Management Gimmick. Lalu apa yang akan terjadi saat ini, apakah akan ada hal yang baru lagi muncul? Tulisan ini dibuat untuk menjadi sebuah wacana bagi kita bahwa pengalaman, observasi, analisa, dan pengembangan yang logis dan objektif secara menyeluruh serta terencana merupakan sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membuat solusi lengkap dan terbaik. Pengalaman bukanlah absolut kebenaran. Jadi apakah anda Management Gimmick berikutnya?