Cari di Blog Ini

Jumat, 11 November 2011

Kerusakan Jalan Raya Prokimal Belum Diperbaiki

Jalan Raya Prokimal, Kotabumi, Lampung Utara
Jalan raya prokimal tepatnya di daerah Hantu Laut, Kali Cinta, Kotabumi Utara, rusak berat bahkan hampir tidak terdapat aspal di badan jalan itu. Sementara kondisi jalan antara Ketapang dan Kotabumi (Lampung Utara) dimana Jalan Prokimal Prokimal itu berada juga pada umumnya mengalami kerusakan parah. Namun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengklaim bahwa jalan itu merupakan jalan provinsi bukan milik Kabupaten. "Itu jalan provinsi jadi penanggungjawabnya PU Provinsi Lampung," ujar Sekretaris Dinas PU Lampura Ir. Hendri Us, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada 10 November 2011.

Dia menyatakan, meski demikian pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi terkait kerusakan jalan tersebut. Sehingga dapat segera diperbaiki. "Kita sudah koordinasi dengan pihak provinsi terkait kerusakan jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Lampura dengan Waykanan itu," katanya.

Dia juga menjelaskan, terjadi dilema ketika terjadi kerusakan jalan provinsi atau jalan nasional pasalnya masyarakat selalu mengharapkan yang terbaik dalam pembangunan sementara dalam penerapan birokrasinya berbeda-beda. "Kalau jalan kabupaten kita yang kelola sementara jalan Provinsi oleh Pemerintah Provinsi dan jalan nasional oleh Pusat. Sementara masyarakat nggak mau tahu itu yang jelas mereka bayar pajak dan mengharapkan pembangunan dengan baik," terang Hendri Us seraya beranggapan masyarakat salah kaprah masalah kebijakan pembangunan.

Diberitakan sebelumnya, Jalan Raya Prokimal, tepatnya di daerah Hantu laut Kali Cinta, Kotabumi Utara, rusak berat bahkan hampir tidak terdapat aspal di badan jalan itu. Selain rusak jalan itu juga rawan karena sering terjadi kecelakaan dan menjadi target para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Namun demikian kerusakan jalan ini belum mendapat perhatian dari Instansi terkait.

Bila melintasi jalan tersebut pengendara harus pandai memilih jalur, karena banyak sekali jalan berlubang yang menganga lebar bahkan karena kerusakan itu banyak debu bertaburan. Padahal jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju daerah Waykanan dan jalur tersebut merupakan jalur ekonomi, karena ada beberapa perusahaan besar bisa mengangkut hasil produksinya melintasi jalan tersebut.

www.radarkotabumi.com