Cari di Blog Ini

Selasa, 29 November 2011

Anggota DPRD Lampung Utara menjadi Tersangka Kepemilikan Narkoba dan Senjata Api Ilegal

Anggota DPRD Lampung Utara menjadi Tersangka Kepemilikan Narkoba dan Senjata Api Ilegal

Selain terkait kepemilikan narkoba, Polda Lampung juga menjerat tersangka anggota DPRD Lampung Utara Rusdie Effendi, dengan pasal penyimpanan dan penggunaan senjata api ilegal. "Tersangka tertangkap tangan menyimpan dan menggenggam senjata api, total senjata yang dimilikinya tiga pucuk, dan tidak dilengkapi dengan izin lengkap," kata Kabid Humas Polda Lampung Ajun Komisaris Besar (AKB) Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Senin (28/11/2011).

Rusdie merupakan anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dari Fraksi PDI Perjuangan yang tertangkap oleh polisi dengan tuduhan pengedar narkoba dan kepemilikan senjata api. Saat ditangkap bersama barang bukti, Rusdie tidak dapat menunjukkan bukti sah kepemilikan tiga senjata api berikut puluhan butir peluru miliknya. "Katanya senjata api itu dipakai untuk mengantisipasi diri dari keadaan yang tidak diinginkan," kata dia.

Menurut Kabid Humas Polda Lampung itu, tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Darurat Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara terkait kepemilikan tiga senjata api, selain undang-undang narkoba.

Dia ditangkap di rumahnya Desa Talang Paris, Sukamarga, Abung Tinggi, Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara, beserta sabu 25 gram dan tiga pucuk senjata api pada Sabtu dini hari (26/11). Rusdie ditahan di Mapolda Lampung dan terancam diberhentikan dari jabatannya sebagai anggota. "Kami menduga tersangka mengedarkan sabu di daerah Lampung Utara dan Way Kanan, sejak enam bulan lalu," kata Kasubdit I Direktorat Narkoba Polda Lampung AKB Simamora, saat ekspose kasus tersebut Minggu (27/11).

www.mediaindonesia.com